PadangPanjang.Sinyalnews.com-Bukan gemuruh tribun, bukan pula sorak suporter di stadion. Dukungan Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis untuk PSPP justru mengalir dari ruang tunggu Bandara Internasional Minangkabau (BIM),di antara pengumuman penerbangan dan langkah para penumpang yang silih berganti.
Di tangannya, sebuah layar kecil menjadi jendela menuju lapangan hijau. Dari sanalah ia menyaksikan laga PSPP vs Josal, menit demi menit, dengan perasaan yang tak kalah tegang dibanding mereka yang hadir langsung di stadion. Detak jantungnya berpacu, seiring bola yang bergulir, seiring harapan yang menggantung.
“Deg-degannya nonton live streaming justru lebih keras daripada nonton langsung,” tuturnya pelan, sambil tersenyum,senyum yang menyimpan cemas sekaligus keyakinan.
Waktu terus bergerak. Panggilan boarding terdengar berulang, namun sesaat seolah terlewat begitu saja. Ketua PWI Padang Panjang, Supriyanto, menjadi saksi bagaimana kecintaan itu nyaris membuat sang wali kota tertinggal pesawat.
“Karena terlalu fokus menonton pertandingan, Pak Wali sampai tidak mendengar panggilan boarding Garuda. Hampir saja ketinggalan pesawat,” ujar Supriyanto.
Ketika siaran langsung harus ditinggalkan, skor masih berpihak pada PSPP, 1–0. Hendri Arnis melangkah menuju ruang tunggu, namun sempat berhenti di smoking area, menjumpai rekan-rekan wartawan—berbagi cemas, berbagi doa, dalam diam yang penuh harap.
Lalu, pada momen yang tak direncanakan, harapan itu meledak. PSPP kembali merobek gawang lawan. Refleks, teriakan “Gooool!” meluncur lantang, memecah kesunyian ruang bandara.
Beberapa penumpang terkejut. Kepala menoleh. Ada yang tersenyum. Mereka mungkin tak mengenal siapa yang berteriak, tetapi mereka bisa merasakan satu hal yang sama: luapan cinta yang jujur terhadap sebuah tim, terhadap sebuah kota.
Di tengah perjalanan dinas dan jadwal penerbangan, dukungan itu tak pernah benar-benar berangkat atau tertinggal. Bagi Hendri Arnis, PSPP bukan sekadar pertandingan, melainkan denyut kebanggaan dan harapan masyarakat Padang Panjang yang terus ia jaga, ke mana pun langkah membawanya.(paulhendri)














