Home / BERITA / DAERAH / KOTA PADANG PANJANG / NASIONAL / PENDIDIKAN / PERISTIWA / SUMBAR

Saturday, 13 December 2025 - 21:59 WIB

Api Tak Pernah Padam, 1 Ton Rendang Diniyyah Puteri Menembus Luka Bencana

PadangPanjang.Sinyalnews.com-Asap tipis mengepul perlahan dari deretan tungku di halaman Perguruan Diniyyah Puteri Padang Panjang. Bau santan yang mulai pecah, rempah yang ditumbuk, dan daging yang diaduk tanpa henti, menyatu dengan doa-doa lirih. Di tempat inilah cinta dimasak , bukan hanya dengan api, tetapi dengan empati dan ketulusan yang diwariskan lintas generasi.

Sabtu pagi, 13 Desember 2025, Diniyyah Puteri Padang Panjang menjelma menjadi pusat denyut kemanusiaan Ranah Minang. Melalui kegiatan bertajuk “Tanda Cinta: 1 Ton Rendang dari Ranah Minang”, solidaritas Sumatera Barat mengalir jauh menuju saudara-saudara di Sumatera Utara dan Aceh yang tengah diuji bencana alam.

Aksi kemanusiaan ini merupakan kolaborasi Diniyyah Wafa Care Perguruan Diniyyah Puteri Padang Panjang bersama Baitul Maal Merapi Merbabu (BM3), Pondok Pesantren Prof. Dr. Hamka Maninjau, dan Pondok Pesantren MTI Canduang Agam. Dari total satu ton rendang yang diproduksi, sebanyak 400 kilogram dimasak di lingkungan Diniyyah Puteri, di bawah koordinasi Ketua STIT Diniyyah Puteri, Dr. Syarifatul Hayati, Lc., M.A.

Baca Juga :  Sertu Supriyadi Menghadiri Undangan Pengajian Dalam Rangka Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW

Dua puluh tungku menyala tanpa jeda. Setiap tungku mengolah 10 kilogram daging dengan 30 kilogram santan. Proses memasak berlangsung selama dua hari, 13–14 Desember 2025, dibagi dalam dua shift setiap harinya. Pengadukan dilakukan bergantian,panjang, sabar, dan melelahkan,namun tak satu pun tangan berhenti, seolah memahami bahwa di ujung perjalanan rendang ini ada harapan yang sedang menunggu.

Guru, dosen, karyawan, santri, dan mahasiswi menyatu dalam satu irama kebersamaan. Bundo Kanduang Bukit Surungan serta guru-guru senior Diniyyah Puteri turut ambil bagian, menghadirkan nilai gotong royong Minangkabau yang hidup dan bernyawa, bukan sekadar simbol.

“Rendang yang telah matang kami dinginkan terlebih dahulu sebelum dikemas dengan sistem vakum, agar kualitas dan ketahanannya tetap terjaga,” jelas Dr. Syarifatul Hayati. Sebuah detail teknis yang sederhana, namun menunjukkan kesungguhan: bantuan ini dipersiapkan dengan penuh tanggung jawab dan kehormatan.

Bagi Diniyyah Puteri, rendang bukan sekadar makanan. Ia adalah identitas, kesabaran, dan nilai perjuangan. Hal itu ditegaskan oleh Pimpinan Diniyyah Puteri Padang Panjang, Fauziah Fauzan El Muhammady, S.E., Akt., M.Si., cucu Pahlawan Nasional Rahmah El Yunusiyyah, pendiri Diniyyah Puteri dan peletak dasar perjuangan pendidikan perempuan di Indonesia.

Baca Juga :  Senam Rabu Pagi Kegiatan Rutin Disperindag Sumbar

“Rendang ini dimasak dengan resep asli Bunda Rahmah El Yunusiyyah yang telah diwariskan hingga empat generasi,” ujar Fauziah. “Ini bukan sekadar bantuan pangan, tetapi doa dan wujud cinta dari Ranah Minang. Semoga saudara-saudara kita di Sumatera Utara dan Aceh merasakan kehangatan dan kepedulian kami.”

Dari dapur perjuangan masa lalu, nilai itu terus menyala hingga hari ini. Di setiap adukan rendang, terselip keyakinan bahwa kemanusiaan harus selalu didahulukan, terutama saat saudara sedang tertimpa musibah.

Satu ton rendang mungkin tak mampu menghapus duka bencana. Namun dari tungku-tungku Diniyyah Puteri Padang Panjang, ia berangkat sebagai penanda:

api kepedulian tak pernah padam, dan cinta,jika dirawat dan diwariskan,akan selalu menemukan jalannya.(paulhendri)

Share :

Baca Juga

BERITA

Oknum Polisi Berpangkat Iptu dilaporkan ke Propam Polda Sumbar

ARTIKEL

Dandim Batang Pimpin Upacara Purna Tugas, Dan Serah Terima Jabatan Danramil

BADAN NEGARA

Patroli Saat CFD, Polisi Himbau Waspadai Kriminalitas

ARTIKEL

Angin Puting Beliung Rusak Tiga Rumah Warga Kecamatan Alian

BERITA

Rumah Aspirasi Sahabat Rico Alviano Hadir di Kota Padang

BERITA

Disdik Sumbar Tambah Satu Rombel Tiap SMA di Sumbar

BERITA

Kapolres Kebumen Awali Peletakan Batu Pertama Renovasi Pagar Pintu Gerbang Mapolres

BERITA

Cukupi Kebutuhan Pangan di Daerah Perbatasan, Pos Wini Satgas Yonkav 6/Naga Karimata Kembangkan Lahan Tidur