Home / ARTIKEL / BADAN NEGARA / BERITA / BUDAYA / EKONOMI / HUKUM / NASIONAL / PUSPEN TNI

Monday, 14 April 2025 - 19:39 WIB

TNI Kecam Keras Kekejaman OPM Terhadap Warga Sipil di Papua

Puspen TNI-SINYALNEWS. Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengecam keras rangkaian aksi kekerasan yang dilakukan oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM) terhadap warga sipil di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. OPM menyerang guru, tenaga kesehatan, dan pendulang emas secara brutal yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa serta kerusakan fasilitas umum.

Aksi kekejaman OPM terjadi pada 21 Maret 2025 di Distrik Anggruk. Kelompok OPM pimpinan Elkius Kobak menyerang para guru dan tenaga kesehatan yang bertugas di pedalaman. Akibat aksi biadab tersebut, satu orang meninggal dunia, enam luka-luka, dan bangunan sekolah serta rumah guru dibakar. Sebanyak 42 orang berhasil dievakuasi ke Jayapura oleh TNI.

Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Rudi Puruwito, S.E., M.M., mengecam keras aksi keji gerombolan Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang menyerang dan membakar para guru serta Tenaga Kesehatan (Nakes) di Distrik Anggruk, hal itu sampaikan Pangdam saat menjenguk para korban yang kini dirawat di Rumah Sakit Marthen Indey (RSMI), Jayapura, Senin (24/3/2025) lalu.

Baca Juga :  Polresta Cilacap dan Polsek Gandrungmangu Gencarkan Sosialisasi Anti-Premanisme di Cilacap

Rentetan kekejaman OPM tak berhenti sampai di sana. Pada 8 April 2025, gerombolan OPM kembali melancarkan serangan brutal terhadap warga sipil yang berprofesi sebagai pendulang emas. Kapuspen TNI Brigjen TNI Kristomei Sianturi mengecam tindakan tersebut sebagai pelanggaran berat HAM dan kejahatan kemanusiaan, serta menepis berita HOAX yang menyebut para korban sebagai prajurit TNI.

Baca Juga :  Babinsa Berikan Pembekalan Wasbang dan Bela Negara Siswa SMK YPE Sampang

“Propaganda yang disebarkan oleh OPM dan simpatisannya, yang menyebut korban adalah prajurit TNI, merupakan upaya manipulasi informasi untuk membenarkan tindakan brutal mereka. Padahal, yang menjadi korban adalah warga sipil tak bersalah,” tegas Kapuspen TNI.

TNI menegaskan bahwa kekejaman ini tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun. TNI terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk mengejar para pelaku, memulihkan keamanan, serta memastikan perlindungan terhadap seluruh warga. TNI akan senantiasa hadir bersama rakyat dalam menjaga stabilitas nasional dan tidak akan mentolerir setiap bentuk kekerasan terhadap masyarakat sipil.

 

#tniprima

#tnipatriotnkri

#nkrihargamati

#tnikuatrakyatbermartabat

 

Share :

Baca Juga

BERITA

Walikota Aaf Paparkan Perubahan 3 Raperda Masa Sidang 2023

BADAN NEGARA

Libatkan Puluhan Personel Gabungan Amankan Gebyar Sampang Rock Sow

BERITA

Zulhardi Z Latif “Lepas BBTC Balai Baru Kuranji Padang Sparing dan Tour Ke Bukitinggi”

BERITA

”Resmi Rental Padang” Pilihan Yang Tepat Untuk Teman Bepergian Anda

ARTIKEL

Dinas Kebudayaan Sumbar Gelar Sosialisasi Festival Seni Budaya Bertajuk “Giat Seni Dari Kuranji, Harmoni Untuk Negeri”

BADAN NEGARA

Dari Padang Panjang ke Tamako: Serah Terima yang Membawa Peringatan Keras dari Dalam Rutan

ARTIKEL

Ka UPTD Logam Disperindag Sumbar Terima Kunjungan Praktisi Pendidikan Joko Sunadi

BADAN NEGARA

Kapal Nelayan “EXECUTIVE” Mengalami Hilang Kontak DI Perairan Cilacap