Home / BERITA / BUDAYA / DAERAH / EKONOMI / NASIONAL / PERISTIWA

Thursday, 6 July 2023 - 13:12 WIB

Datuk Rajo Di Guci Resmikan Forum Diskusi Basurah Adat Surau Rawang

Lubuk Lintah, Sinyalnews.Com,- Panghulu Suku Guci Pauh IX, Musdafirman Dt.Rajo Di Guci, S.Si resmikan Forum Diskusi Basurah Adat Surau Rawang( 05 Juli 2023), di Lubuk Lintah Pauh IX Kecamatan Kuranji. Ikut hadir Rang Basako Suku Guci,  Masrul Rajo Bujang dan juga guru gadang Sasaran Silek Surau Rawang, Eriyadi Pandeka Sati.

Basurah Adat merupakan tradisi adat di Minangkabau. Namun saat ini terkendala proses regenerasi ahli. Hal ini juga dirasakan oleh para ninik mamak suku Guci Tapian Sungai Sapih Nagari Pauh IX Kecamatan Kuranji.

“Bukannya tidak berminat. Tetapi generasi muda seperti orang kehilangan suluh. Perbedaan pola fikir menyebabkan ada ruang kosong antara generasi tua dan muda. Untuk itu perlu reformasi sistim ajar. Pola pembelajaran basurah adat harusnya mengikuti perkembangan zaman”, jelas Musdaviardi Rajo Gandam, selaku ninik mamak.

Terbentuknya forum diskusi basurah adat Surau Rawang tersebut mendapatkan antusiasme rang sumando guci lubuk lintah.

Baca Juga :  Pahlawan Boleh Gugur, Tapi Jiwa Juangnya Hidup dan Menyatu Dalam Darah Prajurit TNI

“program ini sudah lama kami tunggu. Banyak yang belajar secara otodidak tetapi tidak punya kesempatan untuk praktek. Forum ini tentu bisa menyalurkan harapan itu.” ujar Hendro Malin Parmato salah seorang sumando dengan antusias.

Menurut Hendro, generasi seusianya sebenarnya punya kemauan untuk belajar, tetapi kesibukan kerja di kantor menghalangi. Mereka lebih suka mengakses pembelajaran melalui media internet.

“Apalagi kesannya belajar adat ini terlalu di sakralkan, jadi generasi milineal merasa terbebani jika harus begitu ” imbuh  Eriyadi Pandeka Sati, guru gadang sasaran silek Surau Rawang.

Forum diskusi basurah adat Surau Rawang tersebut di mentori oleh Masrul Rajo Bujang.

“Forum diskusi ini merupakan terobosan yang menarik. Forum dapat memberikan ruang buat mereka yang belajar otodidak mempraktekkan pengetahuannya. Tugas mentor hanya mengarahkan jalan diskusi bukan mengajari.” ujar Rang Basako suku Guci nagari Pauh IX tersebut.

Baca Juga :  Jalan Khatib Sulaiman ditutup Ribuan Orang Ikut Buka Puasa Bersama Kedutaan Besar Arab Saudi

Dalam arahannya, Musdafirman Dt.Rajo Di Guci, S.Si selaku Panghulu  suku Guci Kanagarian Pauh IX kecamatan Kuranji, menghimbau agar ninik mamak serta Rang Sumando perlu mensyiarkan kegiatan itu.

“Mari ajak semua  kawan-kawan kita. Basurah Adat itu hakikatnya adalah tekhnik musyawarah ala Minangkabau. Semestinya ini pakaian sehari-hari saja. Jika di amati tidak sulit mempelajarinya. Hanya perlu mengkaji mana batang, cabang serta bungo pasambahan. Dan saya setuju jika kita tidak perlu membuat hal yang lunrah menjadi terlalu sakral. Jika bisa di permudah kenapa harus di persulit?” Jelas sekretaris KAN Pauh IX kecamatan Kuranji itu.

Forum diskusi yang terbuka untuk umum tersebut, direncanakan dilaksanakan setiap dua minggu sekali dengan suasana diskusi yang santai.

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

Satgas Indo RDB XXXIX-F Monusco Terima Kunjungan Military Police Contingent Commander (MPCC)

ARTIKEL

Aksi Heroik, Satgas Yonif 715/Mtl Bantu Evakuasi Anak Papua ke RS

ARTIKEL

Jadi Pembina Upacara di SMKN Kedungwuni, Kapolres Pekalongan Prihatin Tingginya Angka Kecelakaan Banyak Libatkan Pelajar

BERITA

Siti Azmira Dea Nova Butuh Penanganan Rumah Sakit, Semoga Bapak Gubernur Jawa Barat Ridwan kamil dan Jajarannya Bisa Memberikan Respon Cepat

BERITA

Gelanggang Pacuan Kuda Kandi Sawahlunto Siap Menyambut Helat Kejurnas Seri 1 dan 2 Tahun 2023

BERITA

Rico Alviano Sebarkan Nasi Bungkus Bantu Korban Banjir di Kota Padang

BERITA

Kopda Reki Rawat, Bersihkan Tanaman Cabe di Sungai Naniang

ARTIKEL

SMPN 28 Membuka Tournament Bola Voli Cup-XI Memperebutkan Piala Bergilir Wali Kota Padang