Home / ARTIKEL / BERITA / BUDAYA / DAERAH / EKONOMI / HUKUM / SUMBAR

Thursday, 13 March 2025 - 17:41 WIB

Pemprov Sumbar Prioritas Atasi Stunting dan Kesenjangan Layanan Kesehatan

Padang – Pemprov Sumbar mengidentifikasi beberapa tantangan utama yang perlu segera diatasi di sektor kesehatan. Di antaranya penting untuk mengatasi kesenjangan layanan kesehatan antara kawasan perkotaan dan daerah terpencil, penurunan angka stunting, serta peningkatan aksesibilitas sistem layanan kesehatan.
“Kesenjangan layanan kesehatan antara kota dan daerah terpencil ini masih menjadi permasalahan prioritas yang harus ditangani. Upaya ini merupakan bagian dari implementasi visi Sumbar 2025-2030,” kata Wagub Sumbar, Vasko Ruseimy di Padang, kemarin.
Selain itu, tingginya angka stunting dan rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat juga menjadi perhatian khusus Pemprov Sumbar. Oleh sebab itu, layanan kesehatan yang berkualitas perlu diupayakan melalui beberapa program strategis.
Salah satunya adalah perluasan cakupan program Sumbar Universal Health Coverage (UHC) yang bertujuan untuk menjamin akses kesehatan bagi seluruh masyarakat, terutama kelompok rentan.
“Pemprov Sumbar berkomitmen untuk meningkatkan fasilitas kesehatan dasar dan rujukan di daerah terpencil. Kami juga akan fokus pada penanganan stunting, gizi buruk, dan penyakit menular melalui program pencegahan dan edukasi masyarakat,” katanya.
Tidak hanya itu, Pemprov Sumbar juga akan memberikan perhatian khusus pada aspek jaminan sosial bagi pekerja informal.
Wagub menegaskan bahwa Pemprov Sumbar akan memberikan perlindungan sosial bagi nelayan, petani, dan pekerja informal lainnya melalui program jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan.
“Kami juga akan mengembangkan program pelatihan keterampilan untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing pekerja informal,” katanya.
Upaya Pemprov Sumbar ini sejalan dengan komitmen untuk membangun masyarakat yang madani, unggul, dan berkeadilan.
“Dengan pendekatan yang komprehensif dan terintegrasi, diharapkan berbagai permasalahan di sektor kesehatan dapat teratasi, sehingga mendukung terwujudnya visi Sumatera Barat 2025-2030,” katanya.
Program perluasan akses layanan kesehatan dan penanggulangan stunting ini, terang Vasko, merupakan bagian dari implementasi prinsip keadilan dalam pembangunan, dimana seluruh lapisan masyarakat memiliki hak yang sama untuk mendapatkan layanan kesehatan yang berkualitas tanpa memandang lokasi geografis maupun status ekonomi.
“Melalui langkah tersebut, Pemprov Sumbar optimis dapat mewujudkan sistem layanan kesehatan yang lebih konkret dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, sehingga mendukung terciptanya Sumber Daya Manusia (SDM) Sumbar yang tangguh dan produktif,” pungkasnya. (rel)

Baca Juga :  Pengurus Majelis Taklim Masjid Baiturahman dikukuhkan oleh Nizwardi Z Latif.

 

Share :

Baca Juga

BERITA

Mendukung Kinerja Bhabinkamtibmas, Polres Batang Lakukan Pemeriksaan Ranmor Dinas

BERITA

Ketua Umum IMI Bamsoet Dukung Road Trip Hyundai Ioniq 5 Lintas Negara ASEAN

BERITA

Turut Andil Dalam Mengatasi Inflasi Pangan, Kodim 0736/Batang Siap Panen Padi

BERITA

Gubernur Mahyeldi Terpilih secara Aklamasi sebagai Ketua DHD-BPK 45 Sumbar 2023-2028

BERITA

Pelaksanaan Musyawarah Penggas Di Jorong koto pinang air bayang, kecamatan lembah melintang Untuk Menyusun RKP 2024

ARTIKEL

Tol Padang-Sicincin Akan Dioperasikan Mulai 24 April 2025

BERITA

Kejagung Sebut akan Ada Peluang Tersangka Baru diKasus Korupsi BTS Kominfo

ARTIKEL

Kepala Badan Kesbangpol Sumbar Buka Sosialisasi P4GN Bagi Siswa SMA Adabiah Padang