Home / ARTIKEL / BERITA / HUKUM / NASIONAL / POLITIK / PUSPEN TNI

Saturday, 15 February 2025 - 10:28 WIB

Sops TNI Gelar Pelatihan IATA Dangerous Goods Regulations (DGR) 2025

Puspen TNI-SINYALNEWS. Staf Operasi (Sops) TNI sukses menyelenggarakan Pelatihan International Air Transport Association (IATA) Dangerous Goods Regulations (DGR) 2025 sebagai bagian dari upaya peningkatan profesionalisme dan kesiapan TNI dalam penanganan barang berbahaya (Dangerous Goods – DG) sesuai standar internasional, pelatihan berlangsung dari tanggal 10-19 Februari 2025 bertempat di Mabes TNI, Jakarta Timur. (14/02/2025).

Acara resmi dibuka oleh Waasops Panglima TNI, Marsekal Pertama TNI M. Taufiq Arasj, S.Sos., M.I.Pol., CHRMP. Dalam sambutannya, Waasops Panglima TNI menegaskan bahwa pelatihan ini memiliki peran strategis dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan personel TNI dalam mendeteksi, mengidentifikasi, menangani, serta mendokumentasikan barang berbahaya sesuai ketentuan IATA DGR edisi ke-66 tahun 2025.

Baca Juga :  Kadis Pendidikan Sumbar Hadiri HUT dan Fresh SMAN 16 Padang

“Hal ini sangat penting dalam mendukung keselamatan penerbangan dan kelancaran rotasi Satgas TNI Kontingen Garuda (Konga) dalam misi pemeliharaan perdamaian PBB serta berbagai operasi dalam negeri” ungkapnya. Dalam Pelatihan ini diikuti oleh 15 personel dari Staf Operasi TNI (Sops TNI) dan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI, yang memiliki peran krusial dalam perencanaan dan pelaksanaan operasi militer di dalam dan luar negeri.

Para peserta mendapatkan materi dan pelatihan dari tim instruktur yang merupakan expert dari DGEX (Dangerous Goods Expert Indonesia), sebuah perusahaan yang telah beroperasi sejak Oktober 2010, berfokus pada layanan dan pelatihan dalam pengelolaan barang berbahaya sesuai regulasi transportasi udara, laut, dan darat.

Baca Juga :  Sumpah Perwira Sebagai Janji Suci Pegangan Seumur Hidup

Sebagai bagian dari pelatihan ini, pada Rabu, 19 Februari 2025, akan dilaksanakan latihan praktik di kompleks pergudangan kantor DGEX Indonesia. Latihan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada peserta dalam menangani, mengemas, serta mendokumentasikan barang berbahaya sesuai standar IATA DGR, ICAO, dan UN Model Regulations.

Pelatihan ini sejalan dengan visi PRIMA TNI (Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif), yang menuntut setiap personel TNI untuk terus meningkatkan kompetensi dan kesiapan operasional guna menghadapi tantangan global di bidang transportasi barang berbahaya.

#tniprima
#profesional
#responsif
#inovatif
#modern
#adaptif

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

Kapolresta Padang Kombes Pol Ferry Harahap: Peradi Goes to School Sangat Membantu Polisi

ARTIKEL

Perlombaan Paduan Suara Mars PKK Antar RW di Desa Tanjungmojo Semarakkan HUT RI ke-79, Posko 118 KKN MIT 18 UIN Walisongo Semarang Turut Berpartisipasi

BERITA

Alfroki Martha Resmi Bacaleg PKS Dapil II Kuranji Kota Padang Yang Juga Akademisi Dan Praktisi Olahraga Nasional

ARTIKEL

Menteri Prabowo Resmikan Ruang Makan Husein Akmil Magelang

BERITA

Gasak HP Milik Keluarga Pasien Di Rumah Sakit Seorang Pria Di Tangkap Polisi.

BERITA

10.000 Jemaah hadiri Wisata Dakwah BKMT Sumbar bersama H.Abdul Aziz di Masjid Jamiak Hasanuddin Sabbihisma Padang Pariaman

BADAN NEGARA

Pengurus DPC Partai Nasdem Kota Padang Hadiri Apel Siaga Perubahan Nasdem di GBK

BERITA

Dinas Koperasi dan UKM Sumbar Gandeng Smesco Indonesia Untuk Pasarkan Produk UMKM Sumbar