Home / BERITA / DAERAH / NASIONAL / PERISTIWA / POLITIK

Friday, 20 September 2024 - 16:59 WIB

Bupati Eka Putra Tinjau Pembangunan Sentra (Pabrik Mini) IKM olahan Holtikultura Tomat dan Cabe di Nagari Lawang Mandahiling

Tanahdatar, Sinyalnews.com,—Bupati Tanah Datar Eka Putra meninjau pembangunan Sentra (Pabrik Mini) IKM olahan Holtikultura Tomat dan Cabe di Nagari Lawang Mandahiling Kecamatan Salimpaung,

Bupati didampingi Wakil Ketua DPRD Nuhamdi Zahari, Kadis Nakerin Suhermen, Kadis Pertanian Sri Mulyani, Kabag Prokopim Dedi Tri Widono, Camat Salimpaung Khairunnas, Wali Nagari Lawang Mandahiling bersama Wali Nagari se Kecamatan Salimpaung dan tokoh masyarakat setempat.

Kadis Nakerin menyampaikan, pembangunan Sentra (Pabrik Mini) IKM olahan Holtikultura Tomat dan Cabe di Nagari Lawang Mandahiling Kecamatan Salimpaung seluas 5000 meter persegi menelan biaya lebih 4,6 miliar rupiah.

“Untuk pembangunan gedung dan peralatan menelan biaya 3,9 miliar rupiah, ditambah dengan pembangunan jalan menuju pabrik mini sebesar 714,4 juta rupiah. Insya Allah, di perkirakan pembangunan selesai bulan Desember dan Januari 2025 sudah bisa dioperasikan,”.

Wali Nagari Tabek Patah Zulkifli menyampaikan atas nama masyarakat Tabek Patah menyampaikan terima kasih atas pembangunan Sentra (Pabrik Mini) IKM olahan Holtikultura Tomat dan Cabe dan pembangunan ruas jalan Tabek Patah menuju Sungayang.

Baca Juga :  Dijanjikan akan dinikahi, Warga Buaran Tipu Korbannya Hingga Jutaan rupiah

“Terima masih pak Bupati, meskipun pabrik ini berada di Nagari Lawang Mandahiling, namun manfaatnya juga akan kami rasakan. Dan bahkan jalan sudah diperbaiki, terima kasih pak Bupati

Bupati Tanah Datar Eka Putra mengakui” Dengan luas 5000 meter persegi, ini bukanlah ukuran yang mini sebenarnya, namun pabrik ini nantinya akan bisa dimanfaatkan petani tomat dan cabe untuk memasarkan produknya sehingga ketika panen petani kita tidak was-was hasil panennya tidak laku lagi,”

Namun setelah pabrik berdiri, Pemerintah Daerah melalui instansi terkait akan memandu dan mendampingi petani tomat dan cabe agar hasil taninya nanti sesuai dengan standar yang ditetapkan.

“Ke depan, secara bertahap dan berkelanjutan Pemerintah Daerah melalui dinas terkait akan membantu para petani meningkatkan mutu dan kualitas pertaniannya, mohon dukungan kita semua,” ungkap Eka Putra.

Baca Juga :  28 Tim Dari Kab Padang Pariaman dan Kota Padang Ramaikan Eviyandri Rajo Budiman Cup III

Kemudian menanggapi permasalahan jalan yang rusak dan menjadi isu yang meresahkan di tengah masyarakat, Bupati Eka Putra menyampaikan, bahwa Pemerintah Provinsi disampaikan Gubernur Mahyeldi telah menganggarkan perbaikan jalan Baso – Batusangkar dan Baso Piladang.

“Gubernur menyampaikan bahwa setelah APBD Perubahan Provinsi Sumbar dianggarkan 11,5 Miliar rupiah untuk perbaikan jalan Batusangkar menuju Baso dan Baso menuju Piladang sebesar 6,5 Miliar rupiah, pemenang tender sudah ada, Insya Allah di mulai bulan Oktober ini,” ungkapnya.

Sementara untuk ruas jalan Kabupaten, Bupati Eka Putra telah melakukan pengaspalan dan telah di nikmati masyarakat.

“Seperti jalan dari Tabek Patah menuju Supayang dan Sumanik, telah kita aspal, di samping membuatkan masyarakat nyaman beraktivitas, nantinya juga akan memudahkan kendaraan mengangkut hasil tani tomat ataupun cabai,”(MAH).

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

Bakamla RI Amankan Kapal Selundupkan Bawang Merah

BERITA

Dari Seremoni ke Meja Makan: Kartini Hidup dalam Tawa Perempuan di Samba Buruak Om Bento”

ARTIKEL

Panglima TNI Rotasi dan Mutasi 86 Perwira Tinggi TNI

ARTIKEL

M. Dzaki Al-Ayubi Siswa SMAN 3 Padang Utusan Sumbar Duta SMA tahun 2023

BERITA

Dansatgas Yonif 122/TS Mayor Inf Diki Apriyadi, S, Hub.Int Turun Langsung Mengecek Patok MM 2.1 Batas Negara RI-Papua Nugini 

BERITA

Amankan KTT AIS Forum 2023, Polri Kedepankan Tindakan Humanis Tangani Aksi Unras

BERITA

Macet : Perbaikan jalan Lembah Anai Masih Berlangsung, Pengendara Diminta Hati – Hati

ARTIKEL

Kedatangan Walikota Hendri Arnis dan Istri Disambut Antusias Jajaran Pemko dan Warga Padang Panjang Bahkan Gubernur Mahyeldi