Home / ARTIKEL / BERITA / BUDAYA / DAERAH / EKONOMI / KEMENTERIAN / KESEHATAN / NASIONAL / OTOMOTIF / PERISTIWA / SINYAL HIKMAH

Friday, 6 September 2024 - 10:11 WIB

Kemenag Kota Padang Gelar Rakor dan Sinkronisasi Program Padang Sebagai Kota Wakaf

Padang, Sinyalnews.com –Kementerian Agama (Kemenag) Kota Padang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan Sinkronisasi Program Padang sebagai Kota Wakaf di Aula Lantai 2 Kantor Kemenag Kota Padang pada Kamis (5/9/2024).

Rapat dipimpin langsung oleh, Kepala seksi Penyelenggara Zakat dan Wakaf Rinaldi Putra.

Rinaldi Putra yang Juga Sekretaris Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kota Padang menuturkan bahwa Kota Padang semakin serius dalam mengembangkan Wakaf sebagai salah satu Instrumen penting bagi kesejahteraan masyarakat.

“Sebagai bagian dari komitmen untuk mewujudkan hal tersebut, Kota Padang kini tengah memfokuskan diri membangun Ekosistem Perwakafan yang berkelanjutan dan produktif,” terangnya.

Sementara itu, Plh. Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang, H Zulfahmi menjelaskan bahwa Kota Padang sebagai Kota Wakaf bertujuan untuk mengoptimalkan potensi wakaf melalui berbagai sektor, termasuk pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.

Upaya ini tidak hanya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga memperkuat sistem sosial dan ekonomi yang berbasis syariah di Kota Padang.

Baca Juga :  Kemenag Kota Padang:Lantik Pengurus KSPPS-PRI Priode 2024-2026 Saat Tepat Menuju Koperasi Digital, Ini Penjelasan Kepala Kantor

Hal senada ditambahkan Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI), Provinsi Sumatera Barat, Muslimah menyebutkan dalam beberapa tahun terakhir perhatian terhadap wakaf semakin meningkat.

Seiring dengan dorongan dari pemerintah dan lembaga-lembaga keagamaan untuk memberdayakan potensi umat melalui Instrumen Wakaf.

Salah satu langkah strategis dalam program ini adalah sinergi antara Kementerian Agama, Badan Wakaf Indonesia (BWI), dan lembaga keuangan seperti Bank Nagari, dan lembaga zakat seperti Baznas baik kota maupun Provinsi untuk bersinergi.

Dan ini diharapkan mampu menciptakan Ekosistem yang mendukung pengelolaan dan pengembangan Wakaf secara Produktif, jelasnya dengan singkat.

Diakhir sesi Rapat Koordinasi dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi seluruh peserta.

Terlihat semua antusias mengikuti acara dan banyak yang menanyakan tentang kendala-kendala yang dihadapi dalam proses sertifikasi tanah wakaf serta yang lainnya untuk dicarikan solusi terbaik.

Baca Juga :  Lurah Kurao Pagang : Saya Tidak Ada Berbuat Senonoh Seperti yang diberitakan

Diharapkan dengan adanya acara ini, proses sertifikasi tanah wakaf di Kota Kota Padang dapat berjalan lebih cepat dan optimal sesuai dengan target yang telah ditentukan dan acara ditutup dengan sisi Foto bersama.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh, Kepala Biro Kesra Provinsi Sumatera Barat atau yang mewakili, Ketua Tim Wakaf Kantor Wilayah Provinsi Sumatera Barat Rifki Rusydi.

Badan Wakaf Indonesia Provinsi Sumatera Barat Hj. Muslimah, Ketua Baznas Provinsi Sumatera Barat atau yang mewakil, Kepala Biro Kesra Kota Padang atau yang mewakili.

Ketua Baznas Kota Padang atau yang mewakili, Kasubag Keagamaan H. Zul Asfi Lubis, perwakilan LKS PWU (Bank Nagari Syariah), dan Ketua IPARI beserta Kepala Kantor Urusan Agama (Ka KUA) se- Kota Padang.

(Haris Tj)

 

 

Share :

Baca Juga

BERITA

PT Semen Padang Salurkan Dana CSR Untuk Pembangunan Gallery Forum Nagari Kelurahan Padang Besi

ARTIKEL

Bakamla RI Resmi Buka Latihan Bersama Manuver Lapangan KKPH Tahun 2025

ARTIKEL

Atasi Kesulitan Warga Pelosok Dapatkan Air Bersih, Satgas Yonif 715/Motuliato Bangun Bak Penampungan Air

BERITA

Forkopimda Batang Gelar Upacara Tabur Bunga di Laut Peringati Hari Pahlawan Tahun 2023

BERITA

Jumat Sehat, Dandim Cilacap : Olahraga Untuk Kebugaran

BERITA

Jaksa Agung RI: Sinergitas antara Kejaksaan RI dan TNI Sangat Diperlukan dalam Penanganan Perkara Koneksitas

ARTIKEL

Curah hujan deras mengakibatkan banjir di jalan lintas Simpang Empat ke Jorongan Batang Pasaman

ARTIKEL

Kedatangan Walikota Hendri Arnis dan Istri Disambut Antusias Jajaran Pemko dan Warga Padang Panjang Bahkan Gubernur Mahyeldi