Home / ARTIKEL / BERITA / BUDAYA / DAERAH / EKONOMI / INTERNASIONAL / NASIONAL / OTOMOTIF / PERISTIWA / SINYAL HIKMAH / UMKM

Friday, 30 August 2024 - 15:45 WIB

Busana Karya Pelajar SMK Sumbar akan Diperagakan di Paris, Gubernur Mahyeldi : Kebanggaan Luar Biasa

Padang, Sinyalnews.com,— Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah Datuak Marajo menyatakan kebanggaan luar biasa kepada Marsya Septiani Putri, Siswa SMKN 6 Kota Padang, yang akan mewakili Indonesia pada ajang peragaan busana Front Row Paris 2024 pada 7 September mendatang. Gubernur berharap, keberhasilan Marsya menjadi sumber motivasi bagi pelajar SMK lain di Sumbar, untuk meraih prestasi di berbagai bidang kejuruan yang ditekuni.

“Alhamdulillah, malam ini kita bertemu dengan Marsya. Pelajar SMK kita yang sangat membanggakan karena karya busananya. Karya yang berhasil menjadikannya sebagai salah satu dari utusan Indonesia di ajang Front Row Paris Tahun 2024,” ujar Mahyeldi di Auditorium Istana Gubernur Sumbar, Kamis (28/08/2024).

Melalui pendidikan di SMK, sambung Mahyeldi, Marsya membuktikan diri bahwa ia bisa mengharumkan nama daerah dan nusa bangsa hingga ke tingkat internasional. Hal ini harus menjadi pelecut bagi pelajar SMK lain, agar juga termotivasi meraih prestasi di tingkat daerah, nasional, hingga global.

Baca Juga :  Pendaftaran PPPK Guru 2022 di Buka. Ini Jadwalnya

“Nanti di Paris, Marsya akan memeragakan empat jenis karya busananya. Karya-karya tersebut berbahan dasar Songket Silungkang. Kita doakan agar keikutsertaan Marsya berjalan sukses. Pemprov Sumbar sangat bangga dan mengapresiasi capaian ini,” ucap Mahyeldi menutup.

Sementara itu, Marsya Septiani Putri sendiri mengaku telah mempersiapkan diri untuk mengikuti ajang Front Row Paris 2024. Sebelumnya, ia bersama utusan dari dua SMK lainnya berhasil lolos seleksi yang dilakukan oleh Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bisnis dan Pariwisata (BBPPMPV Bispar) Kemendikbudristek RI serta Indonesian Fashion Chamber (IFC).

“Tema yang Marsya usung dalam karya busana ini adalah dwipantara, dengan mengambil wastra daerah yaitu Songket Silungkang sebagai bahan dasar. Tentu saja tujuannya untuk lebih memperkenalkan warisan kebudayaan Minang serta memperkenalkan songket dari Silungkang di kancah Internasional,” ujar Marsya.

Selain Marsya dari SMKN 6 Padang, sebelas pelajar Jurusan Tata Busana lain juga akan menampilkan busana karya mereka di Front Row Paris 2024 pada 7 September 2024 mendatang. Sebelas pelajar lainnya berasal dari SMKN 1 Kendal dan SMKN 8 Makassar.

Baca Juga :  Roadshow Bus KPK di Sumbar, Gubernur Mahyeldi Paparkan Sembilan Nilai Integritas untuk Hindari Perilaku Korupsi 

“Dengan semangat Merdeka Belajar, para siswa diberikan kebebasan untuk berkreasi dan menggali ide-ide untuk merancang busana di bawah bimbingan guru yang telah mengikuti program Upskilling dan Reskilling Guru Vokasi, sehingga berhasil melahirkan koleksi busana yang layak untuk dibawa ke Paris,” kata Plt Kepala BBPPMPV Bispar, Nahdiana dikutip dari laman Vokasi Kemdikbudristek.

Nahdina berharap karya siswa ini dapat mengenalkan bakat mereka kepada dunia. Terlebih, Paris dikenal sebagai kiblat fesyen dunia. Semoga mereka berhasil merebut hati para pembeli di acara Front Row Paris dengan hasil karya yang memang layak untuk dipasarkan di pasar Eropa melalui kolaborasi dengan industri ini,” katanya. (adpsb/marlim)

 

 

Share :

Baca Juga

BERITA

Apel gelar Ops Mantap Brata (OMB) Candi 2023 Polda Jateng Siap Amankan Tahapan Pemilu 2023/2024

ARTIKEL

Panglima TNI Hadiri Asia Security Summit: Shangri-La Dialogue 2025

BERITA

Dr.H.Hermanto,SE,MM Realisasikan Bantuan Kambing Akhir Tahun 2022.

ARTIKEL

Komunikasi Sosial TNI Dengan Komponen Pemerintah di Wilayah Kaltim

BERITA

Barang Bukti Terbesar, Polda Sumsel Tangkap 3 Gembong Narkoba, Sita 111,6 Kg Sabu dan 134 Ribu Ekstasi 

BERITA

Wakapolres Batang Bantu dan Antar Warga yang Jatuh dari Sepeda Motor ke Rumah  

ARTIKEL

Asops Panglima TNI Cek Kesiapan Bantuan Kemanusiaan Ke Palestina

BERITA

Polda Kepri Melaksanakan Penanaman Bibit Pohon Sebanyak 11.930 Secara Serentak di Wilayah Kepulauan Riau