Home / BERITA / DAERAH / HUKUM / NASIONAL / PERISTIWA

Saturday, 16 December 2023 - 12:00 WIB

Luar Biasa, Pidsus Kejari Lhokseumawe Raih Peringkat Pertama PenangananTipikor Se-Kejari Aceh

Lhokseumawe, sinyalnews.com-

Bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Lhokseumawe mendapatkan peringkat I (satu) se-Aceh pada Bidang Pidsus berdasarkan Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi Berkualitas.

Tidak itu saja, prestasi mumpuni juga disematkan Kerjari Lhokseumawe yakni Peringkat II (dua) se-Aceh pada Bidang Pengawasan berdasarkan Kepatuhan dan Tertib dalam Pelaksanaan Kinerja

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Wakajati Aceh Rudy Irmawan SH MH dan Aswas Kejati Aceh Adi Tyogunawan SH MM pada Rakerda tahun 2023 yang diterima langsung oelh Kajari Lhokseumawe
Lalu Syaifudin SH MH di Kantor Kejati Aceh Banda Aceh, Rabu (13/12/2023).

Seperti diketahui selama tahun 2023, Kejari Lhokseumawe telah melakukan penanganan ” Mega Korupsi ” yakni kasus Tindak Pidana Korupsi yang melibatkan mantan pejabat dan pejabat aktif Pemerintah Kota Lhokseumawe di antaranya Tindak Pidana Korupsi PT RS Arun Lhokseumawe melibatkan mantan walikota Lhokseumawe dan mantan Direktur Utama PT RS Arun Lhokseumawe yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp. 44,9 M.

Baca Juga :  Patroli KRYD, Polres Pekalongan Cegah Kriminalitas dan Gangguan Kamtibmas

Pada saat ini perkara tersebut telah masuk pada tahap persidangan dan telah dilaksanakan pembacaan tuntutan. Kemudian kasus Tindak Pidana Korupsi pada kegiatan Pembayaran Biaya Pemungutan Pajak Penerangan Jalan (PPJ) Kota Lhokseumawe tahun anggaran 2018 sampai dengan 2022 mengakibatkan kerugian negara sebesae Rp. 3,4 M yang melibatkan 2 mantan kepala BPKD Kota Lhokseumawe sedang dalam tahap penyidikan.

Kajari Lhokseumawe Lalu Syaifudin SH MH melalui Kasi Intelijen Kejari Lhokseumawe Therry Gutama SH MH menyebutkan, pencapaian ini tidak lepas dari kerja keras tim Bidang Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Lhokseumawe maupun Bidang Intelijen dalam melakukan penyelidikan, penyidikan dan penuntutan tindak pidana korupsi sepanjang tahun 2023 ini.

Baca Juga :  Pemkab Pasbar Gelar Musda PPDI, Wabup Risnawanto Tekankan Peran Strategis Perangkat Nagari

” Selain itu, Kejari Lhokseumawe telah mengembalikan kerugian negara
untuk perkara RS Arun dengan total pengembalian kerugian negara kasus mencapai Rp 10,44 miliar,” kata Therry Gutama.

Therry menuturkan, dengan capaian-capaian positif tersebut, Kejari Lhokseumawe dalam menangani perkara tindak pidana korupsi pada tahun 2024 mendatang tetap konsisten dalam pemberantasan tindak pidana korupsi dengan penegakan hukum yang tegas dan humanis.(kld)

Share :

Baca Juga

BERITA

Salahudin Harapkan Program TMMD Bisa Eratkan Kemanunggalan TNI Dan Masyarakat

BERITA

Lembah Anai Lumpuh Diterjang Longsor, Wali Kota Padang Panjang Imbau Pengendara Tunda Perjalanan

BERITA

Bakamla RI bersama 1.500 Personel Manuver Lapangan di AmbonĀ 

BERITA

Ketua DPRD Kota Padang Serahkan Bantuan Satu Lapangan Tenis Meja Untuk Pemuda Masjid Arraudhah

BADAN NEGARA

Intrusksi Menteri BUMN Tak Dijalani PT Semen Padang, Kontraktor Lokal Terancam Gulung Tikar

BADAN NEGARA

Anggota DPRD Kota Padang Ja’far Kunjungi UPTD BPSMB Disperindag Sumbar

ARTIKEL

Plt. Gubernur Sumbar Pimpin Apel Hari Santri 2024, Santri Bisa Jadi Diplomat dan Presiden

BERITA

Ikuti Verifikasi Lanjutan KKS 2023, Kota Pekalongan Targetkan Raih Predikat Wiwierda