Home / BERITA / DAERAH / NASIONAL

Sunday, 29 October 2023 - 16:52 WIB

Akses Keuangan Terbaik di Sumbar, Kota Bukittinggi Terima Penghargaan OJK

BUKITTINGGI, SINYALNEWS.COM – Dinilai sebagai kota dengan akses terbaik di Sumatera Barat, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumbar, memberikan penghargaan kepada Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi.

Penghargaan itu, diterima Sekda Bukittinggi, pada peringatan acara puncak Bulan Inklusi Keuangan (BIK) Provinsi Sumatera Barat tahun 2023, di halaman kantor Gubernur Sumbar, Minggu (29/10).

Plt Kepala OJK Sumbar, Untung Santoso, menyebut, OJK bersama stakeholders terkait, menyelenggarakan kegiatan “Bulan Inklusi Keuangan (BIK)” bertajuk “Akses Keuangan Merata, Masyarakat Sejahtera”.

Kegiatan ini, dalam rangka meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan jasa keuangan, serta untuk mendorong akselerasi penambahan jumlah rekening maupun penggunaan produk dan layanan jasa keuangan.

“Bulan Oktober ditetapkan sebagai Bulan Inklusi Keuangan (BIK), dimana masyarakat dapat mengakses serta memperoleh pengetahuan baru yang seluas-luasnya mengenai industri jasa keuangan. Tujuan penetapan Bulan Inklusi Keuangan untuk mendekatkan masyarakat dengan produk dan layanan jasa keuangan, dengan harapan, ke depan dapat mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan,” kata Untung Santoso.

Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), merupakan suatu forum koordinasi antar instansi dan stakeholders terkait untuk meningkatkan percepatan akses keuangan di daerah, dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera.

Sebagai bagian dari rangkaian Bulan Inklusi Keuangan, Kantor OJK Provinsi Sumatera Barat, sebagai Sekretariat Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Sumbar, memberikan penghargaan bagi TPAKD Kabupaten/Kota terbaik di Provinsi Sumatera Barat dalam melaksanakan literasi dan inklusi keuangan.

Baca Juga :  BAKTI SOSIAL DONOR DARAH DALAM RANGKA MENYAMBUT HUT BASARNAS KE 51 TAHUN

Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar, melalui Sekretaris Daerah, Martias Wanto, selaku Koordinator TPAKD Bukittinggi, didampingi Asisten II Setdako, Rismal Hadi, serta Kabag Perekonomian dan Sumber Daya Alam, Ahda Hidayat, menyampaikan apresiasi terhadap OJK Sumbar, yang telah melaksanakan literasi dan inklusi keuangan.

Tahun ini, Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Sumbar, untuk pertama kalinya sejak 2016 melaksanakan penilaian. TPAKD Bukittinggi, menjadi satu satunya kota di Sumbar yang mendapat penghargaan dalam ajang tersebut.

“Alhamdulillah, kami dari TPAKD Bukittinggi, melalui arahan Bapak Wali Kota, terus berupaya meningkatkan percepatan akses keuangan di daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera. Sejumlah program prioritas Wako, memang diarahkan agar bagaimana pemerintah bisa lebih dekat dengan masyarakat, dalam membantu mengatasi masalah keuangan dan memulihkan ekonomi warga,” ujar Martias Wanto.

Salah satu program unggulan Pemko Bukittinggi, bersinegri dengan BPRS Jam Gadang, melalui Tabungan Utsman, pinjaman tanpa bunga tanpa agunan. Program ini untuk mengatasi masyarakat agar tidak terjerat rentenir yang dapat merugikan mereka.

“Terima kasih pada OJK dan TPAKD Sumbar yang telah memberikan nilai terbaik untuk Kota Bukittinggi. Ini tentu akan jadi sejarah untuk Pemko dan masyarakat Bukittinggi. Namun lebih dari pada itu, apapun yang kita lakukan, memang tujuannya adalah bagaimana mengatasi persoalan ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga :  Ikatan Alumni Polliteknik ATIP (IKATIP) Serahkan Bantuan Tedmon Air Bersih di Kuranji 

Gubernur Sumbar, Mahyeldi, menjelaskan tentang akses keuangan, tidak hanya bermanfaat individu tapi dapat mempercepat roda perekonomian pemerintah. Inklusi keuangan dapat mendorong perekonomian masyarakat. BIK ini dapat memberikan informasi pada masyarakat tentang jasa keuangan, agar tidak tertipu dengan oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Kegiatan ini diharapkan dapat mencerdaskan masyarakat Sumbar, khususnya di bidang keuangan. Untuk itu, dibentuk TPAKD di seluruh kabupaten kota di Sumatra Barat,” ujarnya.

Kehadiran TPAKD dapat mengambil peran serta dalam memecahkan masalah akses keuangan masyarakat. Target nasional, akhir 2024 nanti, 98 persen masyarakat Indonesia memiliki akses keuangan yang formal. Sementara, hingga saat ini di Sumbar sendiri baru terealisasi 76,88 persen. “Semoga kita bisa capai ini bersama,” harapnya.

Di Sumbar, terdapat tiga kabupaten kota yang menerima penghargaan dari OJK, Kota Bukittinggi, Kabupaten Solok dan Kabupaten Tanah Datar. Puncak BIK tahun 2023 ini juga dilaksanakan berbagai kegiatan dan perlombaan seperti jalan santai, lomba mewarnai, lomba reels, instagram on the spot, lomba treasure hunt, dan PUJK Got Talent. (rul)

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

Prajurit Satgas TMMD Pamitan, Warga Desa Pacet Sedih

ARTIKEL

Peduli Kebersihan Lingkungan, Mahasiswa KKN MB 87 Melakukan Kerja Bakti Bersama dengan Warga Desa Pejambon.

ARTIKEL

Monas Buka Wisata Video Mapping Malam Libur Lebaran 2023 Ribuan Pengunjung dari barbagai Daerah

ARTIKEL

Pemko Padang dan BWS V Saling Lempar Tanggung Jawab Perbaikan Jalan Delta Malvinas

BERITA

Ketua Peradi Padang Miko Kamal, Polisi Harus Usut Tuntas Tindakan Persekusi terhadap 2 Pemandu Karaoke

BERITA

Polda Riau Musnahkan BB Narkotika Jenis Shabu, Ekstasi dan Ganja Kering

ARTIKEL

Babinsa Koramil 1710-02/Timika Dampingi Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) Di Wilayah Binaannya

BERITA

Kepala UPTD BPSMB Disperindag Sumbar Terima Kunjungan Silaturahmi Lurah Sigando Padang Panjang