Home / BERITA / DAERAH / HUKUM / PERISTIWA

Monday, 9 October 2023 - 13:49 WIB

Bolqis Tewas Mengenaskan (Diduga dianiaya Secara Keji)

MEDAN, SINYALNEWS.COM,- Jajaran Aparat Penegak Hukum (APH) dalam hal ini Kapolrestabes Medan beserta Jajarannya mendapat PR dan tugas berat lagi untuk segera menangkap pelaku pembunuhan Bolqis bocah berusia 8 tahun yang tewas mengenaskan diduga dianiaya secara keji sebelum meninggal dunia.

“Artinya ini hutang bagi Jajaran Kepolisian agar segera menangkap pelaku. Agar motif pembunuhan terhadap korban yang selama ini diterlantarkan orang kandungannya”, ujar Wartawan bermarga Nasution yang juga warga Percut Sei Tuan, pada Senin.(9/10/23)

Meninggalnya korban santok viral di media sosial. Kabar yang tersiar Balqis usia 8 tahun diduga disiksa secara keji hingga tewas. Kematian ini diakui sang ayah. Dan Ia minta jenazah anaknya Balqis agar segera di Autopsi.

Balgis (8) tahun warga Jln Letda Sujono, Kecamatan Percut Seituan, Medan – Sumatera Utara, anak dari pasangan Edi Syahputra dan Devi Andrean. Korban adalah anak pertama dari 3 bersaudara.

Baca Juga :  Menhan Prabowo Bertemu Menhan AS Lloyd Austin, Bahas Penguatan Kemitraan

Menurut keterangan sumber, Balqis meninggal dunia di RS Haji Medan, berawal dari Ayah Balqis Edi Syahputra masuk penjara dan Ibunya Devi Andrean diusir warga dari kediamannya karena Devi sering berbuat yang tidak menyenangkan warga setempat.

Balqis beserta kedua saudaranya diasuh oleh ibu asuhnya yang bernama Peni Elisa. Semenjak diterlantarkan ibunya Balqis diasuh Peni Elisa selama Dua bulan lamanya.

Melihat Balqis dalam kondisi lemas dari rumah kosong yang tidak jauh dari kediaman Peni warga langsung mengantarkan Balqis kerumah Peni dalam kondisi lemah, kemudian Peni mengantarkan Balqis kerumah Waknya yang bernama Rani.

Setiba dirumah Rani Kamis (05/10/2023) sekitar pukul 10.00 Wib, Rani sempat menanya Balqis kenapa Ia sebenarnya.

“Kenapa kau nak, siapa yang bikin kau begini”, tanya Rani kepada Balqis.

Baca Juga :  Prajurit Garuda Pastikan SOP Saat Ekskalasi Konflik Di Lebanon 

“Mulutku dilakban, kepalaku dipukuli dan pinggang ku di tunjang, aku sakit kalau kencing bu”, terang Balqis menerangkan.

“Siapa yang melakukannya nak”, lanjut Rani bertanya. Namun sebelum sempat Balqis menjawab Dia sudah kejang kejang dan Rani langsung membawa Balqis ke RS Haji Medan didamping dengan warga.

Tuhan berkehendak lain, Balqis menghembuskan nafas terakhir dan dinyatakan oleh doker telah meninggal dunia.

“Kami minta agar Kepolisian segera mengusut Kematian Balqis diduga dianiaya secara tidak manusiawi”, ujar sumber.

Lebihlanjut dikatakanya, korban meninggal dunia diduga secara tidak wajar. Anak yang tidak berdosa ini mengalami penyiksaan fisik yang akibatnya Bolqis tewas setelah sempat dilarikan di RS Haji Medan.

Hingga berita ini dilansir Kapolsekta Percut Sei Tuan maupun ibu kandung korban belum berhasil dikonfirmasi.

Share :

Baca Juga

BERITA

Kafe “Tasarah” Memang Harus Pasrah Meski Tiap Minggu Kena Razia Satpol PP Kota Padang

BERITA

Berakhir Dengan Kemenangan MP FC Kinali, Turnamen Futsal KTBB CUP IV Resmi Ditutup Bupati Hamsuardi

BERITA

Wujudkan Papua Berkerukunan Hidup Penuh Damai Satgas Yonif 122/TS Saling Berbagi Dan Membantu

ARTIKEL

AKBP Agung Tri Bawanto S.I.K Jadi Inspektur Upacara di SMA Negeri 1 Padang.

ARTIKEL

FIK UNP Disambut Hangat , sekalian Jejaring Kerja Sama Perguruan Tinggi di Jambi-Sumsel.

ARTIKEL

Bentuk Kepedulian Kesehatan Balita Babinsa Dampingi Bidan Desa Melaksanakan Posyandu

BERITA

Rektor UNP Berduka. Ibunda Tercinta Berpulang ke Rahmatullah

BERITA

FOPI Kota Padang Juara Umum, Ja’far langsung berikan spirit atlet di Kolabora Eat, ini sebagai langkah buah hasil Pembinaan Petanque Kota Padang.