Home / BERITA / BUDAYA / DAERAH / NASIONAL / PERISTIWA

Sunday, 30 July 2023 - 08:49 WIB

Buka Festival Tepi Ayer, Gubernur Mahyeldi menyebut Lingkungan yang Terpelihara Memberikan Manfaat Bagi Masyarakat

Tanah Datar, Sinyalnews.com,- Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah menyebut Pemprov Sumbar sangat mendukung kegiatan-kegiatan yang bertema lingkungan di Sumbar. Menurutnya, itu sesuai dengan visi kepemimpinannya, yakni terwujudnya Sumbar madani, unggul dan berkelanjutan.

“Kita bertekad menghadirkan keberlanjutan itu, melalui pelestarian alam dan lingkungan. Sangat sesuai dengan konsep acara ini. Itu makanya kami mendukung,” ungkap Gubernur saat membuka Festival Tepi Ayer di objek wisata Tanjung Mutiara, Nagari Batu Taba, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Sabtu (29/07/2023).

Ia meyakini ketika lingkungan terpelihara, selain dapat menjaga keseimbangan alam itu juga bisa dikemas menjadi objek wisata dan nantinya dapat memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat sekitar

Baca Juga :  Pangdivif 2 Kostrad Turut Mengikuti Acara Latihan Posko Kogabwilhan II Pada Latihan Gabungan (Latgab) TNI Tahun 2023

“Segala potensi harus kita sinergikan untuk kesejahteraan masyarakat, salah satunya dengan menjaga lingkungan,” ujar Mahyeldi.

Melalui Festival Tepi Ayer ini, Gubernur berharap dapat mengedukasi dan membangkitkan kesadaran masyarakat akan pentingnya sikap peduli terhadap lingkungan.

Selanjutnya, Gubernur memberikan apresiasi kepada Nuraga Budaya sebagai inisiator penyelenggara kegiatan karena dinilainya berhasil mengkombinasikan aspek budaya, lingkungan, wisata, edukasi dan ekonomi dalam satu kegiatan.

Sementara itu, Direktur Festival Tepi Ayer Dedi Novaldi mengatakan ide awal dari penyelenggaraan festival tersebut didasari oleh pentingnya peran manusia dalam merawat bumi dan isinya.

Baca Juga :  ETLE Drone Mengudara di Pekalongan, Pelanggar Lalu Lintas Langsung Tercapture Kamera Ditlantas Polda Jateng  

“Tepi Ayer adalah festival yang berbasis pada ide-ide pelestarian lingkungan,” ujar Dedi

Ia menjelaskan, festival ini akan diselenggarakan selama dua hari, mulai dari 29 hingga 30 Juli 2023 dan melibatkan 12 komunitas dari berbagai kota dan kabupaten di sumbar serta masyarakat sekitar.

Sementara untuk pembiayaan, ia mengaku mendapat bantuan langsung dari Kementerian Pendidikan kebudayaan riset dan teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia.

“Untuk pendanaan seluruhnya didukung oleh Kemendikbud RI. Kami sangat senang karena pemerintah mendukung upaya yang telah kami lakukan,” ungkapnya. (adpsb)

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

Warga Kebanaran Tamanwinangun Ziarah Lokal Kabupaten Kebumen

ARTIKEL

Meriahkan HUT ke-109 Adabiah Gelar Berbagai Kegiatan

BERITA

Kemayoran Heboh, Panglima TNI Berbaur Bersama Budaya Betawi

DAERAH

Irman Gusman Berbuah Manis Cerint tetap unggul, Muslim Yatim, Jelita Donal bertahan, Emma Yohana Tersingkir, Hasil sementara Quick Count SBLF pada PSU DPD RI Sumbar.

ARTIKEL

Peduli Lingkungan, Babinsa Koramil Timika Bersama Dinas Pertanian Mimika Siapkan Pohon Untuk Program Penghijauan

ARTIKEL

10 Pamen Polri Pecah Bintang

BERITA

Indo Jalito Peduli, Qurban satu ekor Sapi untuk warga Bukittinggi

BERITA

Babinsa Koramil 07/ Maos Pastikan Distribusi Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah Tahun 2023 Berjalan Lancar