Home / BERITA / BUDAYA / DAERAH / HUKUM / INTERNASIONAL / NASIONAL / PERISTIWA

Sunday, 23 July 2023 - 09:38 WIB

Polda Jawa Tengah Raih Penghargaan Atas Komitmen Dalam Mengawal Kasus Yang Melibatkan Anak

Komitmen Pada Perlindungan Terhadap Anak, Polda Jateng Raih Penghargaan Menteri PPPA bersama beberapa Polda Lain.

Semarang, Sinyalnews.com- Polda Jawa Tengah secara langsung bersama Polda Sulawesi Tengah, Polda Maluku dan Polda NTB menerima penghargaan dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), atas komitmen dan konsistensinya dalam penanganan kekerasan terhadap anak.

Selain itu, sejumlah kabupaten dan kota juga menerima penghargaan atas prestasinya sebagai kabupaten/ kota layak anak

Penghargaan langsung diberikan oleh Menteri PPPA, I Gusti Ayu Bintang Darmawati pada acara Malam Penganugerahan Apresiasi Kabupaten / Kota Layak Anak di Semarang, Sabtu malam (22/7/2023).

Baca Juga :  Tutup Persipas Cup IX, Gubernur Mahyeldi Tegaskan Komitmen Sumbar Mengorbitkan Bakat Unggul Pesepakbola

Menurut Bintang, pemberian penghargaan pada jajaran penegak hukum, baru pertama kali diberikan. Adapun penilaian, didasarkan beberapa indikator terutama dalam penanganan kasus yang melibatkan anak.

“Penghargaan pada aparat penegak hukum di berikan pada instansi yang betul-betul mengawal kasus-kasus hukum untuk memberikan yang terbaik kepada anak,” tuturnya usai acara yang digelar dalam memperingati Hari Anak Nasional itu.

Terkait penilaian pada jajaran penegak hukum, Bintang menuturkan pihaknya banyak mendapat masukan dari Kompolnas selaku instansi yang mengawasi dan mengevaluasi kinerja jajaran kepolisian.

Baca Juga :  Tasyakuran Hari Jadi Polwan Ke-76 Digelar Secara Sederhana, Kapolres Pekalongan Sampaikan Hal Ini

” Bukan murni dari kementrian, tapi bekerja sama dengan Kompolnas, yang memberi masukan mana instansi yang betul-betul memberikan yang terbaik,” terangnya.

Bintang mengaku, saat ini masih banyak pekerjaan rumah dalam memberikan perlindungan terhadap anak. Di hampir seluruh kabupaten/kota masih banyak ditemukan kasus kekerasan kepada anak dan pernikahan anak di bawah umur.

“Untuk menangani hal ini pemerintah tidak bisa berkerja sendiri, perlu komitmen dan kerjasama antara pemerintah, kementerian dengan masyarakat, dunia usaha termasuk media,” tandasnya

Share :

Baca Juga

BERITA

Posko LKAAM Sumbar besinergi Peduli Bencana Gempa Cianjur Targetkan 10 Ton Rendang

ARTIKEL

Jumat Curhat, Tukang Sapu Keluhkan Pedagang Pasar Kurang Disiplin Kebersihan

BERITA

Peduli Kesehatan Generasi Muda, Babinsa Cimanggu Dampingi Kegiatan BIAS 

BERITA

74 Siswa SMAN13 Padang Ikut Wisuda Tahfiz Perdana  

BERITA

Laksanakan Pengawasan Ketat, Pos Oelbinose Satgas Yonkav 6/Naga Karimata Patroli Disekitar Jalan Tikus

BERITA

Minibus Tabrak Truk Tangki LPG di Cilacap, 2 Orang Luka Luka

BERITA

Hampir Setiap Sore Terjadi Kemacetan Parah di Pertigaan RSI Ibnu Sina Gunung Pangilun

ARTIKEL

Lestarikan Lingkungan, Satgas TMMD Ke-124 Kodim 1501/Ternate Laksanakan Penghijauan