Home / BERITA / NASIONAL / PERISTIWA

Thursday, 6 July 2023 - 18:11 WIB

drg. Afando Ekardo, MM: Saya dizalimi

Padang, Sinyalnews.com,- Balai Kesehatan Indra Masyarakat (BKIM) Sumbar meluncurkan kembali layanan operasi katarak dengan teknik phacoemulsification, setelah vakum 16 bulan.

Layanan operasi ini tersedia bagi masyarakat umum dan peserta BPJS Kesehatan.

“Alhamdulillah, hari ini kita memulai lagi operasi katarak perdana, sebelumnya vakum selama 16 bulan,” ujar Kepala BKIM Sumbar Afando Ekardo, Rabu (22/2/2023).

Berbagai inovasi dilakukan drg, Edo sejak mulai memimpin BKIM Sumbar. “Sejak ada inovasi ini ada peningkatan pasien yang di operasi. Juga dengan pendapatan BKIM dari yang Rp25 juta bisa menjadi Rp250 juta. Hampir sepuluh kali lipat kenaikannya,” ucap drg, Edo.

Bahkan inovasi Masuk Sorga menjadi inovasi dengan poin tertinggi dari seluruh OPD dilingkungan Pemprov Sumbar.

Baca Juga :  Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Kabupaten Garut Sore Ini

Akan tetapi prestasi yang sudah ditorehkan oleh drg, Afando Ekardo tersebut tidak membuat Gubernur senang dan bangga. Buktinya ditengah usahanya untuk menghidupkan kembali BKIM, drg, Edo justru dipindahkan ke Bapelkes tanpa ada sebab yang jelas.

“Saya dizalimi oleh Kepala Dinas Kesehatan” ujar Edo. Edo tidak mengerti kenapa dirinya harus dipindahkan ke unit lain. “Kalau secara esselon tetap sama, akan tetapi, apa yang sudah saya rintis untuk memajukan BKIM jadi sia-sia” ucapnya.

Bahkan yang lebih miris lagi kata Edo, BKIM sudah menjalin kerja sama dengan HBT untuk melaksanakan operasi katarak gratis tgl 12 Agustus 2023 yang akan datang.

Saat ini kunjungan ke Rumah Sakit mata sedang tinggi-tingginya. “Sekarang merupakan tahap final berubahnya BKIM menjadi Rumah Sakit Mata” ucap putra Solok ini.

Baca Juga :  DLH Layani Pengecekan Limbah

Menurut drg, Affando Ekardo Inovasi BKIM ini justru sudah diadopsi oleh 3 kepala daerah yakni Kota Solok, Kota Padang Panjang dan Kab Tanah Datar.

“Entah apa yang ada dalam pikiran Kepala Dinas Kesehatan sampai dia mengusulkan saya untuk pindah ke Bapelkes” ucap Edo.

“Saya dengar, Dr, Lilla Yanuar akan mengaktifkan kembali dokter yang sedang dalam pemeriksaan inspektorat yg sampai saat ini litsusnya belum keluar bersama PPK BKIM yg sudah menggagalkan pengadaan alat-alat kesehatan th 2022 yang sampai saat ini belum di bayar” ungkapnya

(Marlim)

Share :

Baca Juga

BERITA

Punya Usaha Mebel, Bripka Indra Bhabinkamtibmas yang Mampu Ciptakan Lapangan Kerja Bagi Warga Sekitar

DAERAH

Ratusan Warga Luar Sumbar Mengikuti Acara Minangkabau Basepeda, Gubernur Mahyeldi : Tujuan Daerah Mempromosikan Potensi Wisata dan UMKM Lokal Melalui Penyelenggaraan Event Tercapai.

BERITA

Menhan Prabowo Gelar Simposium Geopolitik & Geostrategis, Hadirkan Para Praktisi

ARTIKEL

Sekda Prov Sumbar Berduka, Ibunda Beliau Tutup Usia Dalam Usia 82 Tahun

BERITA

Polres Batang Gelar Apel Pengamanan Malam Takbiran, Puluhan Personel Samapta Polda Jateng Dikerahkan  

ARTIKEL

LKSN Jenjang SLB Tingkat Kab Solok Berakhir, Ini Para Juaranya

ARTIKEL

Malam Resepsi Hari Jadi Sumbar ke-80, Gubernur Mahyeldi Ajak Kerjasama Semua Pihak Bangun Daerah

BERITA

H.Abdul Aziz Ketua BKMT Sumbar (Calon DPD RI 2024) Silaturahmi dengan Prof. Dr. H. Dailami Firdaus SH, LL.M