Lubuk Lintah, Sinyalnews.com,- Hari raya Idul Adha 1444 H 28 Juni 2023 diperingati dengan sukacita di Kota Padang. Puluhan warga dan organisasi masyarakat turut meriahkan acara ini dengan pemotongan hewan kurban yang dilaksanakan di tempat-tempat ibadah dan pusat-pusat kegiatan sosial.

Salah satu tempat yang menjadi pusat perhatian adalah Perkauman Suku Guci Lubuk Lintah Kec.Kuranji Kota Padang, yang menjadi lokasi pemotongan hewan kurban. Puluhan Anggota Kaum terdiri dari anak, kemenakan, ninik mamak, Bundo Kanduang, berkumpul sejak pagi hari untuk menyaksikan dan berpartisipasi dalam ritual ini.
Sebelum memulai pemotongan hewan kurban, dilakukan sambutan singkat oleh ketua panitia, Musdasman Rajo Ameh, ST.
Ketua paniti menjelaskan tentang proses pemotongan yang akan dilakukan dengan memperhatikan aturan dan standar kesehatan yang berlaku.
Penyembelihan hewan kurban dilakukan langsung oleh Panghulu Suku Guci Tapian Sungai Sapih Nagari Pauh IX, Musdafirman Dt.Rajo Di Guci. SSi. Selanjutnya anggota kaum bergotong royong membersihkan serta memotong-motong daging yang akan di bagikan.
” Kita patut bersyukur. Kegiatan rutin tahunan dalam perkauman Paruik Panghulu ini bisa kembali terlaksana. Hal ini bisa menjadi indikator bahwa kaum suku Guci Lubuk Lintah masih saciok bak ayam sadanciang bak basi.” Ujar Musdafirman Dt. Rajo Di Guci Sekretaris KAN Pauh IX itu.
Sementara itu kaum wanita dan Bundo Kanduang sibuk di dapur, menyiapkan hidangan untuk “Balanjuang.”
“Tradisi memasak bersama. Berkumpul anak dan menantu, bagaimana kita tidak bahagia.” ujar Sumiati salah seorang Bundo Kanduang Suku Guci Paruik Panghulu.
Kaum laki-laki pun mengungkapkan hal yang sama dengan itu.
“Bukan sekedar potong kurban tetapi ini juga tentang kebersamaan. Kapan lagi dan di mana ada kaum yang bisa berkumpul begini, tua dan muda.” Jelas Syaiful Rajo Gandam, selaku MKW.
Tahun 1444 H ini, kaum suku Guci Paruik Panghulu, Nagari Pauh IX, menyembelih 4 ekor sapi dengan berat masing-masing mencapai 250 kg per ekornya..
Setelah proses pemotongan selesai, daging-daging hewan kurban dibagikan kepada warga dan anggota kaum yang membutuhkan.














