Padang, Sinyalnews.com,- Pemprov Sumbar bekerjasama dengan Yayasan Global Katalyst Jerman dalam melakukan langkah strategis untuk mengirimkan putra putri Sumbar untuk bisa kuliah kerja dan Dakwah di Jerman.

Peluang dan program ini berawal dari silaturahmi Ust. Junaedy Alfan dari Kampung IT Solo , Sabtu Tgl 24 Juni 2023 sebagai bagian dari Yayasan Global Katalyst Jerman.
Hal tersebut diungkapkan Dr, Ariswan, M.Pd dihadapan Kepala SMK se Sumatera Barat, Sabtu ,(24/6/2023).
Menurut Ariswan, SDM adalah asset strategis sebagai modal kemajuan suatu bangsa dan pendidikan adalah penentu kwalitas SDM. “Memiliki visi membangun peradaban bangsa maknanya harus berikhtiar maksimal membuat system pendidikan terbaik ataupun mengirim putra putri Indonesia keluar negeri untuk mendapatkan pendidikan terbaik di negara negara maju” ujar Ariswan.
Gubernur Sumbar dalam hal ini kata Ariswan telah melakukan langkah strategis untuk mengirimkan putra putri Sumbar untuk bisa kuliah kerja dan Dakwah di Jerman. “Peluang dan program ini berawal dari silaturahmi Ust. Junaedy Alfan dari Kampung IT Solo , Sabtu Tgl 24 Juni 2023 sebagai bagian dari Yayasan Global Katalyst Jerman” ungkanya.
Untuk mewujudkan program tersebut Gubernur langsung menunjuk Kadisdik Pemrov Sumbar untuk melakukan sosialisasi kepada institusi terkait.
Berdasarkan arahan Gubernur Sumatera Barat, Kepala Dinas Pendidikan provinsi Sumatera Barat Drs. Barlius. MM mewakilkan ke Kabid PSMK Dr. Ariswan, M.Pd. untuk melakukan pertemuan dengan semua kepala SMK se Provinsi Sumatera Barat. “Makanya pada hari itu juga , Sabtu , 24 Juni 2023 jam 13.00 wib dilakukan pertemuan melalui luring dan daring yang dihadiri 75 Kepala SMK. Ini bukti serius Pemerintah Provinsi Sumatera Barat” lanjut Ariswan.
Dalam pertemuan tersebut Ustazd Junaidi Alfian menjelaskan dengan detail tentang program yang ditawarkan oleh Global Katalyst Jerman. Peserta sangat antusias.dan akan diwujudkan dalam bentuk konkrit pada waktu dekat.
“Hasil dari pertemuan ini akan kita laporkan kepada pimpinan, sehingga dapat diambil langkah kongkrit untuk kelanjutan kerja sama dan dakwah ke Jerman ini” akhir Ariswan
(Marlim)














