Home / BERITA / NASIONAL / TINDASAN PENA

Thursday, 22 June 2023 - 18:14 WIB

Telah Usai, Kota Padang Juara Dua MQK Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2023

Padang, Sinyalnews.com – Musabaqah  Qiraatil Kutub (MQK) Tahun 2023 usai Sudah pada Rabu 21 Juni 2023 yang berlangsung di Pondok Pesantren Sumatera Thawalib Parabek Bukittinggi Agam yang telah digelar selama tiga hari dari Senin sampai Rabu 19 – 21 Juni 2023.

Kepala Seksi Pendidikan Pondok dan Pesantren Kantor Kementeraian Agama Kota Padang Dian Khairaty saat diminta keterangannya mengungkapkan bahwaKota Padang Meraih  Juara II (Dua) MQK Tingkat Provinsi Sumatera Barat dengan Jumlah Nilai 27.

Dengan Perolehan Juara 1 (satu) Pa/Pi Cabang Lomba Tafsir Wustha , Juara 1  Cabang Lomba Tauhid Wustha (Pi) , Juara 2 Cabang Lomba Tarekh Ula  dan Ilmu  Hadist Ulya (Pa/Pi).

Sebagai kita Ketahui Pada ajang MQK bergengsi Tingkat Provinsi Sumatera Barat tersebut Kota Padang mengutus 16 Peserta Kafilah mengikuti 8 Cabang diantaranya.

Dua Orang Tarekh Ula, Dua Orang Tafsir Wustha, Dua Orang Hadist Wustha, Dua OrangUshuul Fiqh Wustha, Dua OrangTauhid Wustha , Dua Orang Ilmu hadits Ulya, Dua Orang Akhlak Ulya, dan Dua Orang Balaghah Ulya kesemuanya utusan dari Pondok Pesantren ternama di Kota Padang sebut saja, satu Darul ‘Ulum, dua Nurul Yaqin Al Huffaz, tiga  Ar-Risalah, empat  Harakatul Qur’an.

Baca Juga :  Ustadz Sugiarto : Saya Menolak Keras Acara ASEAN Queer Advocacy Week

Lebih jauh, dijelaskan Dian Khairaty Kafilah – Kafilah yang mendapatkan Juara diajang MQK Tingkat Provinsi Sumatera Barat tersebut adalah. Juara 1 ( Satu) Kafilah Kabupaten Agam, Juara 2 ( Dua) Kota Padang dan Juara 3( Tiga) Padang Pariaman

“Kafilah Kota Padang peringkat juara umum kedua dengan mengantongi 3 emas dan 4 perunggu,” jelas Dian Khairaty.

Dian, menuturkan bahwa MQK ini salah satu ajang lomba baca kitab kuning yang dilaksanakan secara rutin sekali dalam tiga tahun dengan tujuan untuk melestarikan tradisi keilmuan yang menjadi ciri khas dan jati diri pesantren.

Baca Juga :  Hidupkan Malam Ramadhan, Babinsa Koramil 07/ Maos Sholat Tarawih di Mushola Desa Binaan

Dengan membaca dan memahami kitab-kitab klasik dan kontemporer atau sering disebut kitab gundul ataupun kitab kuning. Belajar membaca kitab bukan hanya sekedar mempelajari, mengartikan, tapi juga ada aktualisasi pemahaman pada kitab, ungkapnya.

Diakhir, penuturannya Kepala Seksi Pendidikan Pondok dan Pesantren tersebut mengungkapkan bahwa lomba ini bukan sekedar ingin mencari juara.

Namun juga untuk memberikan ruang gerak, daya pikir kepada santri untuk melakukan sesuatu yang baru tidak keluar dari sistem ideologinya dan semoga kedepannya Kota Padang menjadi yang terbaik.

Serta terima kasih kepada Kafilah yang telah berjuang habis habisan sehingga berikan terbaik Juara Umum II,  ungkap Dian khairaty seraya menyudahi. (HarisTJ)

 

Share :

Baca Juga

BERITA

Bhabinkamtibmas Polsek Kutasari Jemput Kakek Tersesat di Pemalang  

ARTIKEL

Babinsa Koramil 07/Maos Melaksanakan Kegiatan Komsos Dengan Warga

ARTIKEL

H. Irwan Zuldani Dorong Pelestarian Pencak Silat, Festival Seni Budaya 2026 Digelar di Lapangan Apeksi Balai Kota Padang

ARTIKEL

Danlanud Sultan Hasanuddin Hadiri Peringatan Hari Jadi Kabupaten Maros Ke-66

ARTIKEL

Kapolresta Padang Kombes Pol Ferry Harahap: Peradi Goes to School Sangat Membantu Polisi

BERITA

Tak Kenal Waktu, Dari Dialog hingga Aksi Lapangan, Wako Hendri Arnis Wujudkan Pasar Pusat yang Nyaman dan Ramai

BERITA

Seluruh Simpul Relawan Siap Sukseskan Kunjungan Anies Baswedan ke Sumbar

BERITA

Refleksi Akhir Tahun Sambil Lomba Membaca 1000 buku di Teras Talenta