Home / BERITA / HUKUM / NASIONAL

Tuesday, 30 May 2023 - 06:41 WIB

Mantan Kadis Peternakan dan Keswan Prov Sumbar diperiksa Sebagai Saksi Terkait Kasus Pengadaan Sapi

Padang, Sinyalnews.com,- Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatra Barat (Sumbar) kembali melakukan pemeriksaan terkait kasus pengadaan bibit dan benih ternak serta pakan hijau di Dinas Perternakan dan Kesehatan Hewan (Disnaskeswan) Sumbar. Dari beberapa orang yang diperiksa diantaranya adalah mantan kepala Dinas Perternakan dan Kesehatan Hewan (Kadis Disnaskeswan) Erinaldi.

Dimana  hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Sesi (Kasi Penerangan Hukum) Kejati Sumbar Farouk Fahrozi.

Ia mengatakan, dalam pemeriksaan yang dilakukan tersebut merupakan salah satu metode yang dilakukan oleh auditor dalam meghitung kerugian melalui dokumen.

“Ini adalah metode yang digunakan oleh auditor guna menentukan kerugian dengan cara croscek by dokumen lalu croscek kepada para saksi-saksi yang telah di BAP karena itu mereka hadir pada hari ini,”katanya Senin (29/5).

Baca Juga :  BPBD Kota Padang Melakukan Sosialisasi Mitigasi Bencana di Lingkungan Pemko Padang

Farouk juga  mengatakan, dalam kegiatan ini auditor akan melakukan klarifikasi kepada para saksi yang dipanggil guna mempertajam dalam melihat kerugian negara didalam kasus tersebut.

Ia juga mengatakan, untuk penetapan tersangka akan menunggu seluruh tahapan pemeriksaan dirasa cukup oleh tim Kejati Sumbar.

“Kita tidak bisa memastikan tapi langkah-langkahnya akan menuju kearah sana lalu tidak menutup kemungkinan akan kembali terjadi pemanggilan lagi,”ungkapnya.

Sebelumnya Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatra Barat (Sumbar) terus melakukan penyidikan terhadap, dugaan tindak pidana korupsi pengadaan sapi pada Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Pemerintah Provinsi Sumbar tahun anggaran 2021.

Baca Juga :  Panglima TNI dan Kapolri Buka Pelatihan Latsitarda Nusantara XLIII 2023

Kasi Penkum Kejati Sumbar, Farouk Fahrozi, SH,MH, mengatakan, kasus tersebut masih jalan di kejaksaan.

“Saat ini telah diperiksa saksi-saksi, kurang lebih 99 orang saksi,”katanya, Kamis (11/5).

Ia menyebutkan, saksi yang diperiksa yaitu dari pihak dinas, penyedia dan kelompok tani penerima sapi dan juga meminta keterangan ahli diantaranya ahli Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang atau Jasa Pemerintah (LKP), ahli keuangan negara dan ahli yang terkait dalam kasus tersebut.  selain itu Kejati Sumbar telah melakukan penyitaan terhadap dokumen-dokumen.

Selain itu, tim penyidik juga saat ini telah memintakan perhitungan kerugian keuangan negara atau daerah kepada auditor internal di Kejaksaan.

 

Share :

Baca Juga

BERITA

Setelah Putus Kontrak ,NICU Kembali dikerjakan Kontraktor Baru

ARTIKEL

Hijrah Kepemimpinan di Padang Panjang: Saatnya Wujudkan 33 Progul, Bukan Sekadar Janji

BERITA

Pembicara Utama Sosialisasi KPID Sumbar, Sekda Sumbar Hansastri Berharap Lembaga Penyiaran Turut Meningkatkan Kualitas Pemilu

ARTIKEL

Haul dan Zikir Kiahi Marogan    Polda Sumsel Turunkan Ratusan Personel

BERITA

TNI Pembawa Senyum, Setiap Hari Minggu Satgas Mobile Raider 300 Bagikan Cemilan Kesenangan Masyarakat Papua

BERITA

Babinsa Kodim 0736/Batang Aktif Dampingi Petugas Posyandu

ARTIKEL

Wakapolres Batang Resmi Membuka Turnamen Voli Bhayangkara Cup 2023

BADAN NEGARA

Intrusksi Menteri BUMN Tak Dijalani PT Semen Padang, Kontraktor Lokal Terancam Gulung Tikar