Home / BERITA / NASIONAL / POLITIK

Wednesday, 24 May 2023 - 19:38 WIB

Bersama KPU, Santri Pontren Kauman Diberi Sosialisasi Tentang Pemilu

Padang Panjang, Sinyalnews.com-Hawa Pemilu 2024 semakin kencang terasa , di seantero bumi persada ini , partai politik telah menjaring calon anggota legislatif dengan harapan mendapatkan sosok yang tepat agar partai bisa mendulang kemenangan. Diprediksi suara kelompok muda menjadi potensi sumber suara yang besar bagi partai politik. Untuk itu, meraih suara anak muda menjadi salah satu fokus besar partai politik.untuk itu butuh sosialisasi pada generasi Z itu dari berbagai kalangan .

Mengingat di ajang pemilu  2024 ini ada 18 partai yang ikut berkompetisi  Sejumlah partai politik tentu  mengincar suara anak muda, karena 40 persen pemilih baru di Pemilu 2024 adalah generasi Z. Segala upaya pun dilakukan untuk menjaring caleg usia muda, sekaligus sebagai regenerasi partai.

Sebagai bentuk tanggung jawab moril nya pada para siswa siswa nya, Pondok Pesantren (Pontren) Kauman Muhammadiyah Padang Panjang gelar Sosialisasi Bagi Pemilih Pemula di Aula Buya AR Sutan Mansur, Rabu (23/5).

Kegiatan ini merupakan kerja sama mereka dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang Panjang. Dihadiri

Komisioner Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumberdaya Manusia, Winda Afrizona, S.Pd.

Winda menyampaikan betapa pentingnya pengetahuan tentang proses pemilihan umum (pemilu) bagi santri sebagai pemilih pemula. “KPU memiliki tanggung jawab untuk memberikan pendidikan politik tentang tahapan pemilu kepada para pemilih pemula. Pemilih pemula adalah calon pemimpin masa depan dan pertama kalinya memberikan suara dalam pemilu, sehingga perlu diberi pemahaman yang baik tentang demokrasi,” ujarnya.

Baca Juga :  Panglima TNI Hadiri Acara Penyerahan SPT Tahunan Tahun 2023 di Istana Negara

Pemilih pemula, kata Winda, merupakan agen sosialisasi yang kelak memberikan pendidikan demokrasi di tengah masyarakat. “Merekalah yang akan mengubah peta demokrasi agar lebih berintegritas dan berkualitas,” harapnya.

Disisi lain, kata Winda kebanyakan pemilih pemula memiliki kondisi psikologis yang labil dan mudah dipengaruhi orang lain dengan informasi yang menyesatkan.  Dengan sosialisasi ini, pihaknya berharap pemilih pemula mampu menggunakan hak pilihnya serta menguatkan keinginan untuk terus berpartisipasi pada momen pemilu selanjutnya.

Sementara Mudir Pontren  Dr. Derliana, M.A berharap dengan sosialisasi ini, mampu memotivasi santri. Sehingga kultur demokrasi yang jujur dan adil terbentuk pada diri santri yang kelak akan menghadapi proses-proses pemilu.

Mengangkat tema “Pendidikan Politik untuk Masa Depan Bangsa ” kegiatan ini diikuti 400-an santri. Dengan mengikuti kegiatan ini santri dibimbing untuk sadar akan pentingnya demokrasi, tahapan pemilu dan segala bentuk mekanismenya.

Ditempat yang sama salah seorang pemilih pemula Zacky (17) yang masih duduk di akhir masa sekolah SMA di Kota Padang Panjang mengatakan dia banyak melihat BB baliho baliho para caleg yang terpajang di jalan jalan ,namun dia  lebih tertarik mengetahui visi dan misi para bakal caleg ketimbang melihat spanduk mereka yang bertebaran.

Baca Juga :  Akan Hadir Forum Keberagaman Nusantara (FKN) Sumatera Barat

Zacky salah seorang yang akan menggunakan hak pilihnya untuk pertama kali pada Pemilu 2024 mengatakan  cara kampanye dengan spanduk atau baliho seharusnya sudah tidak dipakai lagi. Para bakal caleg diminta mengangkat isu-isu yang akan mereka perjuangkan.

Zacky ingin para calon wakil rakyat memperjuangkan lapangan pekerjaan untuk generasi muda. Dia merasakan sulitnya akses bagi lulusan SMA untuk bekerja bagi gang tidak bisa menyambung ke Universitas . Generasi muda masih perlu dorongan pemerintah agar bisa menuangkan kreativitas dan inovasi,” tukasnya.

Baik zacky ataupun kawan kawan milenial yang lain  sepakat, model kampanye poster dan baliho sudah ketinggalan zaman untuk para pemilih dari kalangan generasi Z. Keduanya menyebut aplikasi TikTok dan media sosial seperti Instagram dan Facebook hingga YouTube lebih cocok dan tepat sasaran karena mereka lebih banyak bergelut di sana tuturnya.(Paulhendri) teks foto Winda Aprizona salah seorang komisioner KPU Kota Padang Panjang saat mensosialisasikan pemilu pada pemilih pemula di Kauman Muhammadyah Padang Panjang

Share :

Baca Juga

BERITA

Menhan Prabowo Silaturahmi ke Ponpes Tebuireng dan Ziarah ke Makam Presiden RI ke-4 Gus Dur, Minggu, 21 Mei 2023

BERITA

Semarakkan Ramadhan, Kegiatan Tarling Kembali Digelar

ARTIKEL

MUNGKINKAH KAMPUS ANDA ABAL-ABAL ??

BERITA

Kampanye Wajib Sertifikat Halal Makanan dan Minuman, Gubernur Sebut itu Karakter Masyarakat Sumbar

ARTIKEL

Pangdam XV/Pattimura Tinjau Lokasi TMMD ke-123 Kodim 1510/Sula

BERITA

Menyambut HUT Kemerdekaan RI Ke-78, Polda Kepri Laksanakan Bansos ke Yayasan Panti Jompo dan Lansia

BERITA

Polda Sumbar kerahkan 2.139 Personel, Siap Amankan Nataru 2024

BERITA

Antisipasi Karhutla, Trabas Kamtibmas Jelajah Hutan Digelar Polres Pekalongan