Home / BERITA / DAERAH / EKONOMI

Tuesday, 17 October 2023 - 20:57 WIB

Gali Potensi Pendapatan Daerah melalui Pengurangan Emisi Carbon, Audy Joinaldy Pimpin Tim Pemprov Sumbar Studi Banding ke Kaltim 

SAMARINDA, SINYALNEWS.COM,- Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Audy Joinaldy beserta sejumlah jajarannya di lingkup Pemprov Sumbar lakukan studi banding tentang pengelolaan carbon trading ke Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Kunjungan rombongan Pemprov Sumbar tersebut diterima langsung oleh Pj. Gubernur Kaltim, Dr Akmal Malik dan jajaran, di ruang Tepian I lantai 2 Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (17/10/2023).

Adapun salah satu alasan yang menjadi pendorong Pemprov Sumbar melakukan studi banding ke Prov. Kaltim menurut Audy Joinaldy adalah keberhasilan Pemprov Kalimantan Timur dalam menurunkan emisi karbon dan mendapatkan kompensasi sebesar Rp260 miliar dari Bank Dunia.

“Awalnya saya baca berita di media-media nasional bahwa Kaltim dapat ratusan miliar rupiah dari carbon trading (perdagangan karbon). Saya berpikir harusnya Sumbar juga bisa memperoleh hal yang sama, karena kita juga berkontribusi dalam menyuplai oksigen Indonesia dan dunia melalui menjaga kelestarian kawasan hutan . Atas dasar itulah, kemudian saya mengajak sejumlah OPD terkait untuk belajar bagaimana pengelolaannya ke Kalimantan Timur,” ucap Audy mengawali sambutannya.

Kemudian Wagub Sumbar menuturkan, total penduduk Sumbar saat ini berjumlah sekitar 5,6 Juta jiwa. Secara geografis, lebih kurang 30 persen wilayah Sumbar merupakan kawasan hutan lindung. Maka dapat diartikan 10 dari 19 kabupaten/kota atau 85 persen dari total nagari/desa yang ada di Sumbar itu berada disekitar kawasan hutan.

Baca Juga :  Kantor Imigrasi Cilacap Disidak oleh Sekretaris BPSDM Kemenkumham   

Audy menilai, meskipun luas wilayah dan hutan Sumbar tidak seluas Kaltim. Namun, paling tidak keberhasilan Kaltim dalam pengelolaan carbon trading juga bisa diterapkan di Sumbar sehingga dapat mendatangkan pendapatan baru bagi daerah.

“Jadi kita ingin belajar gimana cara dapat duit dari carbon trading ini, mengingat lebih dari setengah daratan wilayah Sumbar adalah hutan. Kita ingin mempelajari bagaimana menyiapkan programnya, mulai dari penyiapan dokumen hingga implementasinya. Kita bisa copy jika berkenan kawan-kawan berbagi ilmu dengan kami, sehingga kami bisa mempersiapkan mulai dari hulunya,” jelas Audy.

Sementara itu Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik mengungkapkan keberhasilan Kaltim dalam penurunan emisi karbon hingga mendapatkan kompensasi dari Bank Dunia tidak terlepas dari komitmen kuat pemimpin Kaltim sebelumnya, yang dimulai dari Gubernur Awang Faroek Ishak dan dilanjutkan oleh Gubernur Isran Noor.

“Ini adalah hasil perjuangan Gubernur sebelumnya. Tapi yang jelas, bisa sampai ketitik seperti saat ini tentu butuh proses dan perjuangan yang panjang, butuh konsistensi karena tidak instan. Perlu komitmen kuat dari pemimpin daerah dan dukungan multi pihak,” ucap Akmal Malik.

Baca Juga :  Kapuspen TNI Hadiri  Yogyakarta Royal Orchestra "Konser Hari Penegakan Kedaulatan Negara"

Hasil perjuangan tersebut, sambung Akmal, Kalimantan Timur menjadi provinsi pertama di Indonesia dan bahkan di lingkup Asia Pasifik yang dinilai berhasil melaksanakan program kemitraan Forest Carbon Partnership Facility Carbon Fund (FCPF CF) sebagai upaya mengurangi emisi dari deforestasi dan degradasi hutan, pengelolaan hutan berkelanjutan dan peningkatan stok carbon hutan di negara berkembang dengan skema pembayaran berbasis kinerja.

“Keberhasilan Kalimantan Timur hingga mendapatkan pembayaran dimuka sebesar 20,9 juta USD pada Desember 2022 merupakan hasil dari proses yang panjang. Program ini akan terus dilanjutkan untuk mendukung percepatan penerapan green economy dan transformasi ekonomi di Kalimantan Timur,” jelas Akmal Malik.

Hadir mendampingi Wakil Gubernur, Audy Joinaldy dalam studi banding tersebut antara lain, Plt Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Prov. Sumbar yang juga merupakan Kepala Dinas Kehutanan Sumbar, Yozar Wardi dan Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Prov. Sumbar. (adpsb/marlim)

Share :

Baca Juga

BERITA

Gubernur Mahyeldi Instruksikan ASN Pemprov Sumbar Himpun Infak dan Sedekah untuk Warga Palestina

ARTIKEL

Bimbingan Manasik Ditutup, Petugas Haji Diminta Berikan Layanan Terbaik

BERITA

Rutan Padang Panjang Dorong Transformasi Warga Binaan Lewat Pesantren

ARTIKEL

Kemenag Kota Padang : Harapkan Baznas Semakin Meningkatkan Potensi Penerimaan Zakat

BERITA

Beredar Video di Media Sosial dengan Narasi Tabrak Lari di Pekalongan, Ini Fakta Sebenarnya

BERITA

Diduga Tidak Memiliki Legalitas Jelas, APH & Dinas Terkait Diminta Segera Tindak Gudang Kayu Milik Nuriman

ARTIKEL

Panglima TNI Rotasi dan Mutasi 65 Perwira Tinggi TNI

BERITA

Karang taruna kusuma bakti gerak cepat Lakukan penambah1unit armada Penyiraman Jalan