Cilacap,Sinyalnews.com – Danramil 07/Maos yang diwakili Bati tuud Serma Darsono menghadiri kegiatan Lokakarya Mini Lintas Sektor Min bidang Stunting diAula PL KB kec. Maos, Kab Cilacap, Senin (150523).
Turut hadir dalam kegiatan diantaranya yakni, Camat Maos, Dra. Trias Handayani, Danramil 07/Maos diwakili Bati Tuud Serma Darsono, Ka Uptd puskesmas dr Sri Utami, Kasi kesejahteraan kec.maos Anjar muhoyatoh S.Sos, Kordinator PL KB kec. Maos Dwi S, PKK Kec. Maos, KUA Kec. Maos.

Dalam kegiatan tersebut beberapa pembahasan materi antara lain tentang penurunan Stunting/gizi buruk dan Sosialisasi untuk Ibu hamil agar selalu kontrol kesehatan di puskesmas, yang dihadiri kurang lebih 10 orang.
Sambutan Koordinator PL KB Kecamatan Maos Selamat Datang kepada peserta undangan lintas sektoral bidang Stunting tahun 2023.
kita sama – sama berkerja keras untuk dapat menurunkan angka stunting karena stunting adalah menjadi tugas kita agar anak- anak kita bisa tumbuh normal.
Sambutan camat maos
Ucapan selamat datang kepada peserta undangan linsek bidang kesehatan di Aula PL KB kec. Maos, program PMT ( pemberian makanan tambahan ) utk anak balita stunting sdh selesai dilaksanakan selama 90 hari .
dari jumlah 94 anak yg stunting lulus 26 anak dan tersisa 68 anak yang dipantau
Untuk KEK /ibu hamil ada 8 Orang, pemberian bantuan keluarga yang beresiko Stunting ( KRS) ada 221 keluarga dan untuk bantuan sudah tersalurkan lewat kantor pos selama 3 bulan, provinsi jateng melsksanakan program Kancing Merah al:
~ Memperhatikan konsumsi gizi yang seimbang terutama bagi leuarga yang beresiko Stunting
~ pemberian ASI Exslusif
~ menggerakan keluarga yang mempunyai anak balita rutin ke posyandu : imunisasi , menimbang badan, mengukur tinggi badan dan pemberian vitamin dan lain lain.
~ mempunyai jamban yang sehat
~ cuci tangan pakai sabun
~ menggunakan air bersih.
Bati tuud Serma Darsono juga menambahkan, untuk mendapatkan hasil yang maksimal, perlu adanya saling pengertian dan keterbukaan di antara komponen terkait untuk menggalang kerjasama lintas sektor, terutama dalam membina peran serta aktif masyarakat.
“Maka perlu dilakukan koordinasi antara sektor terkait,” kegiatan berlangsung aman dan lancar, pungkasnya.














