Batang Cangkiang Dan Ujuang Pulau, Tapal Batas Pauh IX dan Koto Tangah.

Sungai Sapih. Sinyalnews.com,- Masyarakat Sungai Sapih tunjukkan batas ulayatnya dengan daerah Aia Pacah kepada Panghulu Suku Guci kanagarian Pauh IX, Senin 15 Mei 2023.

Rombongan di pandu oleh Zainal Abidin Taher selaku tokoh masyarakat Sungai Sapih, dikawal beramai-ramai oleh pemilih tanah yang berbatasan langsung dengan kelurahan Aia Pacah. Ikut juga RW dan RT sebagai penunjuk batas administrasi.

“Artinya batas wilayah Pauh IX dan Koto Tangah itu sangat jelas. Bukan sekedar berpatok pada batas alam, tetapi langsung dengan pematang sawah milik masyarakat. Semoga ini bisa jadi pedoman oleh pemerintah dalam menetapkan batas -batas wilayah. Mengingat Permedagri no 52 tahun 2014, memberikan anjuran agar pemerintah dapat melindungi hak-hak masyarakat hukum adat.” Ujar Musdafirman Dt.Rajo Di Guci, S.Si saat ditanya tentang tujuan penetapan koordinat ini.

Baca Juga :  Polresta Cilacap Distribusikan Buku Bacaan Sebagai Upaya Meningkatkan Budaya Literasi ke Taman Baca di Pkbm Widya Bhayangkara Maos

“Sehingga kelak diharapjan batas administrasi negara tingkat kelurahan dan kecamatan, hendaknya mengacu pada batas ulayat ini. Agar generasi berikutnya tidak lupa sejarah mereka.” imbuh Sekretaris KAN Pauh IX tersebut.

Dalam acara penentuan titik koordinat tapal batas Aia Pacah dan Sungai Sapih itu, ikut hadir Ja’far. S.Hi, anggota DPRD Kota Padang fraksi PKS.

“Saya selaku anak nagari Sungai Sapih siap selalu membantu mengawal keinginan masyarakat untuk memperjelas batas Ulayat ini.” Ujar Tokoh muda sungai sapih tersebut.

Sementara Zainal Abibin Taher, tokoh masyarakat dan juga mantan lurah sungai sapih menegaskan bahwa penetapan batas ulayat itu berkaitan dengan kehormatan diri yang harus dijaga.
” Batang cangkiang ini adalah sawah yang saya buat dahulu, sebelum brrdirinya kampus bung Hatta Ini.” ujar pak Mantan sekaligus tokoh agama di Sungai sapih.

Baca Juga :  Perumdam Tirta Serambi Kembali Raih Penghargaan TOP BUMD 2025 Bintang 5

Selanjutnya rombongan terus menghantar Panghulunya menetapkan titik-titik koordinat batas Ulayat Tapiannya, hingga ke wilayah Lubuk Gajah.

“Hasil penetapan titik kpordinat ini akan kita bawa secara tertulis pada Musyawarah Kerapatan Adat Nagari. Agar selanjutnya bisa di hantarkan pada Walikota dan DPRD sebagai pedoman penetapan batas administrasi. Tentunya yang terpenting kepastian tentang kedudukan kantor DPRD Kota Padang yang baru.” tegas Panghulu Suci tapian Sungai Sapih Kanagarian pauh IX tersebut.

(DHR)

Share :

Baca Juga

BERITA

Tarif Listrik Rumah Tangga Naik Hingga 44%, Gubernur LIRA Kepri Tolak Keras

ARTIKEL

Disperindag Sumbar MoU Dengan Disperindag Jawa Timur 

ARTIKEL

Panglima TNI Terima Pin Gajah Mada, Sebagai Simbol Warga Kehormatan Puspomad

BERITA

JIka tak Mau Bongkar Sendiri Selasa, Rumah Warga Alai Akan Dibongkar PT. KAI Divre II Sumbar

ARTIKEL

Ermizen Sambut Kedatangan Tim Sepaktakraw Sumbar, Tradisi Medali PON dipertahankan.

BERITA

Upacara Bendera 17an, Dandim Cilacap Berikan Penghargaan Babinsa Teladan  

ARTIKEL

Babinsa Koramil Tembagapura Pengamanan Kegiatan Ibadah Fajar Paskah Tahun 2025

ARTIKEL

Satgas Yonif 715/Mtl Rayakan Idul Fitri 1446 H Dengan Khusyuk di Daerah Penugasan