Klaten – Sinyalnews.com,,-Pemuda sebagai generasi penerus bangsa, dan generasi mudalah merupakan cikal bakal yang akan melanjutkan cita cita pendahulunya.
Pengurus DPW (Dewan Pimpinan Wilayah) Persatuan Mahasiswa Pencinta Tanah Air Indonesia (PMPI) Jawa Tengah resmi dilantik. Dengan mengusung tema “Mengobarkan Gerakan Cinta Tanah Air Generasi Muda Menyongsong Indonesia Maju.” Pelantikan pengurus Organisasi PMPI dilaksakan di balai desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah, pada Sabtu (25/2).
Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Ponggok, Junaedi M, Ketua DPW PMPI Jawa Tengah, Riril Widi Handoko, Ketua DPW Petanesia Jawa Tengah, Muhamad Munir, Ketua DPP PMPI, Khusniyati, Ketua DPP Petanesia Nasional, Eko Priyono, Rektor UNTIDAR serta Ketua KPPU RI.
Berlangsung selama dua hari (24-25 Februari), dengan rincian kegiatan pada hari pertama yaitu Forum Pra Rakerwil yang dipimpin langsung oleh Ketua DPW PMPI Jawa Tengah. Dilanjutkan pelantikan Pengurus DPW PMPI Jawa Tengah pada hari kedua.
Ketua DPP PMPI, Khusniyati, secara resmi melantik seluruh pengurus DPW PMPI Jawa Tengah. Dalam arahannya, beliau menjelaskan pentingnya peran pemuda dalam memperjuangkan persatuan dan kesatuan. “Maka kita harus membuat peluang untuk bekerja sama untuk saling mengisi kekurangan, inilah yang harus diperjuangkan bersama.” Ucap beliau dalam narasinya. Dengan harapan Pengurus DPW PMPI Jawa Tengah dapat menjadi fasilitator para pemuda untuk mewujudkan semangat persatuan dan kesatuan ini.
Ketua DPW PMPI Jawa Tengah terpilih, Riril Widi Handoko, dalam orasinya menjelaskan jika kepengurusan DPW PMPI Jawa Tengah terdiri dari anggota yang berasal dari lintas perguruan tinggi, lintas agama, serta lintas etnis dan suku. Dengan harapan tidak adanya ketimpangan antara mayoritas dengan minoritas serta mengimplementasikan nilai persatuan dalam internal organisasi.
Serta menjadikan Habib luthfi bin yahya selaku pendiri PETANESIA Sebagai suri tauladan.
Sari pati Semangat para pendiri bangsa menjadi bekal rasa nasionalisme, handarbeni, rasa memiliki tanah air, inilah pondasi pergerakan PMPI khususnya wilayah jawa tengah.














