Musdafirman Panghulu Suku Guci Pauh IX : Gala itu Menunjukan Keturunan

Padang, Sinyalnews.com – Panghulu Suku Guci Pauh IX Kota Padang, Musdafirman.S.Si Datuk Rajo DiGuci, menghadiri acara “Batagak Gala” anak kemanakan di Kampung Lalang, Sabtu 3 Februari 2023

Ikut mendampingi Panghulu Suku Guci Pauh IX , Mamak Bajinih Suku Guci yaitu Masrul Rajo Bujang, sebagai Rang Basako. Syamsurial Rajo Nan Sati selaku Pandito Adat , serta H.Abd.Rahman Dt.Bandaro Hitam, selaku Rang Tuo adat.

“Kegiatan Batagak Gala ini adalah tradisi penting bagi seorang laki-laki yang akan menikah. Itu tandanya mereka sudah berubah status menjadi Mamak dan Sumando.” Ujar Masrul Rajo Bujang.

“Prosesi berjalan sesuai arahan Panghulu Suku Guci Pauh IX, Musdafirman.S.Si Datuk Rajo Diguci, panghulu Kami.” Jelas Zirman Malin Sutan selaku MKW dari keturunan Abdullah Anjang.

Baca Juga :  Tokoh Masyarakat Parak Jigarang dan Ketua DPRD Kota Padang Jalin Silaturahmi

Zirman Malin Sutan selaku Mamak Kepala Waris bertindak sebagai Sipangka, mengaku sangat senang atas kehadiran Panghulu Suku Guci Pauh IX beserta Mamak bajinihnya. Berikutnya beliau menurunkan Gala pada kemenakannya Rajo Pandeka.

“Hendaknya berhati-hati dalam memberi Gala pada kemenakan. Jangan asal terdengar indah dan wah. Sebab Gala itu menunjukan kita keturunan siapa.” ucap Musdafirman, S.Si Datuk Rajo Di Guci lagi.

Prosesi berjalan sangat khidmat, dalam tradisi sambah manyambah ala Pauh IX. Panghulu Suku Guci Pauh IX, mengharapkan agar prosesi Batagak Gala dilakukan sesuai yang sebenarnya. Panghulu selalu di dampingi oleh panungkeknya Ridwan Rajo Adie.

Dalam kesempatan ini Ridwan Rajo Adie mewakili Panghulu, memberi nasehat kepada kemenakannya yang sudah di turunkan Gala, Rajo Pandeka.

Baca Juga :  Kunjungi Polsek Doro, Kapolres Pekalongan Ajak Elemen Masyarakat Jaga Kamtibmas Menjelang Pesta Demokrasi

“Ingek-ingek dek Rajo Pandeka pasan Mamak ko. Jadilah Sumando Ninik Mamak. Jan manjadi Sumando kacang miang, Sumando lapiak buruk sarato sumando langau hijau.” tukas Ridwan Rajo Adie.

Prosesi yang berlangsung hingga jam 00.00 wib itu, di akhiri dengan acara makan bersama, serta berdoa untuk kerukunan calon mempelai serta kerukunan kaum.

“Menurut Datuk, Batagak Gala ini harusnya sesuai dengan prosesi yang benar. Agar generasi muda bisa mempelajarinya. Datuk tidak ingin Batagak Gala seperti kebanyakan di tenpat lain”. Demikian penjelasan Ridwan Rajo Adie, panungkek Panghulu Suku Guci Pauh IX, Musdafirman, S.Si Datuk Rajo DiGuci.

(Marlim)

 

 

 

 

 

Share :

Baca Juga

BERITA

Gasak Dana Nasabah, Supervisor Koperasi di Pekalongan Harus Berurusan Dengan Polisi

ARTIKEL

Berbeda dengan yang lain, DEMA FDIK adakan Upgrading, Raker dan Penanaman Pohon Mangrove

ARTIKEL

Satgas Yonzipur 5/ABW Hadiri Rapat Pembentukan Panitia Lomba HUT ke – 79 Kemerdekaan Republik Indonesia

BERITA

Danramil 13 Kodim 0713 Brebes Bersama Kapolsek Salem Laksanakan Kegiatan MPLS di SMA Negeri Satu Salem

ARTIKEL

Ngeri! Telat 2 Hari, PLN Batam Langsung Bongkar MCB Meteran Listrik Pelanggan

ARTIKEL

Kakan Kemenag Kota Padang : Apresiasi Tausiyah Ustadz Dr. Syofyan Hadi Dengan Tema Belajar Dari Lebah,Semut Dan Laba-Laba

ARTIKEL

DEMA UIN Imam Bonjol Kunjungi Dekan Fakultas Dakwah, Matangkan Persiapan Kuliah Umum

BERITA

Ini Daftar  Pejabat Yang Berhak  Mengikuti Tes Wawancara Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat Tahun 2025