Latgabma Keris Woomera 2026 Resmi Dibuka, 2.174 Personel TNI dan Australia Perkuat Interoperabilitas

SITUBONDO, Sinyalnews.com — Tentara Nasional Indonesia (TNI) bersama Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) resmi memulai Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera 2026 yang berlangsung pada 10–20 Oktober 2026.

Pembukaan latihan dilaksanakan pada Senin (12/10/2026) di geladak kapal HMAS Choules, Pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi. Kegiatan dibuka oleh Danpuslat Kodiklat TNI Marsekal Pertama TNI Ramot Christian Parlindungan Sinaga, S.E., M.Han., bersama Atase Pertahanan Australia untuk Indonesia, Brigjen Micah Batt.

Latgabma Keris Woomera 2026 melibatkan 2.174 personel dengan dukungan alat utama sistem persenjataan (alutsista) dari matra darat, laut, dan udara kedua negara. Rangkaian latihan dilaksanakan di sejumlah wilayah, termasuk Situbondo dan Manado.

Baca Juga :  Kakan Kemenag Kota Padang,Tegaskan Penyuluh Agama Islam ASN dan Non ASN Agar Kedepankan Sikap Responsif dan Petarung Di Tengah-tengah Masyarakat

Dalam amanat Dankodiklat TNI yang dibacakan Danpuslat Kodiklat TNI, latihan ini disebut sebagai momentum strategis untuk membangun Confidence Building Measures atau langkah-langkah membangun kepercayaan, sekaligus mempererat hubungan kerja sama militer kedua negara (military to military).

Materi latihan mencakup sejumlah kemampuan strategis, di antaranya HIRAIN, Amphibious Interoperability Training, Combined Joint Live Fire Exercise, Non-combatant Evacuation Operation (NEO), Cyber Exercise (Cyberex), serta latihan pasukan khusus.

Sementara itu, Brigjen Micah Batt menegaskan bahwa Indonesia dan Australia merupakan negara tetangga terdekat. Kedekatan geografis tersebut menjadikan hubungan kedua negara sangat penting dalam memastikan kerja sama pertahanan dapat terus terjalin dengan baik.

Baca Juga :  Irwan Zuldani Gelar Seni Budaya Sumbar 2026, Hadirkan Lomba Qasidah, Baju Basiba dan Tari Tradisional

Pelaksanaan Latgabma Keris Woomera 2026 menjadi wujud komitmen TNI dalam membangun kerja sama pertahanan yang setara dengan negara sahabat. Latihan ini juga bertujuan meningkatkan interoperabilitas kedua angkatan bersenjata, memperkuat hubungan bilateral, serta mendukung stabilitas dan keamanan kawasan.

Melalui latihan bersama ini, TNI dan ADF diharapkan semakin mampu berkoordinasi dan bekerja sama dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan, sekaligus memperkuat diplomasi militer Indonesia di kawasan Indo-Pasifik.

Sumber: Puspen TNI

Autentikasi:
Kabidpeninter Puspen TNI
Kolonel Inf Agus Susanto, S.E., M.M.

#TNIPrima #KerisWoomera2026 #TNI #ADF #KerjaSamaPertahanan #Sinyalnews

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

Babinsa Koramil 1710-07/Mapurujaya Berikan Makanan Tambahan Kepada Anak-Anak Di Wilayah Binaan Sekaligus Melaksanakan Komsos

ARTIKEL

*Semangat HUT Ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia, Satgas Yonzopur 5/ABW Beraksi Dan Berinovasi Serta Berkarya

ARTIKEL

Dandim 1710/Mimika Laksanakan Sholat Idul Fitri di Lapangan Polres Mimika

BERITA

Gubernur Mahyeldi Bersama Puluhan Ribuan Warga Sumbar Gelar Longmarch untuk Mempertegas Dukungan pada Palestina

ARTIKEL

Dandim 1710/Mimika Hadiri Pembukaan Pameran Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025

BERITA

Polda Jawa Tengah Raih Penghargaan Atas Komitmen Dalam Mengawal Kasus Yang Melibatkan Anak

BADAN NEGARA

Pastikan Kelancaran PSU, Kabid Humas Polda Sumbar Tinjau Pengamanan di TPS

BADAN NEGARA

KAPOLSEK LUBUK DALAM MELAKSANAKAN COOLING SYSTEM KE PONDOK PESANTREN KANDANGAN AN- NADYAH KAMPUNG RAWANG KAO MENJELANG PILKADA SERENTAK 2024