Home / BERITA / DAERAH / EKONOMI / KOTA PADANG PANJANG / NASIONAL / PERISTIWA / SUMBAR

Monday, 20 July 2026 - 23:06 WIB

Setelah Sebulan Dievaluasi, One Way Pasar Pusat Segera Berakhir

Suara Mayoritas Warga Jadi Pertimbangan, Arus Lalu Lintas Kembali ke Pola Semula Mulai 22 Juli

PadangPanjang.Sinyalnews.com— Hampir sebulan lamanya masyarakat Kota Padang Panjang beradaptasi dengan sistem rekayasa lalu lintas (one way) di kawasan Pasar Pusat. Ada yang mendukung karena dinilai lebih tertib, namun tidak sedikit pula yang merasakan dampaknya terhadap aktivitas sehari-hari.

Kini, perjalanan kebijakan tersebut memasuki babak akhir.
Senin (20/7/2026), Pemerintah Kota Padang Panjang melalui Dinas Perhubungan kembali melaksanakan survei terakhir terhadap berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pedagang, pemilik toko, pengendara, masyarakat sekitar pasar, hingga unsur terkait lainnya.

Survei tersebut menjadi evaluasi ketiga sekaligus penentu arah kebijakan lalu lintas di jantung ekonomi Kota Serambi Mekkah itu.

Hasilnya cukup jelas.
Sebanyak 60 persen responden menginginkan sistem one way dihentikan dan arus lalu lintas dikembalikan seperti semula, sementara sekitar 40 persen lainnya masih menilai sistem tersebut memiliki manfaat dan layak dipertahankan.

Data itu kemudian menjadi dasar penting dalam pengambilan keputusan Pemerintah Kota.

Bagi Wali Kota Hendri Arnis, sebuah kebijakan harus selalu berpijak pada kepentingan masyarakat.

Jika dalam pelaksanaannya ditemukan lebih banyak kendala dan masyarakat menghendaki perubahan, maka pemerintah harus hadir untuk mendengar dan melakukan evaluasi.

Baca Juga :  Oknum Wakil Ketua DPRD Nias Utara Noferman Zega dari Partai PAN Dilaporkan ke Polda Sumut

“Tujuan utama kita bukan mempertahankan sebuah kebijakan, tetapi mencari solusi terbaik bagi masyarakat dan kelancaran aktivitas ekonomi di Pasar Pusat,” demikian semangat yang dibangun dalam proses evaluasi tersebut.

Selama hampir satu bulan penerapan one way, berbagai dinamika memang terjadi.

Sebagian ruas jalan terlihat lebih tertib, namun di sisi lain muncul titik-titik kepadatan baru yang dirasakan oleh masyarakat dan para pelaku usaha.

Bagi para pedagang, akses masyarakat menuju kawasan pasar menjadi salah satu perhatian utama.

Pasar, bagi Kota Padang Panjang, bukan sekadar ruang transaksi.
Ia adalah denyut kehidupan.
Tempat ribuan orang menggantungkan harapan, mencari nafkah, dan menghidupi keluarga mereka.

Karena itu, setiap kebijakan yang menyentuh kawasan pasar selalu bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat kecil.

Setelah evaluasi hari ini dinyatakan selesai, Dinas Perhubungan dijadwalkan mulai melakukan pemasangan kembali rambu-rambu lalu lintas pada Selasa (21/7/2026).agar tidak simpang siur harus lalin nanti nya

Selain itu, sketsa arus kendaraan baru beserta pengumuman resmi kepada masyarakat juga akan segera disosialisasikan.

Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, maka mulai Rabu (22/7/2026), arus lalu lintas di kawasan Pasar Pusat akan kembali diberlakukan seperti semula.

Meski demikian, pemerintah tidak serta-merta menghentikan upaya penataan.
KBeberapa titik yang selama ini menjadi sumber kemacetan tetap akan menjadi perhatian khusus.

Baca Juga :  Danramil 1710-03/Kuala Kencana Beri Pembekalan Wasbang Pada Siswa Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah di SMK N 1 Kuala Kencana

Penertiban parkir, pengaturan aktivitas bongkar muat, serta penataan kawasan perdagangan akan tetap dilakukan secara bertahap.

Langkah ini menunjukkan bahwa evaluasi terhadap one way bukanlah bentuk kegagalan.

Sebaliknya, hal tersebut menjadi bukti bahwa pemerintah bersedia mendengar dan menyesuaikan kebijakan dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.

Pakar transportasi kerap menyebut, keberhasilan sebuah rekayasa lalu lintas tidak semata diukur dari perubahan arah jalan, melainkan dari sejauh mana kebijakan tersebut mampu menghadirkan kenyamanan, kelancaran, dan diterima oleh masyarakat.

Di tengah dinamika tersebut, Pemerintah Kota Padang Panjang tampaknya memilih satu jalan yang sederhana namun penting:

mendengar suara warganya.

Karena pada akhirnya, sebuah kota tidak dibangun hanya dengan aturan.

Tetapi juga dengan kesediaan untuk mengevaluasi, memperbaiki, dan mencari jalan terbaik bersama masyarakat.bukan individu yang bersifat membenci

Dan mulai Rabu nanti, denyut Pasar Pusat akan kembali seperti sediakala.
Kendaraan kembali melintas di jalur yang lama.

Pedagang kembali menata harapan.

Sementara pemerintah melanjutkan pekerjaan besar lainnya: menata Pasar Pusat agar lebih tertib, nyaman, dan menjadi wajah kebanggaan Kota Padang Panjang.(paulhendri)

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

SD Fransiskus Bukittinggi meraih Literasi terbaik Tingkat Nasional

ARTIKEL

Pak Kamar, Begitu diberitakan Besoknya Langsung Ambil BLT di Kantor Pos. Kok Bisa???

BERITA

Pemuda Koto Kareh Sukses Adakan Acara Memperingati HUT RI Ke-78

ARTIKEL

Diduga Sebagai Bos Besar Perjudian di Kota Batam, AKAU Tak Bisa Disentuh APH???

BERITA

AMC LBH Ansor Memberikan Kontribusi Nyata untuk Bangsa

ARTIKEL

Babinsa Koramil 07/Maos Dampingi Warga Pasca Operasi Katarak

BERITA

Panglima TNI Hadiri Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara

ARTIKEL

Danlanud Sultan Hasanuddin: Jaga Netralitas TNI Jelang Pilkada Serentak di Sulsel