PADANG SINYALNEWS.COM – Barisan Parik Paga Nagari (BADUPARI) Kota Padang bersama Perguruan Tapak Suci Cabang Kurao Kapalo Banda dan Cabang Tunggul Hitam turut ambil bagian dalam kegiatan Parade Tauhid 2026 yang dipusatkan di Masjid Raya Syech Ahmad Khatib Al Minangkabawi, Selasa (16/6/2026).
Kegiatan diawali dengan Long March Parade Tauhid yang dilepas langsung oleh Wali Kota Padang, , pada pukul 07.30 WIB dari Masjid Agung Nurul Iman Padang. Rombongan peserta berjalan menyusuri Jalan Jenderal Sudirman menuju Masjid Raya Syech Ahmad Khatib Al Minangkabawi. Pelepasan peserta juga didampingi oleh Wakil Wali Kota Padang, , serta dihadiri para tokoh, ulama, dan masyarakat dari berbagai daerah di Sumatera Barat.
Ketua BADUPARI Kota Padang, Zulhendri Ismed, menyampaikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Parade Tauhid sebagai bagian dari upaya memperkuat nilai-nilai keislaman dan budaya Minangkabau yang berlandaskan falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK).
“BADUPARI Kota Padang mendukung penuh kegiatan ini sebagai upaya menegakkan Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. Kita berharap Sumatera Barat terbebas dari berbagai perilaku yang bertentangan dengan nilai agama dan adat, serta terhindar dari kegiatan yang tidak memberikan manfaat bagi generasi muda,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Perguruan Tapak Suci Cabang Tunggul Hitam, Pendekar Edi Nazar, serta Guru Gadang Perguruan Tapak Suci Cabang Kurao Kapalo Banda, Pendekar Darman MTC, yang juga menjabat sebagai Ketua Forum Anak Nagari Sungai Sapih (FANSS).
Dalam rangkaian kegiatan, unsur Tapak Suci turut berperan dalam membantu pengamanan acara. Pendekar Edi Nazar bersama rombongan Tapak Suci Pimda 044 Padang, BADUPARI Provinsi Sumatera Barat, dan BADUPARI Kota Padang turut memastikan kegiatan berlangsung dengan aman dan tertib.
Dalam sambutannya, Wali Kota Padang Fadly Amran menegaskan komitmen Pemerintah Kota Padang dalam memperkuat program keagamaan dan adat melalui program Smart Surau serta Sinergi Nagari yang telah melahirkan Peraturan Daerah Nagari di dalam wilayah Kota Padang.
“Pemerintah berjalan seiring dengan nilai-nilai agama. Ke depan, Perda Ketertiban Umum akan direvisi sehingga hukum sosial dapat dikaitkan dengan hukum adat. Berbagai persoalan sosial yang menjadi perhatian masyarakat, seperti tawuran, pergaulan bebas, dan penyimpangan sosial lainnya dapat dijawab melalui penguatan regulasi, sanksi sosial, sanksi adat, serta nilai-nilai agama,” kata Fadly Amran.
Ia juga menjelaskan bahwa program Smart Surau terus diperkuat melalui kegiatan Subuh Mubarakah yang kini telah berjalan setiap hari bagi pelajar di Kota Padang. Program tersebut tidak hanya menyasar siswa sekolah dasar, tetapi juga akan diperluas kepada siswa tingkat SMP.
Menurutnya, Parade Tauhid merupakan momentum penting untuk membangkitkan semangat perubahan dan memperingati Tahun Baru Islam dengan kegiatan yang positif dan bernilai edukatif bagi generasi muda.
Parade Tauhid 2026 berlangsung meriah dengan diikuti ribuan peserta dari berbagai organisasi kemasyarakatan, lembaga pendidikan, majelis taklim, serta komunitas Islam yang datang dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat. Selain menjadi syiar Islam, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah dan memperkuat identitas budaya Minangkabau yang berlandaskan nilai-nilai agama.
PUTRA SGM*














