Home / BERITA / DAERAH / KOTA PADANG PANJANG / NASIONAL / PERISTIWA / SUMBAR

Monday, 1 June 2026 - 22:18 WIB

“Saat Pancasila Menemukan Wajahnya pada Anak-Anak Istimewa Padang Panjang”

PadangPanjang.Sinyalnews.com— Hari Lahir Pancasila kerap diperingati dengan upacara, pidato, dan deretan kata-kata tentang persatuan. Namun di Kota Padang Panjang, makna Pancasila justru hadir dalam bentuk yang paling sederhana sekaligus paling menggetarkan: sebuah senyum yang tumbuh di wajah anak-anak penyandang disabilitas ketika mereka merasa diterima.

Di tengah keramaian kegiatan yang digelar TP-PKK Kota Padang Panjang, Ketua TP-PKK Maria Feronika memilih berjalan mendekati mereka. Ia tidak berdiri di atas panggung. Ia membungkuk, menyapa, mendengar, dan menatap mata anak-anak yang selama ini sering hidup di pinggir perhatian.

Sebuah sentuhan kecil yang mungkin terlihat biasa. Namun bagi sebagian anak, perhatian itu adalah bahasa cinta yang jarang mereka terima.

Di ruangan itu, tidak ada sekat antara yang dianggap sempurna dan yang disebut berkebutuhan khusus. Yang ada hanyalah anak-anak dengan mimpi yang sama: ingin dihargai, ingin dipercaya, dan ingin memiliki kesempatan yang setara.

Beberapa dari mereka tampak malu-malu. Sebagian lainnya masih menyimpan keraguan untuk berinteraksi. Namun perlahan suasana berubah. Tawa mulai pecah. Mata yang semula menunduk mulai berani menatap ke depan. Kepercayaan diri yang selama ini tersembunyi mulai menemukan jalannya untuk tumbuh.

Baca Juga :  Sambut Rombongan Delegasi Luak Jelebu, Gubernur Mahyeldi Ingin Hubungan Sumbar-Negeri Sembilan Makin Kokoh

Di situlah Pancasila menemukan maknanya yang sesungguhnya.

Bukan sekadar kalimat yang dihafal setiap tahun, melainkan keberpihakan kepada mereka yang membutuhkan ruang untuk berkembang.

Maria Feronika mengatakan bahwa setiap anak memiliki hak yang sama untuk tumbuh dan meraih masa depan.ini adalah realisasi pancasila

“Mereka bukan anak-anak yang harus dikasihani. Mereka adalah anak-anak hebat yang harus diberi kesempatan. Tugas kita adalah memastikan mereka merasa dihargai, dicintai, dan percaya bahwa mereka mampu,” ujarnya.

Kalimat itu terasa sederhana. Namun di tengah dunia yang sering kali hanya memuja kesempurnaan, pesan tersebut menjadi begitu kuat.

Karena sesungguhnya, perjuangan terbesar anak-anak penyandang disabilitas bukanlah keterbatasan fisik yang mereka miliki. Melainkan cara pandang masyarakat yang terkadang masih memandang mereka berbeda.

Melalui kegiatan ini, TP-PKK Kota Padang Panjang mencoba mematahkan batas-batas itu. Memberikan ruang bagi anak-anak untuk tampil, belajar, berinteraksi, dan menemukan keberanian dalam dirinya sendiri.

Di kursi-kursi auditorium yang dipenuhi wajah polos penuh harapan itu, tersimpan cerita yang tidak selalu terdengar. Cerita tentang anak-anak yang setiap hari berjuang lebih keras dari yang lain. Tentang keluarga yang tidak pernah menyerah mendampingi mereka. Tentang mimpi-mimpi besar yang tetap hidup meski jalan yang harus ditempuh tidak selalu mudah.

Baca Juga :  Kepala SMK 5 Pecat 2 Wakasek, 5 Mengundurkan Diri. Bukti Kepala Sekolah Berkuasa

Momentum Hari Lahir Pancasila menjadi pengingat bahwa bangsa ini tidak boleh meninggalkan siapa pun di belakang.

Bahwa kemanusiaan yang adil dan beradab bukanlah slogan yang dibacakan saat upacara, melainkan tindakan nyata ketika tangan-tangan yang kuat memilih merangkul yang lemah, ketika mereka yang mampu membuka jalan bagi yang membutuhkan kesempatan.

Dan sore itu, di Kota Padang Panjang, Pancasila tidak berdiri sebagai simbol di dinding. Ia hidup di tengah tawa anak-anak istimewa yang mulai percaya bahwa mereka juga berhak bermimpi setinggi langit.

Sebab di mata Tuhan dan di dalam nilai-nilai luhur bangsa ini, tidak ada anak yang lahir untuk menjadi warga kelas dua.

Mereka adalah bagian dari Indonesia. Mereka adalah masa depan. Dan mereka berhak untuk bersinar(paulhendri)

Share :

Baca Juga

BERITA

Gubernur Mahyeldi Lantik Pejabat Esselon 2 dan 3 dilingkungan Pemprov Sumbar

ARTIKEL

Kelurahan Gunung Pangilun Juara Umum MTQ ke 41 Tingkat Kecamatan Padang Utara

ARTIKEL

Polres Pekalongan Sigap Hadir, Aparat Amankan Pengundian Nomor Urut Paslon Pilkada Pekalongan 2024

BERITA

Outbond Penutup Acara Megengan Camp Mampas 25 di Wisata Sikembang

BERITA

Serda Yusreri Rawat, Bersihkan Tanaman Cabe Rawit di Pandam Gadang

ARTIKEL

Bakamla RI Evaluasi Patroli Bersama 2024 di Manado

BERITA

Toleransi Lintas Umat Berama, Pemuda Non Muslim Membantu Kelancaran Sholat Idul Adha

ARTIKEL

300 Peserta Ikuti Perkemahan dan Pelantikan Pramuka Universitas Adzkia