Home / BERITA / DAERAH / EKONOMI / KOTA PADANG PANJANG / NASIONAL / PERISTIWA / SUMBAR

Monday, 27 April 2026 - 01:45 WIB

Di Tengah Prestasi, Wako Hendri Arnis Tegaskan Komitmen Gotong Royong Melalui Bantuan Padang Panjang untuk Aceh

Padang panjang, Sinyalnews.com – Dalam lanskap pembangunan nasional, Pemerintah Kota Padang Panjang kembali menegaskan identitasnya sebagai daerah yang tidak hanya maju dalam prestasi, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai kemanusiaan.

Komitmen tersebut tampak nyata melalui langkah strategis Pemko yang mengalokasikan hibah Rp3 miliar untuk membantu pemulihan pascabencana di Aceh, sebuah keputusan yang mendapatkan sorotan positif di tingkat provinsi maupun nasional.

Pengumuman resmi bantuan itu disampaikan langsung oleh Wali Kota Hendri Arnis dalam acara Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026.

Acara prestisius tersebut digelar di Palembang pada Sabtu (25/4/2026), mempertemukan kepala daerah dari berbagai wilayah Indonesia dalam sebuah forum penghargaan dan kolaborasi.

Keikutsertaan Padang Panjang di panggung nasional ini sekaligus memantapkan posisi kota tersebut sebagai salah satu daerah dengan kinerja inovatif dan responsif.

Momen semakin bernilai karena turut dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, yang memberikan apresiasi terhadap solidaritas lintas daerah yang ditunjukkan Sumatera Barat.

Gubernur Mahyeldi Ansharullah pun hadir memberikan dukungan langsung, menegaskan pentingnya sinergi pemerintah daerah untuk memperkuat jejaring respons kebencanaan.

Di hadapan para pemimpin daerah, Wali Kota Hendri Arnis menyampaikan bahwa bantuan untuk Aceh adalah panggilan moral yang tidak dapat diabaikan.

Menurutnya, nilai gotong royong adalah bagian dari DNA masyarakat Padang Panjang, dan sudah menjadi kewajiban moral untuk hadir ketika saudara-saudara sebangsa menghadapi musibah besar.

Baca Juga :  RESMI,Wabup Risnawanto Tutup Turnamen Sepak Bola Rajawali Cup XVI Tahun 2023

Ia menegaskan bahwa dukungan ini bukan hanya bentuk solidaritas, tetapi juga kontribusi Padang Panjang dalam memperkuat ketahanan sosial nasional.

Di sisi lain, Padang Panjang sendiri mendapatkan tambahan Transfer ke Daerah (TKD) 2026 sebesar Rp79,01 miliar dari Pemerintah Pusat, sebuah kepercayaan besar yang dikelola dengan transparan dan visioner.

Dari total dana tersebut, Pemko memastikan adanya keseimbangan antara kebutuhan internal dan komitmen kemanusiaan, sehingga sebagian dialokasikan untuk Aceh tanpa mengurangi prioritas pembangunan lokal.

Langkah ini menjadi bukti kemampuan manajerial Wali Kota Hendri Arnis dalam menjaga keharmonisan kebijakan pembangunan dan solidaritas sosial.

Tidak berlebihan apabila banyak pihak memuji langkah Padang Panjang sebagai representasi paling nyata dari daerah berprestasi yang tetap humanis.

Terlebih ketika melihat bahwa kontribusi Sumatera Barat secara keseluruhan mencapai Rp27 miliar untuk Aceh, menjadikan provinsi ini sebagai salah satu yang paling kompak dalam aksi kemanusiaan.

Dalam jajaran penyumbang, Padang Panjang dan Kota Payakumbuh tampil sebagai dua kota yang memberikan bantuan terbesar, masing-masing Rp3 miliar.

Kota Solok, Kabupaten Solok, serta Kabupaten Solok Selatan pun tampil solid dengan kontribusi Rp2 miliar per daerah.

Kota Padang memberikan alokasi paling besar, mencapai Rp5 miliar sebagai wujud solidaritas antardaerah.

Sementara Kabupaten Dharmasraya dan Pasaman Barat turut menyalurkan Rp1,5 miliar untuk mendukung pemulihan Aceh.

Baca Juga :  Pimpin Upacara Bendera 17-an, Dandim 1710/Mimika Sampaikan Amanat Pangdam XVII/Cenderawasih

Tidak berhenti di situ, sejumlah daerah lain Seperti Kota Pariaman, Kota Sawahlunto, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Pesisir Selatan, Kota Bukittinggi, Kabupaten Limapuluh Kota, dan Kabupaten Kepulauan Mentawai juga memberikan bantuan masing-masing Rp1 miliar.

Keseluruhan dukungan tersebut disahkan melalui penandatanganan komitmen bersama yang disaksikan langsung oleh Mendagri dan Gubernur Sumbar sebagai bentuk transparansi serta akuntabilitas publik.

Bagi Padang Panjang, komitmen ini bukan sekadar formalitas administratif, tetapi manifestasi dari karakter kota yang mengedepankan empati, kepedulian, dan rasa kebersamaan.

Di bawah kepemimpinan Wali Kota Hendri Arnis, Padang Panjang terus memperkuat citra sebagai kota yang membangun dengan hati, sekaligus tanggap terhadap isu sosial dan kemanusiaan.

Di samping terus fokus pada pembangunan infrastruktur dan program pemberdayaan masyarakat, Pemko juga aktif menanamkan budaya gotong royong sebagai fondasi pembangunan karakter warga.

Ketika ada daerah yang sedang berduka atau tertimpa musibah, Padang Panjang selalu tampil lebih cepat, lebih tanggap, dan lebih tulus memberi dukungan.

Wali Kota Hendri Arnis menutup sambutannya dengan pesan bahwa semangat gotong royong perlu terus dirawat, karena itu adalah kekuatan terbesar bangsa Indonesia dalam menghadapi tantangan apa pun.

“Dengan kebersamaan, kita dapat bangkit dan saling menguatkan,” ujarnya, memberikan harapan baru tidak hanya bagi Aceh, tetapi juga bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia. (Paul)

Share :

Baca Juga

BERITA

Koramil 07/ Maos Lakukan Pengamanan Giat Sholat Ied Hari Raya Idul Fitri 1444 H    

ARTIKEL

LSLI : Guru/Dosen Memilih Amsakar Sebanyak 66,7% Untuk Pilwako Batam 2024

ARTIKEL

Hebat Awalul Fajri Guru MIN 3 Kota Padang Berhasil Lolos Menjadi Penulis Soal AKG

BERITA

PTMSI dan Dispora Sumbar Adakan Pelatihan Peningkatan Kapasitas SDM Tenaga Keolahragaan

ARTIKEL

Panglima TNI Rotasi dan Mutasi 38 Perwira Tinggi TNI 

BADAN NEGARA

Terima Dubes Arab Saudi Faisal Abdullah, Menhan Prabowo Inginkan Perkuat Komunikasi dan Koordinasi Atasi Berbagai Tantangan Masa Depan

BERITA

Ketua DPRD Kota Padang Serahkan Bantuan Televisi Untuk Pemuda Remaja Mushalla Teladan Ampang

BERITA

Kodim 0736/Batang Gelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2023