Home / ARTIKEL / BADAN NEGARA / BERITA / BUDAYA / EKONOMI / HUKUM / NASIONAL / PUSPEN TNI / TNI

Tuesday, 10 June 2025 - 08:36 WIB

Babinsa Dampingi Ketahanan Pangan Petani Desa Brani

Cilacap-SINYALNEWS – Babinsa Koramil 07 Maos dalam hal ini Serka Marhadi, Serka Tofik.N dan Serka Andika melaksanakan kegiatan pendampingan Ketahanan Pangan terhadap petani di wilayah Desa Brani, Kecamatan Sampang, Kabupaten Cilacap, Senin (9/6/25).

Banyak hal yang didapatkan saat pendampingan kepada petani salah satunya adalah bertambah ilmu pengetahuan tentang pertanian.

Seperti yang sudah lazim diterapkan oleh petani, bahwa metode pemupukan yang selama ini dilakukan petani adalah menggunakan pupuk anorganik seperti urea, SP 36, NPK atau sejenisnya yang mengandung bahan kimia.

Seorang petani yang juga mempromosikan produk pupuk organik, Sukarna (45) warga Desa Brani menjelaskan bahwa di tengah gencarnya produk pupuk kimia dirinya mengajak petani untuk peduli dengan menggunakan pupuk organik yang lebih ramah lingkungan.

Baca Juga :  Menuju ST2023, Petugas Sensus Pertanian Dibekali Pelatihan UTP PAPI

“Kami disini menawarkan kepada para petani untuk mulai beralih menggunakan pupuk organik jenis Darbion. Pupuk organik ini lebih aman dan tidak mencemari tanah dalam jangka panjang. Kita harus tahu pemakaian pupuk kimia secara berlebihan dapat mengurangi kesuburan tanah, meninggalkan residu kimia, dan dapat menyebabkan ketidakseimbangan unsur hara dalam tanah,” jelasnya.

Sementara itu, Babinsa Brani Serka Marhadi memberikan tanggapan yang positif atas upaya petani menggunakan pupuk organik. Menurutnya para petani bisa memanfaatkan produk organik untuk menjaga kualitas lahan pertanian mereka agar tetap subur dan aman secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Kolaborasi Pemko Payakumbuh dan Masyarakat dalam Pelaksanaan Sejumlah Program Pemerintah di Apresiasi Gubernur Mahyeldi

“Kami dapat ilmu baru tentang pupuk organik ini, tidak dipungkiri petani saat ini masih menggunakan pupuk kimia, namun upaya penggunaan pupuk organik juga baik selama masih bisa menjadi alternatif untuk menyuburkan tanah. Diharapkan ini dapat meningkatkan kualitas tanaman padi, dan hasil panen bisa meningkat,” ujarnya.

 

Share :

Baca Juga

BERITA

Karena Ketiadaan Biaya, Ahmad Ludjhio Luja Peraih 3 Medali Emas dan 1 Perak di Ajang O2SN tingkat Kota Padang Terancam Gagal Ikut POPNAS di Palembang

ARTIKEL

Dekan FIK UNP terpilih sebagai Forum Dekan Se-Indonesia.

BERITA

Ketum Dharma Pertiwi  Beri Santunan dan Tali Asih Kepada Ahli Waris Awak Pesud Bonanza T-2503

ARTIKEL

Persambi Sambo Sumbar Gelar Kejurnas Sambo 2025 di UNP

ARTIKEL

Menyatu Dengan Alam, Satgas TMMD Tanam Pohon di Kampung Pigapu

ARTIKEL

Kapolresta Cilacap Hadiri Penanaman Mangrove Serentak secara Nasional di Cilacap

ARTIKEL

Kadis Pendidikan Sumbar Lepas Zahran Nizar Fadhlan Siswa SMAN 1 Padang Menuju Lomba Fisika Internasional 2024 di Iran

BADAN NEGARA

Babinsa Koramil 07/Maos Laksanakan Kerja Bakti Pengecoran Jalan