Home / ARTIKEL / BERITA / DAERAH / EKONOMI / KEMENTERIAN / NASIONAL

Monday, 4 November 2024 - 08:47 WIB

Meneg Keberagaman Bangsa Dengan Baik dan Komprehensif, Ini Penuturan Kabag TU

Padang, Sinyalnews.com — Pemahaman dan persepsi tentang Moderasi Beragama perlu disamakan bagi seluruh umat beragama agar jangan ada yang salah kaprah dalam menerapkan moderasi beragama sehingga jatuh pada perilaku penghinaan dan penodaan terhadap suatu agama atau keyakinan.

Demikian disampaikan Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Kantor Wilayah Kementerian Agama provinsi Sumatera Barat, H Edison Datuok Majolelo selaku Narasumber pada kegiatan Orientasi Pelopor Moderasi Beragama yang diikuti 25 orang ASN Kantor Kemenag kota Padang di Hotel Royal Denai, Kota Bukittinggi minggu, (03 /11/24).

H. Edison menjelaskan bahwasanya keragaman yang ada di Indonesia ini perlu di meneg dengan baik dan komprehensif agar perbedaan yang ada ditengah-tengah masyarakat dapat disikapi dengan baik sehingga tidak menjadi potensi perpecahan dan pertikaian yang dapat memicu desintegrasi bangsa, ujarnya menegaskan.

Baca Juga :  PKM UNP Lakukan Coaching and Workshop Manajemen Gugus Depan dan Penyusunan Akreditasi Gugus Depan bersama Kwarda Sumbar"

“Sebagai negara yang majemuk akan keragaman suku bangsa dan agama kita patut bersyukur bisa hidup dengan berdampingan, oleh sebab itu setiap anak bangsa harus menyadari itu semua sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa,” ajak Edison.
Lebih jauh, Kabag TU menjelaskan bahwa tantangan terbesar suatu negara yang sangat majemuk adalah menjaga kehidupan berbangsa agar tetap rukun antar umat beragama. Keragaman bangsa Indonesia adalah kekayaan dan anugerah terbesar dari Tuhan Yang Maha Esa yang patut disyukuri.

Baca Juga :  NOBAR Final Piala Dunia ,Bareng Ketua DPRD PadangPanjang.

Namun, keragaman bisa menjadi bencana jika kita tidak mampu merawat atau menjaga simpul perekat kebangsaan kita dengan baik, jelas Edison.

Dipenghujung penuturannya Edison menyatakan, Fakta historis menunjukkan Indonesia lahir dan dibangun atas konsensus bersama para pendiri bangsa yang berbeda suku dan agama.

Mereka merumuskan kesepakatan-kesepakatan bersama berdasarkan pengamatan secara holistik terhadap latar belakang historis, kondisi sosial dan budaya, maupun karakteristik bangsa Indonesia sebagai sebuah negara bangsa.
Maka tugas kita bersamalah untuk merawat, menjaga, dan memenej secara komprehensif agar tetap utuh selamanya, pesan Edison seraya mengakhiri.

HarisTJ

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

Danlanud Sultan Hasanuddin Melaksanakan Kunjungan Silaturahmi Ke Bupati Maros

ARTIKEL

Komnas HAM RI Sebut Terima Hampir 5000 Aduan Pertahun

BERITA

Kedatangan Logistik Pemilu 2024 Mendapat Pengawalan Ketat dari Polres Pasaman Barat

BERITA

Jalan Khatib Sulaiman ditutup Ribuan Orang Ikut Buka Puasa Bersama Kedutaan Besar Arab Saudi

ARTIKEL

Kesbangpol Prov Sumbar Selenggarakan Sosialisasi Pendidikan Politik Bagi Tokoh Perempuan kota Padang

BERITA

Tanpa Kendala, Personel  Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-J Minusca Tuntaskan 10K

BERITA

Personil Operasi Mantap Brata Candi Polres Pekalongan Laksanakan Sterilisasi serta Pengamanan Giat Flash Mob dan Senam Bersama

BERITA

Berpura-pura Jadi Pembeli, Pemuda Digelandang Polisi Lantaran Mencuri Perhiasan