Home / ARTIKEL / BERITA / BUDAYA / DAERAH / EKONOMI / NASIONAL / PERISTIWA

Monday, 21 October 2024 - 11:45 WIB

KEJAR TUMBUH DAMPAK STUNTING ANAK USIA DINI MELALUI PENDAMPINGAN PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN ANAK BALITA DI KANAGARIAN SALIBUTAN, KECAMATAN LUBUK ALUNG, KABUPATEN PADANG PARIAMAN, MELALUI PKM UNP

Lubuk Alung, Sinyalnews.com – Kegiatan PKM UNP yang dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal 10 Agustus 2024 dari pagi hingga siang, bertempat di kantor Wali Nagari Salibutan, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman telah selesai dilaksanakan.

“Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang biasa disingkat PKM yang bertemakan “Kejar Tumbuh Dampak Stunting Anak Usia Dini Melalui Pendampingan Makanan Tambahan”

PKM ini merupakan bentuk pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi dosen sebagai tugas dalam memberikan kontribusi kepada masyarakat dalam memecahakan permasalahan sesuai bidang kepakaran.

Melalui kegiatan ini dilaksanakan oleh Dosen dari Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK), Universitas Negeri Padang (UNP) dengan ketua tim yaitu: Prof. Dr. Wilda Welis, SP, M. Kes sekaligus Ketua Pelaksana dosen dari Departemen Kesehatan dan Rekreasi, yang beranggotakan Dra. Darni, M.Pd adalah dosen Departemen Pendidikan Olahraga, Metha Kemala Rahayu adalah Dosen Departemen Keperawatan, serta mahasiswa yang ikut terlibat.

Baca Juga :  Kreativitas Guru dalam Mengajar Terus Ditingkatkan  

Untuk mitranya yaitu Wali nagari Salibutan, Jahidir SH. Dalam sambutannya Wali Nagari mengapresiasi kegiatan PKM UNP ini dan berharap dapat berlanjut dimasa-masa yang akan datang, apalagi Stunting sudah berdampak pada saat ini, apalagi dikenagarian kita, ungkapnya

Selain itu mereka diberikan cara penyuluhan tentang pemberian makanan tambahan anak balita dan pendampingan pembuatan dan pemberian makanan anak balita serta pengolahan makanan tambahan untuk anak balita.

Kegiatan PKM ini sudah terlaksana oleh tim PKM dari tahun 2022 hingga sekarang di kenagarian Salibutan ini. Jadi tim sudah cukup dekat dengan masyarakat dan lingkungan di Kenagarian Salibutan.

Kegiatan PKM ini juga sangat mendapat apresiasi yang positif dari wali nagari serta peserta yang berpartisipasi dalam kegiatan ini. Melalui kegiatan PKM ini, masyarakat mendapatkan edukasi gizi seimbang untuk anak balita dan keterampilan tentang pengolahan makanan tambahan untuk anak balita setempat.

Baca Juga :  Muhammad Badar Diaul Haq Mencoba daptar di Sekolah Atlit Sepak Bola di PPOP DKI Jakarta gagal di Pantohir

Dalam kegiatan PKM ini ada beberapa pengetahuan dan teknologi yang ditransfer kepada masyarakat Nagari Salibutan, Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman. Turut hadir juga mengundang Kepala Jorong, Kader kesehatan, ketua kelompok pemberdayaan masyarakat dan perangkat nagari.

Bentuk kegiatan dilakukan dengan pelatihan, pembinaan, pendampingan dan pembimbingan.
Dalam kegiatan PKM ini, mitra diberikan pengetahuan terkait hal tentang makanan tambahan untuk anak stunting , pengembangan menu makanan tambahan untuk anak stunting, serta praktek dan pengolahan makanan tambahan anak balita sehat.

Selain itu, dalam pelaksanaan program kegiatan, tim pelaksana bekerjasama dengan Wali Nagari serta masyarakat juga berharap kedepannya agar dapat melibatkan berbagai instansi, diantaranya Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, BKKBN, serta organisasi kemasyarakatan lainnya agar saling berkolaborasi dan bekerjasama dalam memajukan Kenagarian Salibutan.

bs

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

Bersatu dengan Alam, Mewarnai Pembukaan TMMD Reguler ke-124 Kodim 0703/Cilacap dengan Menanam Ribuan Pohon

BERITA

Apel Sinergitas TNI – POLRI Wujudkan Kondusifitas Kamdagri Dalam Mengawal Tahun Politik 2024

ARTIKEL

Aparat Gabungan TNI-Polri Gelar Razia Skala Besar di Kab. Puncak Jaya

ARTIKEL

Sarasehan FJPI di HPN 2023, Koran Perempoean Bergerak Penyokong Perjuangan Kaum Hawa

ARTIKEL

Tingkatkan Hubungan Yang Baik, Babinsa Koramil 1710-06/Agimuga Komsos dan Latih PBB di SMP Kiliarma

BERITA

Danramil 07/Maos Menghadiri Pembukaan Gelar Seni Budaya dan UMKM 2023 Di Karangjati

BERITA

Mahkamah Agung RI Tolak Kasasi PTPN 2 Atas Masyarakat Adat dalam BPRPI

ARTIKEL

Panglima TNI: TNI Tidak Boleh Berpolitik Praktis, Tetapi Harus Tahu Politik Negara