Home / BERITA / BUDAYA / DAERAH / HUKUM / INTERNASIONAL / NASIONAL / PERISTIWA

Sunday, 7 July 2024 - 18:40 WIB

Tarif Listrik Rumah Tangga Naik Hingga 44%, Gubernur LIRA Kepri Tolak Keras

BATAM SINYALNEWS.COM – PT. PLN Batam telah mengeluarkan pengumuman terkait penyesuaian tarif listrik untuk 11 golongan yang dimulai dari Golongan Rumah Tangga (R-1/Tegangan Rendah 1.300 VA).

Informasi yang awak media terima, tarif listrik Rumah Tangga golongan (R-1/Tegangan Rendah 1.300 VA) yang tarif awalnya sebesar Rp 1.054,62 per kWh akan menjadi Rp 1.433,71 per kWh.

Melihat dari data penyesuaian tarif yang telah dikeluarkan tersebut, terdapat perbedaan tarif harga sebesar Rp 380,11 per kWh dari tarif harga sebelumnya.

Jika dikalkulasikan, maka penyesuaian tarif tersebut diprediksi naik sekitar 35% dari tarif harga sebelumnya yang hanya Rp 1.054,62 per kWh untuk golongan R-1/Tegangan Rendah 1.300 VA.

Baca Juga :  Tim Elang Polres Empat Lawang Berhasil Meringkus Bejo Pelaku Pembunuhan Sadis

Sementara, tarif listrik Rumah Tangga golongan (R-1/Tegangan Rendah 2200 VA) dari tarif sebelumnya Rp 1.058,92 per kWh menjadi Rp 1.442,11 per kWh.

Sehingga, kenaikan tarif listrik Rumah Tangga Golongan (R-1/Tegangan Rendah 2200 VA) sebesar Rp 383,19 per kWh (naik sekitar 35% dari tarif lama).

Sedangkan tarif listrik Rumah Tangga golongan (R-2/Tegangan Rendah diatas 2200 sampai 5500 VA) naik menjadi Rp 1.656,97 per kWh dari tarif lama sebesar Rp 1.143,5.

Artinya, untuk golongan R-2/Tegangan Rendah diatas 2200 VA sampai 5500 VA ada kenaikan sebesar Rp 513,47 per kWh (naik sekitar 44%).

Baca Juga :  Polri Siapkan Rekayasa Lalin dan Pengamanan Jalur Delegasi KTT ASEAN

Rencana penyesuaian (kenaikan) tarif tersebut mendapat penolakan keras dari sejumlah kalangan di Kota Batam.

Salah satu Penolakan tersebut datang dari Gubernur Lumbung Informasi Rakyat (LIRA), Muhammad Nur.

Muhammad Nur menjelaskan, penolakan tersebut Ia katakan karena perekonomian masyarakat yang belum begitu stabil saat ini.

“Ada beberapa faktor kami menolak kenaikan tarif listrik itu, salah satunya yaitu karena perekonomian masyarakat belum stabil saat ini,” Ungkap pria yang biasa disapa M. Nur itu, Sabtu (06-07-24) malam. (Red)

Oplus_0

Share :

Baca Juga

BERITA

Kocak, Sopir Truk Tancap Gas Saat Dibegal Preman, Auto diajak jalan-jalan Sampai Teriak Minta Ampun..!!

BERITA

Ketua DPRD Padang Panjang Mardiansyah Buka Sidang Paripurna Ranperda Perubahan APBD 2023.

ARTIKEL

Debat Publik Putaran II, Pasangan Cawako dan Cawawako Padang Panjang Mulai Bergairah

BERITA

Arteria Dahlan Kunjungi Pos Pam Jam Gadang, Apresiasi Pelaksanaan Operasi Ketupat 2023  

ARTIKEL

BPBD Kota Padang Evakuasi Patahan Pohon di Jalan Rasuna Said

BERITA

Jam Gadang Diserbu Ribuan Warga, Puluhan Ribu Porsi Kuliner Tradisional Ludes dalam Sehari

BERITA

Wagub Audy Joinaldi Buka Stadium Generale Rakernas IMA 2023

BERITA

Sembilan Kampung Tangguh Antinarkoba Dibentuk di Batang, Jawa Tengah