Home / BADAN NEGARA / BERITA / BUDAYA / DAERAH / MAKANAN / NASIONAL / PERISTIWA / TINDASAN PENA

Thursday, 23 May 2024 - 07:04 WIB

Disperindag Sumbar Gelar Pelatihan Menjahit untuk Kelompok Melati Nagari Koto Tuo

Limapuluh Kota, Sinyalnews.com,- Sebanyak 22 orang masyarakat dari Nagari Koto Tuo, Kec. Harau, Kab. Lima Puluh Kota yang tergabung dalam kelimpok Melati mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan menjahit selama 3 hari yaitu tanggal 23-25 April 2024. Pelatihan dibuka oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sumatera Barat yang diwakili oleh Kabid Industri Non Agro, Ridonald, SE, MM.

Dalam sambutannya, Ridonald menyampaikan apresiasi kepada Ibu H.Aida, dan semua pihak yang terlibat atas terselenggaranya kegiatan ini dan mendorong agar selalu menjalin koordinasi dan komunikasi yang baik dan berkelanjutan dalam rangka membangun dan meningkatkan perekonomian masyarakat di Kabupaten Lima Puluh Kota.

Selain itu, Ridonald juga menyampaikan agar para peserta dapat mengikuti program pelatihan dengan baik serta dapat menyerap ilmu yang diberikan oleh instruktur/narasumber dalam meningkatkan produktifitas serta kualitas produk fashion yang memiliki daya saing di pasaran.

Baca Juga :  Agar Tercipta Masyarakat Yang Sehat, Babinsa Ikut Serta Dalam Pemberian Makanan Tambahan Kepada Anak-Anak

Menggaet Bapak Doni Rahman, S. Pd sebagai instruktur pelatihan selaku pemilik butik Doni Rahman Fashion Designer yang telah berpengalaman di bidang busana/fashion, diharapkan dapat memberikan ilmu dan pengalamannya kepada peserta pelatihan dalam meningkatkan keterampilan peserta dalam membuat pakaian jadi meliputi mendesain, mengukur kain, memotong kain dan menjahit sesuai dengan SOP yang ada. “Industri fashion saat ini cukup berkembang dan memiliki potensi yang sangat menjanjikan, namun harus dijalani dan ditekuni dengan menerapkan inovasi-inovasi yang kreatif agar dapat bertahan di industri fashion ini”, ujar Ridonald.

Di samping untuk membekali peserta dengan keterampilan, Ridonald juga menyampaikan bahwa peserta pelatihan nantinya akan diberikan bantuan pengadaan mesin jahit untuk menunjang kegiatan produksi bagi kelompok Melati.

Baca Juga :  Disperindag Cari Peluang Pelatihan Eksport

“Nanti akan ada bantuan alat berupa mesin jahit, namun akan ada evaluasi secara berkala apakah alat yang diberikan sudah dimanfaatkan sebagaimana mestinya”, Kata Ridonald.

Kemudian Wali Nagari Koto Tuo, Kec. Harau, Kab. Lima Puluh Kota menyambut baik dan mengucapkan terimaksih kepada pihak-pihak terkait yang telah terlaksananya kegiatan pelatihan menjahit bagi warga nagari Koto Tuo. Beliau berpesan kepada peserta agar tidak hanya sekedar mengikuti pelatihan tetapi ilmunya juga dapat diimplementasikan dalam pengembangan kegiatan usaha yang mereka geluti saat ini yaitu di bidang busana/fashion.

“Mudah-mudahan peserta dapat berusaha secara mandiri, dan meningkatkan perekonomian kita dalam berusaha” ujar Walinagari.

(Marlim)

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

Pelatprov PSTI Sumbar sudah ditabuh Ketum Ermizen, S.Pd

ARTIKEL

Modal Dasar Enterpreneur dan Tingkatkan SDM Santri, Ini Penjelasan Kepala Kantor

BERITA

Panglima TNI Sebagai Ketua Ikatan Keluarga Alumni SMP Negeri 2 Cimahi ikuti Reuni Akbar

BERITA

Antisipasi potensi kerawanan,Satgas Preventif OMB Perkuat Pengamanan kantor Bawaslu Provinsi Riau 24 jam

ARTIKEL

Ribuan Masyarakat Tumpah Ruah di Festival Seni Budaya Tahun 2025

ARTIKEL

Komsos Dengan Petani, Babinsa Kuala Kencana Beri Motivasi Kepada Petani Nanas

BADAN NEGARA

Ismail Novendra, Sesepuh Wartawan Sumbar : Bila Jurnalis di Dzalimi, Saya Berdiri Dibarisan Depan

BADAN NEGARA

Harapan Wabub Risnawanto agar mahasiswa KKN PPM Tuah Sakato yang akan mengapdi di kabupaten Pasaman Barat itu fokus