Home / ARTIKEL / BADAN NEGARA / BERITA / BUDAYA / DAERAH / EKONOMI / HUKUM / INTERNASIONAL / NASIONAL / SINYAL HIKMAH

Monday, 22 January 2024 - 00:25 WIB

Kakan Kemenag Kota Padang, Apresiasi Muscab VIII DPC FKDT Kota Padang, Berikut Penjelasan

Padang, SINYALNEWS.COM — Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang, H. Edy Oktafiandi Apresiasi Musyawarah Cabang (Muscab) VIII DPC FKDT Kota Padang di Gelar di Luar Kota Padang.

Dan ini, adalah pertama kali sepanjang sejarah Muscab DPC FKDT Kota Padang, di Gelar diluar Kota Padang yakninya di Kota Sawahlunto dengan Julukan Kota Arang Karena Pemilik tambang Batu Bara tertua di Asia Tenggara.

Demikian sepenggal ungkapan dilontarkan Kepala Kantor, saat memberikan penguatan dalam Muscab FKDT tersebut, yang di Gelar di Gedung Pandopo Meer Voon Kandi Kota Sawahlunto Minggu, 21 Januari 2024.

Lebih jauh, dilontarkan Kepala Kantor bahwa FKDT memang berdiri untuk mewadahi Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) lembaga pendidikan yang tak lain adalah warisan Walisongo dan para ulama dalam sejarah pendidikan Islam di Indonesia.
Hingga kini, lembaga pendidikan yang meski mendapat gempuran zaman itu pun tetap menunjukkan eksistensinya, ujarnya.

Baca Juga :  Mendengar adalah Penghormatan Tertinggi”: Reses Nurafni Fitri, Jembatan Hati Warga Padang Panjang Barat

Menurutnya, sudah menjadi keharusan untuk menjaga warisan tersebut, sebuah lembaga pendidikan yang telah berkontribusi besar mendidik anak bangsa berakhlak al karimah, berbudi pekerti luhur, memiliki pemahaman agama yang kuat dan mengajarkan bagaimana mencintai negara dan bangsanya.

“Bagi FKDT ini merupakan pemicu semangat betapa masyarakat kita masih membutuhkan Madrasah Diniyah. Selain itu tentu sebagai wahana sosialisasi dan desiminasi gagasan FKDT ditengah-tengah masyarakat,” bebernya penuh semangat.

Ditempat yang sama Walikota padang, diwakili Kepala Kesra Kota Padang H. Fuji Astomi saat membuka kegitan tersebut. Ia juga mengapresiasi dan meminta FKDT agar selalu mengawal produk turunan Perpres yang telah diwacanakan agar nantinya berupa Permendikbud dan Peraturan Menteri Agama (PMA).
Dan juga Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) dan Petunjuk Teknis (Juknis) pendidikan karakter. Kawalan tersebut agar program yang seharusnya mengakomodir semua pihak itu tidak berpotensi mematikan MDT, terangnya.

Baca Juga :  Prajurit Si’mbisa Bantu Pemakaman Jenazah Warga di Papua

Hal itu lah yang dimaknai penting oleh H. Fuji Astomi ketika memaknai Pelantikan dan Muscab VIII DPC FKDT, yakni untuk membumikan ide, gagasan dan impian komunitas MDT.
Didalamnya termasuk ajang silaturrahmi, koordinasi dan konsolidasi organisasi serta memupuk rasa kebersamaan, persaudaraan dan menguatkan FKDT.

“Muscab menjadi momen strategis merumuskan kebijakan, program dan kegiatan bagi gerak langkah FKDT ke depan dalam memperkuat khidmahnya untuk MDT.
Ini adalah era baru FKDT yang kehadiran kiprah dan daya juangnya dinantikan tidak saja oleh komunitas MDT namun juga masyarakat dan bangsa pada umumnya,” tutupnya.
HarisTJ

Share :

Baca Juga

BERITA

Pembicara Utama Sosialisasi KPID Sumbar, Sekda Sumbar Hansastri Berharap Lembaga Penyiaran Turut Meningkatkan Kualitas Pemilu

ARTIKEL

Dengan Khidmat, Polres Kebumen Peringati Isra Miraj

ARTIKEL

Pemkab Pasbar Gelar Rakor Pelaksanaan PIN Polio untuk Tingkatkan Cakupan Imunisasi

ARTIKEL

Inception 2023, MAN IC Tingkatkan Kemandirian Berorganisasi

BERITA

Gubernur Mahyeldi Dampingi Presiden Cek Stok Bulog Sumbar dan Salurkan BLT bagi Warga Terdampak El Nino

BERITA

Babinsa Koramil 07/ Maos Aktif Pendampingan Penyaluran Bantuan Beras Didesa Binaan 

ARTIKEL

Belum Juga di Temukan, Sungai Pemali Kembali Menenggelamkan Seorang Pemuda di Jembatan Pantura

ARTIKEL

Kecelakaan di Ayah Kebumen, 5 Penumpang Dilaporkan Meninggal Dunia