Home / BERITA / DAERAH / NASIONAL / PERISTIWA

Tuesday, 19 December 2023 - 06:46 WIB

Gubernur Mahyeldi Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan, Karena Curah Tinggi dan Marapi Masih Erupsi

PADANG, SINYALNEWS.COM,—Mengingat tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir di sebagian wilayah Sumatera Barat (Sumbar) serta erupsi Gunung Marapi yang masih terjadi, Gubernur Mahyeldi Ansharullah meminta jajarannya untuk saling berkoordinasi, serta mengimbau masyarakat terus meningkatkan kewaspadaan.

“Saat ini selain erupsi Gunung Marapi yang masih terus terjadi, intensitas curah hujan juga sedang meningkat. Maka oleh sebab itu, kita mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, tetapi jangan panic dan langsung mempercayai informasi yang tidak jelas asal-usulnya,” ucap Mahyeldi saat dimintai keterangan di Padang, Senin (18/12/2023).

Gubernur menyebutkan, pihaknya telah menerima hasil analisis dan evaluasi Badan Geologi Sumbar melalui Surat Kepala Badan Geologi Nomor 796.Lap/GL.03/2023 pada tanggal 16 Desember 2023 tentang aktivitas Gunung Marapi. Gubernur menegaskan, masyarakat dilarang untuk berkegiatan di wilayah radius 3 kilometer (km) dari kawah Marapi.

“Saat ini Gunung Marapi tetap berada di level II waspada. Oleh karena itu, selain larangan beraktivitas di radius 3 kilometer, kita juga minta masyarakat yang berdomisili di sekitar kawasan Marapi untuk mengenakan masker,” ucapnya lagi.

Baca Juga :  Gubernur Mahyeldi Serahkan Kayu Tak Bertuan Temuan Dishut Sumbar untuk Pembangunan Masjid di Pesisir Selatan

Selain itu yang tak kalah penting, sambung Gubernur, masyarakat harus berhati-hati dalam menelan informasi yang bersiliweran, terlebih lagi di jagad media sosial (medsos) yang berpotensi menjadi sarang penyebaran hoaks. “Jangan begitu saja mempercayai informasi yang dibaca, kalau sumbernya tidak jelas, itu tidak bisa dipertanggungjawabkan,” ucap Gubernur menegaskan.

Gubernur Mahyeldi juga menegaskan jajarannya terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten dan Kota terkait berbagai potensi kebencanaan. Termasuk untuk menyikapi tingginya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir di sebagian besar wilayah Sumbar, yang bahkan telah menyebabkan terjadinya banjir di sebagian wilayah di Kabupaten Lima Puluh Kota.

“Kita sudah berkoordinasi dengan Pemkab Lima Puluh Kota dan Agam terkait dampak banjir yang terjadi saat ini. Terkait penanggulangan kebencanaannya, itu masih bisa ditindaklanjuti oleh Pemkab setempat. Tetapi, koordinasi terus kami jalankan, jika sewaktu-waktu kota/kabupaten tetangga dan provinsi diperlukan, maka kita akan langsung ambil tindakan,” ucap Gubernur menegaskan.

Baca Juga :  Patroli Malam, Salah Satu Upaya Babinsa Dan Bhabinkamtibmas Jaga Kondusifitas Desa Binaan

Terkait erupsi Marapi sendiri, Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar, Rudy Rinaldi menambahkan, bahwa berdasarkan data hasil pengamatan per 16 Desember 2023, sebagian puncak Marapi memang masih ditutupi kabut pascaerupsi 3 Desember 2023 lalu.

“Sementara itu dalam dua pekan terakhir, memang tercatat ratusan gempa kecil susulan akibat erupsi. Oleh karenanya, kita melarang imbau masyarakat untuk berkegiatan di radius 3 km dari kawah Marapi. Sementara itu bahwa warga yang bermukim di sekitaran lembah Marapi, kami minta senantiasa waspada,” ucap Rudy. (adpsb/marlim)

Share :

Baca Juga

BERITA

Sejak Indonesia Merdeka, Jalan di Nagari Lubuk Aling Kab Solok Selatan Ini Belum Tersentuh Aspal

BERITA

Hari Kedua, 1.793 CJH Sumbar Sudah Lunasi Bipih 

BERITA

Satgas FHQSU XXVI-01 Sukses Gelar Upacara International Day Of Peacekeepers 2023

ARTIKEL

Wawako Padang, Apresiasi Kemenag Siapkan Early Warning System Berbasis Masjid

ARTIKEL

Empat Perwira TNI AU Sukses Selesaikan Pendidikan Strategis di AFCC China

ARTIKEL

TNI Tegaskan Guru dan Nakes di Yahukimo Profesional, Tak Terlibat Satgas TNI

BERITA

Susun RPJPD 2025-2045, Pemkot Sasar 7 Tematik

BERITA

Upacara Peringatan HAB Kemenag RI ke-79 Tahum 2025 Tingkat Kota Padang Sukses dan Meriah