Home / BERITA / DAERAH / HUKUM

Saturday, 14 October 2023 - 15:21 WIB

Jalan Penghubung Payakumbuh-Lintau Rusak, Gubernur Sumbar Akan Perbaiki, Jika Permasalahan Tambang Selesai

LIMA PULUH KOTA, SINYALNEWS.COM – Sepanjang 8 Km jalan penghubung Payakumbuh-Lintau tepatnya pada ruas Lareh Sago Halaban-Lintau kondisinya rusak di usulkan agar di Perbaiki, Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah menyebut akan memperbaiki melalui anggaran APBD Tahun 2024.

“Namun, sebelum jalan itu diperbaiki perlu dikaji ulang penyebab kerusakan jalan tersebut,” kata Gubernur Mahyeldi saat rapat bersama Camat Lareh Sago Halaban dan Walinagari Se-Kec. Lareh Sago Halaban di kantor Walinagari Labuah Gunuang, Jumat (13/10/2023).

“Berdasarkan informasi yang kami dapat, diketahui jalan itu rusak akibat tiap jam dilindas dump truk bermuatan material batu melebihi kapasitas, kami akan meninjau dan menertibkan usaha-usaha tambang yang ada di Kec. Lareh Sago Halaban ini,” ucap Gubernur.

Gubernur Mahyeldi mengatakan jika jalan itu diperbaiki sekarang, pasti bakal rusak kembali kalau terus menerus ditempuh oleh dump truk yang bermuatan 45 ton tanpa beraturan tentu hal yang percuma.

Baca Juga :  SLB Negeri 1 Kubung Gelar Lomba HUT RI ke 78

“Sementara jalan itu adalah jalan kelas III dapat ditetapkan muatan sumbu terberat kurang dari 8 ton, itupun hanya bisa untuk kapasitas mobil truk colt diesel, tidak dump truk yang muatannya 45 ton,” kata Mahyeldi.

Sementara itu, Kepala Bappeda Sumbar, Medi Iswandi menilai kondisi jalan rusak ini sama persis dengan jalan nasioonal di ruas kab solok ke solok selatan tepatnya di air dingin perbatasan solok selatan dan kab. solok, Balai Prasana Jalan kementerian PUPR keberatan melaksanaan perbaikan jalan tersebut karena masih masifnya kegiatan pertambangan di yang menyebabkan kerusakan jalan dalam waktu cepat.

“Jadi ke khawatirannya jika jalan tersebut diperbaiki saat ini, tentu akan rusak dalam waktu cepat karena kegiatan tambang yang belum sesuai dengan aturan, yang pada akhirnya karena rusak dalam waktu cepat tentu akan timbul permasalahan hukum yang lain bagi dinas pelaksana pembangunan jalan ini, Jadi intinya kita tertibkan segera kegiatan pertambangannya dan kemudian baru kita alokasikan anggaran untuk memullihkan kondisi jalannya.

Baca Juga :  Personel Lanud Sultan Hasanuddin Ikuti Kegiatan Sosialisasi dan Wasev Spotdirga Mabesau

Camat Lareh Sago Halaban, Wahyu Marmora mengatakan pihaknya bersama-sama Walinagari se-kec. Lareh Sago Halaban telah banyak menampung keluhan dari warga masyarkat terkait masalah jalan tersebut.

“Oleh karena itu pada hari ini, kami bersama jajaran Walinagari bisa berkumpul untuk mencari solusi dari permasalahnya dari Bapak Gubernur, mudah-mudahan dengan kehadiran bapak mendapatkan titik terang dari permasalahan jalan yang rusak tersebut” ucap Wahyu.

Share :

Baca Juga

BERITA

Meningkatkat Kompetensi Rescuer, Kantor SAR Cilacap Gelar Latihan SAR Beregu Urban SAR

BERITA

15 Taruna Akpol TK I angkatan 57 Batalyon Adhi Wiratama akan Melakukan Latihan Kerja di Polres Pekalongan

ARTIKEL

Danlanud Sultan Hasanuddin Buka Latihan Kesiagaan Tahun 2025

BERITA

Gubernur Mahyeldi : Pengendalian Inflasi Sumbar Tetap Diperlukan Selama Libur Nataru

BERITA

Pengamanan KTT AIS Forum 2023, Polri Kedepankan Tindakan Humanis dan Utamakan Hak Asasi Manusia

ARTIKEL

Satgas Yonif 126/KC Pos Arimop Gelar Pelayanan Kesehatan dan Pembelian Hasil Buruan di Pasar Pagi Kampung Maju

BERITA

Kabar Gembira Buat Honorer. Dua Kategori ini Batal dihapus. Ini Penjelasan MenPAN RB

BERITA

Ketika Rumah Menjadi Benteng Terakhir