PADANG, SINYALNEWS.com,- Ketum Pengkot FOPI Padang Ja’far S.Hi melakukan kegiatan sosialisasi dan pelatihan lokasi ke 3 dengan tema yaitu sosialisasi Pembinaan dan Pengembangan Petanque bagi pelajar dan santri sekolah berjalan lancar.
Minggu pukul 16.00 tanggal 29 Juli 2023, kegiatan berolahraga sudah biasa dilakukan oleh santri dan pelajar di Rumah Asuh, jalan Palarik Aia Pacah Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang Sumatera Barat.
“Selain program asrama biasanya setiap minggu aktifitas pribadi anak-anak paginya gotong royong, beres-beres keperluan pribadi, buat tugas/PR, ada juga olahraga mandiri, namun sore itu FOPI Padang hadir disana, Ungkap Usman Chatip S.HI, M.A yang juga Kepala Asrama Yabni Padang, semoga program ini berlanjut, saat sambutan beliau.
Beliau sampaikan jumlah santri saat sekarang sekitar 50 orang lebih terdiri dari SD, SMP, SMA, juga mahasiswa, secara akademik mereka siswa-siswi yang masuk rangking 5 besar disekolahnya dan berlatar belakang ekonomi lemah dan ada juga anak yatim.

“Terima kasih kehadiran Fopi Padang dengan akademik yang bagus apalagi diiringi berolahraga, sehingga siswa ini memiliki skill juga, pungkasnya yang biasa di sapa ustad Usman, yang sehari hari jadi Dosen di UPI Padang.
Laporan Panitia pelaksana diwakilkan Syahril Bais ini sebagai dasarnya sebagai program kerja FOPI Kota Padang, bahwa kegiatan sosialisasi, pemassalan dan Pembinaan bagi pelajar dan santri di Panti Asuhan Hidayah Kalumbuk kegiatan juga perdana setelah ini kita menuju ke Panti lain dan sekolah yang ada di Kota Padang.
“Kegiatan ini melalui Anggaran Hibah APBD Kota Padang Tahun 2023 melalui Pokir Anggota DPRD Kota Padang Bapak Ja’far S.HI yang juga Ketum FOPI Kota Padang yang dititipkan di Dispora Kota Padang, tambahannya.
“Selanjutnya FOPI Padang pada sosialisas difasilitasi mendapatkan berupa bantuan alat latihan boka, bosi, circle, kerikil sesuai kebutuhan di lapangan serta tali dan lapangan yang layak, serta narasumber nasional dari praktisi dan akademisi yang biasa di sapa coach Ruki Febri Hartika, M.Pd sehari hari di FIK UNP ini.
Sambutan Ketum FOPI Padang sebelumnya saya disini, Ustad Ja’far sapaannya sebagai pengasuh adik adik santri di sini dulunya, alhamdulillah Yaasan yang di dirikan oleh almarhum Bapak Muharam yang mewakafkan tanahnya juga berkembang pesat terlihat kamar kamar sudah banyak dan fasilitas sudah mendukung.
Tambahan beliau nantinya setelah sosialisasi ini ada semacam pusat pembinaan berkelanjutan di Padang dan di agendakan ke depannya dibuat semacam klub-klub sekalian di SK. kan oleh Pengcab dan kami datangkan pelatih disini, karena kita sebagai pengurus mencari bibit atlet terbaik di Kota Padang.
Kita bangga sekali Ketum FOPI Sumbar Prof. Dr. Nurul Ihsan, M.Pd, yang juga Dekan FIK UNP mendukung kegiatan ini karena Padang sebagai barometer pembinaan olahraga, walau saat ini anak berlatih dan difasilitasi di FIK UNP, namun perlu sentuhan bagi pelajar dan santri juga salah satunya santri di sini, ini perlu memiliki skill, sehingga nantinya Petanque melahirkan atlet muda di Padang sudah yang sudah mulai berbenah, insya sampai kuliah antarkan secara gratis, yang di aminkan Syahril Bais yang juga Dosen di FIK UNP.
“Salah satu contoh juga ini kita datangkan atlet dan pelatih sumbar sebagai contoh dan motovasi dalam belajar petanque, alhamdulilah berkat keyakinan dan sungguh sungguh mereka sukses lolos PON di Aceh di tahun 2024, ada 3 orang dari kontingen Kota Padang yang berlaga pada BK PON kemaren di Bali, untuk pelatih Ruki Febri Hartika, M.Pd, sedangkan atlet Nurul Badriyah Wela Frasiska mereka sudah bisa ke Bali karena petanque ini.
“Insya allah santri yang berjumlah 50 orang ini bisa membuktikan diri sebagai kaderisasi terkhususnya jadi atlet Padang dalam rangka persiapan kejurda dan PORPROv XVII tahun 2023 beberapa bulan ini.
Selanjutnya Ketum FOPI Kota Padang lakukan pelemparan boka dan bosi secara bergantian dengan menyampaikan filosofi Fopi” satu boka sejuta keluarga, satu bosi sejuta prestasi antusias peserta semakin semangat hingga, pesannya lanjutkan latihan mandiri nantinya, pungkasnya.
“Saat sambutan ustad motivasi diberikan ke santri santri kiat kiat sukses disampaikan untuk santri semangat, pemberani, gigih, cepat, jujur, displin dan sabar, ini terbukti yang kita contohkan yang berdiri di depan semua ini, makanya adik adik ustad harus ilhami dan aplikasikan, ungkapannya diaminkan ustad Usman.
Selanjutnya langsung Pemaparan narasumber berduet pelatih Sumbar Coach Ruki Febri Hartika, M.Pd dan Coach Ruli, S.Si, M.Or di dampingi Atlet Sumbar yang berasal dari Kota padang, beliau sampaikan untuk peralatan yang dibutuhkan dalam olahraga ini adalah Bosi, Boka (Jack), Circle dan lapangan. Untuk lapangan permainannya ukurannya maksimal 15 x 4 meter dan minimal 12 x 3 meter. disini kita buat 2 Lapangan pungkasnya.
Sedangkan untuk Bosi, untuk nomor Single [Perorangan] dan Double [Ganda], masing-masing memainkan 3 bosi. Sedangkan untuk nomor Triple [Bertiga], masing-masing memainkan 2 bosi. Untuk Jack atau Boka hanya memerlukan 1 Boka dengan diameter 30mm. Untuk circle ini bersifat opsional, apabila tidak ada bisa digantikan dengan menggambar lingkaran di dalam lapangan dengan diameter 50 cm.
bs














