Home / BERITA / DAERAH / NASIONAL / PERISTIWA

Friday, 28 July 2023 - 19:56 WIB

Kabupaten Pasaman Barat, BUMNag Sungai Aur Madani Masuk Nominasi Tingkat Sumbar

PASAMAN BARAT, SINYALNEWS.com,-Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) Sungai Aur Madani, Kecamatan Sungai Aur, Kabupaten Pasaman Barat terpilih sebagai terbaik di Pasbar. Sehingga BUMNag tersebut masuk nominasi tingkat Provinsi Sumatera Barat yang dinilai langsung oleh tim penilaian lomba BUMNag Berprestasi tingkat Provinsi Sumbar, pada Jumat (28/7) di Gedung BUMNag.

Tim penilai BUMNag Berprestasi dari Provinsi Sumbar yang dipimpin Mahdianur itu, disambut langsung oleh Wakil Bupati Pasbar Risnawanto, Sekda Hendra Putra, Staf Ahli, Kepala OPD, Ketua TP.PKK Pasbar Titi Hamsuardi dan stakeholder terkait.

Wakil Bupati Risnawanto dalam sambutannya mengatakan, atas nama Pemerintah Daerah Pasaman Barat mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Tim Penilai Lomba BUMNag Berprestasi Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2023 yang sudah berkesempatan hadir melihat keberadaan BUMNag Sungai Aur Madani sebagai lembaga ekonomi yang menganut asas mandiri dengan modal usaha dari pemerintah nagari dan lainnya.

“BUMNag Sungai Aur Madani ini didirikan atas inisiatif dari masyarakat untuk mengelola potensi yang ada di Nagari Sungai Aur secara kolektif dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Maka dari itu Badan Usaha Milik Nagari menjadi kekuatan ekonomi baru yang ada di wilayah pedesaan atau nagari,” jelas Risnawanto.

Baca Juga :  Babinsa Koramil 07/ Maos Hadiri Pengajian dalam Haul KH Hasanudin

 

Sebagai wadah usaha di nagari lanjutnya, BUMNag mengusung semangat kemandirian, kegotongroyongan, dan kebersamaan pemerintah nagari dan masyarakat setempat. Dengan tujuan untuk mengembangkan asset-aset lokal, sehingga pendapatan ekonomi nagari dan masyarakat dalam mengalami pendekatan.

“Kami mengapresiasi pengurus BUMNag yang tahu terhadap tugas dan fungsinya di BUMNag. Tahu bagaimana melihat potensi nagari untuk dijadikan unit usaha BUMNag, mampu melaksanakan fungsi manajerial pengelolaan BUMNag, mampu menyusun laporan keuangan BUMNag, memiliki etos kerja yang baik, sehingga mampu memberikan Pendapatan Asli Nagari yang besar. Karena salah satu sumber pembiayaan pemerintahan nagari berasal dari Pendapatan Asli Nagari (PAN), karena itu nagari memiliki kebebasan terhadap penggunaannya tanpa ada aturan yang mengikat, asalkan pemerintahan nagari yang terdiri dari Wali Nagari dan Bamus sepakat untuk alokasi penggunaannya,” ujarnya.

Lanjut ia mengatakan, saat ini di Kabupaten Pasaman Barat sudah terbentuk 19 BUMNag pada wilayah induk. Seiring dengan definitifnya 71 nagari di Kabupaten Pasaman Barat menjadi 90 nagari, nagari hasil penataan dengan Bamusnya yang baru terbentuk diminta segera untuk membentuk BUMNag di nagari masing-masing.

“Saat ini 19 nagari tengah menuju kepada BUMNag yang berbadan hukum atau terdaftar pada Kemenkumham. 19 BUMNag ini sudah melalui tahapan pendaftaran ke Kemendes dan 4 BUMNag se-Pasaman Barat yang sudah berbadan hukum yaitu BUMNag Sungai Aur Madani, BUMNag Wira Karya Nagari Lingkuang Aua, BUMNag Elok Basamo Nagari Aua Kuniang dan BUMNag Cemerlang Nagari Sasak. Tentu kedepan 19 nagari lainnya diharapkan juga berbadan hukum termasuk juga BUMNag pada 71 nagari penataan,”

Baca Juga :  Babinsa Koramil 07/Maos Mengikuti Senam Kebugaran

Untuk mendukung operasional BUMNag tersebut, Risnawanto mengatakan bahwa pemerintah nagari sudah memberikan penyertaan modal yang telah mencapai puluhan dan ratusan rupiah. Ia berharap pengurus BUMNag dapat mengelola modal yang sudah diberikan oleh Pemerintah Nagari, sehingga modal dan keuntungan BUMNag menjadi bertambah.

“Namun terkait hal ini, Kabupaten Pasaman Barat masih sangat memerlukan bimbingan terbaik dalam mengembangkan BUMNagnya,” katanya.

Sementara itu, Ketua Tim Penilai Lomba dari Provinsi Sumbar, Mahdianur mengatakan ada 7 BUMNag di kabupaten/kota yang masuk nominasi tingkat Sumbar dan BUMNag Sungai Aur Madani dari Kabupaten Pasaman Barat ini salah satunya.

Dalam kesempatan itu ia menjelaskan jika dana desa yang diterima oleh nagari hendaknya bisa menjadi dana stimulan. Seperti perkembangan melalui BUMNag, sehingga ada nilai-nilai keberlanjutannya.

Share :

Baca Juga

BERITA

Babinsa Koramil 07/Maos Hadiri Kegiatan Posbindu Desa Karangjati 

ARTIKEL

Danlanud Sultan Hasanuddin Terima Kunjungan Pimpinan Wilayah Perum Bulog Sulselbar

BERITA

Langkah Progresif Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi Dalam Memberikan Perlindungan Anak Korban Kekerasan Seksual diapresiasi LBH APIK

ARTIKEL

Dinas Sosial Kota Padang Kunjungi Rumah Anak korban Kekerasan di atas Angkot Yang Sedang Viral  

ARTIKEL

Ketua LKAAM Sumbar Prof.Dr. Fauzi Bahar,M.Si Narasumber Pengenalan Budaya Lokal di IPDN Kampus Sumbar

BERITA

DITPOLAIRUD POLDA BALI RAIH PENGHARGAAN DARI KPPN DENPASAR ATAS PRESTASI DALAM PELAKSANAAN ANGGARAN PAGU BESAR TERBAIK TAHUN 2022

BADAN NEGARA

Petugas Patroli Sat Samapta Turun Dari Motor, “Ada Apa ?”

ARTIKEL

Tarif Listrik Tetap Naik, ABM & Rekan Akan Gelar Demo di PLN Batam pada 28 Agustus Nanti dengan Ribuan Massa