Home / ARTIKEL / BERITA / BUDAYA / DAERAH / NASIONAL / OTOMOTIF / PERISTIWA / RUBRIK CAHAYA ILMU

Friday, 30 August 2024 - 14:36 WIB

Ketua LKAAM Sumbar Prof.Dr. Fauzi Bahar,M.Si Narasumber Pengenalan Budaya Lokal di IPDN Kampus Sumbar

Agam, Sinyalnews.com, – Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumbar Prof. Dr. H. Fauzi Bahar Dt.Nan Sati,MSi tampil sebagai Narasumber Pengenalan Budaya Lokal lingkup kampus daerah bagi Praja Muda Angkatan XXXIV di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kampus Sumbar di Baso Kabupaten Agam, Kamis, (29/8/24).

Fauzi Bahar yang pernah menjadi Walikota Padang dua periode tersebut memberikan kuliah bertajuk kearifan lokal tentang Minangkabau.

Dia memaparkan tentang asal usul, daerah, adat-istiadat Minangkabau. Termasuk dalam mengelola pemerintahan di masa Kerajaan Minangkabau. Juga kepemimpinan di ranah Minang dulu dan sekarang.

Baca Juga :  Gubernur Mahyeldi: Bicara Pendidikan Kata Kuncinya adalah Guru

Fauzi dalam kuliah umum tersebut juga memberikan contoh dengan pengalaman selama menjadi Walikota Padang. Termasuk ketika kejadian gempa yang melanda Padang beberapa tahun lalu.

Direktur IPDN Kampus Sumbar Tun Huseno dalam sambutannya menyampaikan mahasiswa IPDN harus merasa beruntung dengan tampilnya Fauzi Bahar memberikan kuliah umum. Sebab disamping sebagai Ketua LKAAM Sumbar, Fauzi Bahar punya segudang ilmu dan pengalaman yang bisa dijadikan teladan dan bekal nantinya kelak ketika memasuki dunia kerja dan menjadi pemimimpin di berbagai instansi pemerintah.

“Banyak inovasi dilakukan Pak Fauzi Bahar selama menjadi Walikota Padang, ” kata Tun Huseno yang disambut disambu tepuk tangan Prajamuda IPDN dengan jumlah 107 orang.

Baca Juga :  Wakil Bupati Agam Mengundurkan Diri Karena Tidak Sejalan Dengan Bupati

Inovasi tersebut, katanya lagi, Seperti kegiatan Pesantren Ramadhan, Pramuka, Zakat, Olahraga Raga dan banyak lagi yang lainnya.

Dalam kuliah umum tersebut terlihat antusias praja dari seluruh Indonesia itu menanyakan seputar adat istiadat dan pola kepemimpinan di Minangkabau. Waktu yang terbatas menyebabkan sejumlah praja yang ingin bertanya tak memiliki kesempatan untuk menyampaikan pertanyaaannya.

Turut hadir dalam kuliah umum tersebut pimpinan dan pembina IPDN.
(Tb Mhd Arief Hendrawan)

 

 

Share :

Baca Juga

BERITA

Proses Evakuasi Korban Erupsi Marapi Sumatera Barat Secara Resmi Dihentikan  

ARTIKEL

Bukukan Laba Rp 1,2 Miliar Lebih BPR Syariah Jam Gadang Bukittinggi Makin Berkembang

BERITA

Polres Batang Berhasil Tangkap 9 Pelaku Curanmor

BERITA

Clover Leaf Course (CLC) Hadir Membantu Peningkatan Pendidikan Non-Formal Pada Anak

ARTIKEL

TIGA HARI PENCARIAN TIM SAR GABUNGAN TEMUKAN PELAJAR YANG HILANG TERSERET OMBAK

BERITA

ONE WAY LAWAN LAMPU MERAH, PEDAGANG MERUGI , DPRD DIAM SAJA

ARTIKEL

Satgas Yonif 641/Bru Laksanakan Yankes Keliling Bagi Warga Distrik Bolakme, Papua

ARTIKEL

Prof.Dr.Ike Revita,S.Sos., M.Hum : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas Padang Siap Dukung Sukseskan International Minangkabau Literacy Festival – IV