Kampung Lalang, Sinyalnews.com,- Ninik Mamak KAN Pauh IX dan KAN Koto Tangah telah menyepakati untuk menetapkan tapal batas antara Kelurahan Aia Pacah kecamatan KotoTangah dan Kelurahan Sungai Sapih kecamatan Kuranji Kota Padang.

Musyawarah berlangsung di Aula Gedung KAN Pauh IX Kecamatan Kuranji Kota Padang, Senin 03 Juli 2023. Pertemuan yang di prakarsai KAN Pauh IX ini, mendapatkan apresiasi utusan kedua wilayah yang bertetangga secara ulayat.
“Saya amat sangat gembira atas terlaksanana musyawarah ini. Kegiatan yang akan sangat terasa manfaatnya untuk generasi mendatang. Paling tidak 30 tahun lagi, amat sangat terasa oleh generasi penerus.” Ujar H.Sofyan Dt. Bijo SH selaku ketua Forum Komunikasi Kerapatan Adat 9 Nagari Kota Padang.
Sementara itu hal senada juga di utarakan oleh H. Alidir Dt.Mudo selaku Ketua KAN Koto Tangah.
“Kami menyambut baik acara ini, yang sebenarnya sudah lama kita idam-idamkan. Berkat rahmat Allah, bisa terlaksana hari ini.” ujarnya saat memberikan sambutan.
Acara yang di pandu oleh Musdafirman Dt.Rajo Di Guci.S.Si itu berlangsung dengan hangat penuh rasa kekeluargaan.
“Bapak Pauh IX , Mande Koto Tangah, mamangan adat ini sudahlah cukup buat kita berdiskusi dengan semangat kekekuargaan.” seloroh Panghulu suku Guci yang bertapian di Sungai Sapih.
Ninik mamak dari kedua belah pihak sangat berharap penetapan tapal batas tidak hanya terkait Aia Pacah dan Sungai Sapih saja melainkan mencakup hingga ke hutan Nagari.
“Semangat itu kita dukung. Tapi karena ada yang lebih mendesak, kita fokus pada batas antara Aia Pacah dan Sungai Sapih dulu.” ujar Suardi Dt.Rajo Bujang selaku Ketua KAN Pauh IX.
Ikut hadir dalam pertemuan tersebut, H.Marzuki Umar Ketua Tigo Sandiang.
“Ini sangat membahagiakan hati. Kapan lagi kita bisa duduk bersama seperti ini. Kerja baik mari kita percepat pelaksanaannya.” ujar tokoh yang sukses mengawal kasus Maboed yang menghebohkan Sumatera Barat beberapa tahun lalu.
Akhirnya forum bersepakat menunjuk H.Zainal AbidinTaher sebagai Ketua team lapangan, guna menetapkan titik koordinat tapal batas.
“Selanjutnya soal tapal batas ini tergantung pada team lapangan. Begitu penetapan koordinat selesai, hasilnya segera kita bawa ke Pemko untuk di syahkan.” ujar Musdafirman Dt.Rajo Di Guci, S.Si sembelum menutup acara musyawarah.














