TNI Tebar 6 Ton Garam NaCl di Kalimantan, Upayakan Peningkatan Curah Hujan untuk Atasi Karhutla

JAKARTA, SINALNEWS.COM — Tentara Nasional Indonesia (TNI) terus memperkuat dukungan terhadap upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Kali ini, Satgas TNI yang tergabung dalam operasi tersebut melaksanakan penyemaian sebanyak 6 ton garam (Natrium Klorida/NaCl) untuk meningkatkan potensi curah hujan di sejumlah wilayah Kalimantan.

Kegiatan penyemaian bahan modifikasi cuaca tersebut dilaksanakan pada Sabtu (31/10/2026), sebagai bagian dari langkah strategis membantu pemerintah dalam menghadapi ancaman karhutla yang berpotensi berdampak luas terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat.

Sejumlah Wilayah Kalimantan Mulai Diguyur Hujan

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta laporan satuan TNI di lapangan, sejumlah wilayah di Kalimantan telah mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga deras.

Baca Juga :  Ketua Umum Dharma Pertiwi Pimpin Sertijab Ketua Dharma Pertiwi Unsur PIA Ardhya Garini

Wilayah tersebut meliputi Dadahup, Dusun Hilir, Jabiren, Jenamas, Kahayan Hilir, Kahayan Kuala, Katingan Kuala, Mendawai, Krayan, Krayan Barat, Krayan Selatan, Krayan Tengah, Krayan Timur, Lumbis Ogong, Mentarang Hulu, Tanjung Palas, Tanjung Palas Tengah, Tanjung Palas Timur, Tanjung Palas Utara, Tanjung Selor, Bengkayang, Kapuas Hulu, Kayong Utara, Ketapang, Landak, Melawi, Sambas, Sanggau, Sekadau, dan Sintang.

Terjadinya hujan di sejumlah wilayah tersebut menjadi informasi penting dalam pemantauan kondisi cuaca dan pelaksanaan operasi modifikasi cuaca. Namun, pemantauan dan evaluasi kondisi atmosfer tetap diperlukan untuk mengoptimalkan pelaksanaan penyemaian berikutnya.

TNI Perkuat Dukungan Penanganan Karhutla

Melalui operasi ini, TNI menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pemerintah dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan, sekaligus membantu mengatasi kesulitan masyarakat di berbagai daerah.

Baca Juga :  Panglima TNI Hadiri Upacara Pembukaan Shangri-La Dialogue 2024

Upaya modifikasi cuaca diharapkan dapat membantu meningkatkan peluang terjadinya hujan, mengurangi kondisi kekeringan, serta menekan risiko meluasnya kebakaran hutan dan lahan.

Selain melindungi masyarakat dari ancaman kabut asap, langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan dan ekosistem di wilayah Kalimantan.

Keterlibatan TNI dalam operasi kemanusiaan dan penanggulangan bencana ini mencerminkan pelaksanaan tugas TNI dalam membantu pemerintah serta memberikan perlindungan kepada masyarakat.

Sumber: Puspen TNI

Autentikasi: Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi.

#TNIPRIMA #TNIRAKYAT #INDONESIABERDAULAT

Share :

Baca Juga

BERITA

Menjelang Berbuka Puasa, Koramil 10/Gandrungmangu Bagikan Takjil Gratis 

BERITA

Lomba Merangkai Bunga, DWP Kemenag Kota Padang Jaya Gondol Juara Pertama

ARTIKEL

Jum’at Berkah, Pangkalan Bakamla Batam Berikan Tali Asih Untuk Panti Asuhan

ARTIKEL

TKIT Bunayya Padang, Menuju 9Th, Mencetak Generasi Qur’ani Sejak Dini  

ARTIKEL

Jadi Imam Shalat Zuhur, Kakan Kemenag Ajak Warga Terus Giatkan Shalat Berjamaah

ARTIKEL

Kejurnas INKAI 2024 Ditutup Dengan Gempita

ARTIKEL

DPMPTSP Berikan Hak Akses Pengawasan Pelaku Usaha

ARTIKEL

Gubernur Serahkan Bantuan Dana Latihan dan Pelatih Atlet Binaan KONI Sumbar