PadangPanjang.Sinyalnews.comSejak pagi, halaman Kampus MTsN Padang Panjang tampak berbeda dari biasanya. Seragam putih-merah dan putih-hijau memenuhi ruang-ruang kelas, bercampur dengan wajah-wajah muda yang menyimpan harap, cemas, dan semangat. Mereka datang dari berbagai penjuru Sumatera Barat, membawa satu tujuan yang sama: menguji kemampuan, menakar mimpi, dan membuktikan diri dalam Olimpiade Matematika, IPA, IPS, dan PAI (OMDI) ke-7.
Sabtu lalu , MTsN Padang Panjang kembali menegaskan perannya sebagai episentrum pembinaan akademik dan karakter pelajar madrasah. Ajang OMDI tingkat Sumatera Barat ini diikuti sekitar 700 peserta SD/MI kelas IV hingga VI, menjadikannya salah satu kompetisi akademik paling diminati di wilayah ini.
Pembukaan OMDI ke-7 dilakukan secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang Panjang, H. Muklis, S.Ag., M.Ag. Hadir pula Kepala MTsN Padang Panjang Firmawati Anwar, M.Pd, jajaran wakil kepala madrasah, majelis guru, pengurus komite, OSIM, serta para orang tua yang setia mengantar anak-anak mereka menjemput masa depan.
Namun OMDI bukan sekadar deretan soal dan angka. Lebih dari itu, ia adalah ruang pembentukan karakter. “OMDI bukan hanya lomba, tetapi proses pembinaan karakter. Nilai sportivitas dan kejujuran adalah hal utama yang kami tanamkan,” tegas Wendra Hanafi, S.Pd, Ketua Pelaksana OMDI ke-7 sekaligus Pembina OSIM.
Empat bidang yang dilombakan, Matematika, IPA, IPS, dan PAI—dirancang untuk mengasah kecerdasan intelektual sekaligus menanamkan ketangguhan mental. Di sinilah anak-anak belajar bahwa menang bukan satu-satunya tujuan; proses, kerja keras, dan kejujuran jauh lebih bernilai.
Sebagai bentuk apresiasi dan pembinaan berkelanjutan, panitia menyediakan golden ticket masuk MTsN Padang Panjang, piala, serta berbagai penghargaan lainnya. Bagi banyak peserta, golden ticket bukan sekadar fasilitas, tetapi pengakuan atas potensi dan pintu awal menuju pendidikan madrasah unggulan.
“OMDI juga bertujuan menumbuhkan minat pelajar SD/MI agar mencintai bidang yang mereka tekuni. Ketika kelak memilih MTsN Padang Panjang, mereka sudah punya fondasi dan ketertarikan yang kuat,” tambah Wendra.
Dalam sambutannya, H. Muklis menekankan bahwa OMDI adalah investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa.
“Olimpiade ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi sarana membina generasi muda agar unggul dalam ilmu pengetahuan sekaligus berakhlak mulia. Kami berharap OMDI terus berlanjut dan menjadi contoh bagi madrasah lain di Sumatera Barat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak,panitia, guru, orang tua, dan peserta, yang telah menjaga semangat OMDI tetap hidup hingga edisi ketujuh.
Sementara itu, Kepala MTsN Padang Panjang, Firmawati Anwar, M.Pd, menegaskan komitmen madrasah dalam mendukung kegiatan akademik yang bermutu.
“OMDI adalah bukti nyata bahwa madrasah mampu menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus pendidikan agama. Prestasi dan akhlak harus berjalan seiring,” tuturnya.
Dukungan penuh juga datang dari Komite Sekolah. Ketua Komite menilai keberlangsungan OMDI tak lepas dari kolaborasi antara madrasah, orang tua, dan masyarakat.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Dukungan orang tua dan masyarakat adalah kunci agar OMDI terus berlanjut dan memberi manfaat besar bagi pendidikan di Sumatera Barat,” katanya.
Di balik riuhnya kompetisi, OMDI ke-7 menyimpan pesan yang lebih dalam: bahwa pendidikan sejati bukan hanya soal kecerdasan, tetapi juga tentang membentuk manusia yang jujur, tangguh, dan berakhlak. Dari Padang Panjang, api prestasi itu kembali dinyalakan, menerangi langkah generasi muda Sumatera Barat menuju masa depan yang lebih bermakna.
Sementara, ditempat yang sama Ketua Komite MTsN Padang Panjang, Muhammad Nur Idris, SH, menegaskan bahwa keberhasilan OMDI tidak bisa dilepaskan dari sinergi semua pihak.
“OMDI adalah investasi pendidikan jangka panjang. Ketika madrasah, orang tua, dan masyarakat berjalan bersama, maka yang lahir bukan hanya anak-anak berprestasi, tetapi generasi yang berkarakter dan berakhlak kuat. Kami dari komite berkomitmen penuh menjaga keberlanjutan kegiatan ini,” ujarnya.(Paulhendri)














