Home / BERITA / KOTA PADANG PANJANG

Wednesday, 26 November 2025 - 21:04 WIB

Ketika Kota Membutuhkan Kepastian, Kisah Pergantian Camat Padang Panjang Timur di Tengah Gejolak Kasus

Walikota Padang Panjang Hendri Arnis

Walikota Padang Panjang Hendri Arnis

Padang Panjang. Sinyalnews.com – Pagi di Balai Kota Padang Panjang tampak berjalan seperti biasa. Namun, di balik aktivitas pegawai yang lalu-lalang, sebuah keputusan penting diambil untuk menjaga stabilitas pelayanan publik. Wali Kota Hendri Arnis resmi mencopot DR (47) dari jabatan Camat Padang Panjang Timur setelah terseret kasus dugaan pemasangan CCTV di kamar mandi perempuan di rumah kos miliknya, kasus yang mencuri perhatian publik dan memunculkan banyak keprihatinan.

Keputusan itu meninggalkan kekosongan pada posisi camat, salah satu jabatan yang menjadi ujung tombak pelayanan masyarakat. Pemerintah kota bergerak cepat agar roda birokrasi tidak terganggu.

Sekretaris Daerah, Sonny, menegaskan bahwa langkah cepat ini menjadi kebutuhan mendesak. “Pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terganggu. Karena itu Wali Kota langsung menunjuk pelaksana tugas agar kecamatan tetap berjalan normal,” ujarnya.

Penunjukan itu dijatuhkan kepada Marjulas Sabri, Kabag Tata Pemerintahan Setdako Padang Panjang, yang kini dipercaya menjadi Pelaksana Tugas Camat. Tugas yang ia emban bukan sekadar administratif, tetapi juga memulihkan stabilitas pelayanan di tengah sorotan publik.

Baca Juga :  Danramil 07/ Maos Mengambil Apel Pagi, Sampaikan Arahan

Di sisi lain, DR sendiri baru beberapa bulan menjabat sebagai Pelaksana Tugas Camat, menggantikan sekretaris camat yang pensiun. Jabatan definitifnya berada di BPBD Kesbangpol sebagai Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik sejak 2023. Namun, langkah kariernya terhenti ketika proses hukum membelitnya.

Situasi ini juga mengundang tanggapan dari kalangan adat. Ketua KAN Gunuang, Syahrial, S.T., Datuak Pandak, menyampaikan pandangan adat Minangkabau yang tegas namun tetap mengedepankan nilai kemanusiaan.
“Dalam adat, setiap masalah yang mencoreng nama baik masyarakat tentu mendapat perhatian. Namun, kami ninik mamak menyikapinya dengan kepala dingin. Sanksi sosial adat itu tetap ada, duduak samo randah, tagak samo tinggi, dan kami akan meminta umpuak pisang untuk membicarakan kasus ini. Kita pulangkan persoalan ini kepada kaumnya agar dibicarakan dengan bijak,” ujarnya.

Baca Juga :  Korban Tenggelam di Batang Kuranji Akhirnya dtemukan

Dari perspektif hukum positif, praktisi hukum Safrinal, S.H., menilai langkah Wali Kota sudah tepat.
“Ketika seorang pejabat terlibat dalam proses hukum, pencopotan sementara atau pemberhentian dari jabatan adalah langkah administratif yang dibenarkan. Bukan soal menghukum, tetapi menjaga agar pelayanan publik tetap berjalan dan menghindari potensi konflik kepentingan,” jelasnya.

Ia juga menambahkan, “Proses pidana tetap harus berjalan transparan. Jika bukti mencukupi, tentu ada konsekuensi hukumnya. Tapi administrasi pemerintahan tidak boleh menunggu.”

Kini, masyarakat Padang Panjang Timur menjalani masa transisi dengan harapan baru. Dengan kepemimpinan sementara Marjulas Sabri, publik berharap stabilitas pelayanan tetap terjaga dan perangkat kecamatan kembali bekerja tanpa terganggu oleh polemik yang merundung pejabat sebelumnya.

Pergantian ini menyisakan satu pelajaran penting: ketika badai menerpa birokrasi, pemerintah, adat, dan hukum bergerak dalam koridor masing-masing untuk memastikan satu hal kepastian bagi masyarakat tetap menjadi prioritas utama. (paul Hendri)

Share :

Baca Juga

BERITA

Ungkap Kasus Dukun Slamet , Kapolda Apresiasi Quick Respon Anggota Polres Banjarnegara

BERITA

Pantai Selatan Kembali Menelan Korban Pria Paruh Baya Terseret di Pantai Silumut

BERITA

Babinsa, Bhabinkamtibmas Melaksanakan Patroli Malam Upaya Deteksi Dini Perkembangan Situasai Di Wilayah

BERITA

MBG di Kota Kecil: Ketika Anak yang Membutuhkan Justru Tak Kebagian

ARTIKEL

Terus Jaga Hubungan Baik, Babinsa Koramil 02/Timika Komsos Dengan Warga Binaan

BERITA

Anggota DPRD Kota Padang Kunjungi Korban Kebakaran Parupuk Tabing

ARTIKEL

Prof.Dr.Ike Revita,S.Sos., M.Hum : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas Padang Siap Dukung Sukseskan International Minangkabau Literacy Festival – IV

BERITA

Di Lubuk Mata Kucing, Relawan Dilatih Menantang Detik Kematian