Isu Titipan Masih Bayangi Seleksi”
Padang Panjang,Sinyalnews.com –Seleksi calon Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Serambi Padang Panjang sempat membuat publik bertanya-tanya. Hingga sehari jelang penutupan, pendaftar nyaris kosong. Namun, menjelang batas akhir pada Jumat (30/8) pukul 16.20 WIB, panitia seleksi akhirnya menerima 13 berkas lamaran.
Ketua Tim Seleksi, Ewa Soska, membenarkan hal tersebut “Benar, sampai batas akhir pendaftaran ada 13 nama yang menyerahkan berkas. Selanjutnya kami akan lakukan verifikasi administrasi untuk memastikan kelengkapan dokumen sebelum masuk ke tahap berikutnya,” ujar Ewa.
13 Nama Pendaftar dan Asal Daerah
Berikut daftar lengkap peserta yang mendaftar beserta asal daerahnya:
- Antoni – Solok
- Wahyu Tanaka – Padang Panjang
- Ilham Ulta Perkasa – Padang
- Benny Suhendra – Padang Panjang
- Sukardi – Solok
- Deddi Ronaldi – Padang
- Joni Oktavia – Jakarta
- Rico Satyanegara – Padang
- Wiendra Perdana – Padang Panjang
- Angga Putra Jayani – Padang
- Hendri Chaidir – Padang
- Jefri Yusnandar – Bengkalis
- Nasrullah – Padang
Harapan Publik
Tokoh masyarakat Padang Panjang, H. Marwan Dt. Rajo Kayo, mengingatkan agar seleksi kali ini benar-benar dilakukan secara transparan.
“Awalnya kami khawatir tidak ada yang mendaftar, ternyata terakhir justru banyak. Yang penting jangan ada permainan. PDAM ini urat nadi kebutuhan warga, jadi direkturnya mesti profesional, bukan titipan,” ucapnya.
Analisis Pakar Politik
Pakar politik Kota Padang Panjang, Romi Martianus, SH, menilai dinamika pendaftaran ini menarik karena publik sempat curiga dengan minimnya minat kandidat.
“H-1 penutupa masih kosong, lalu menjelang sore langsung ramai. Publik wajar bertanya-tanya, apakah ada faktor politik atau memang kandidat menunggu momen terakhir. Rumor ‘kursi basah’ PDAM sudah ada catatan khusus di meja walikota juga berkembang di warung-warung kopi. Inilah yang perlu dijawab dengan proses seleksi yang betul-betul objektif,” jelas Romi.
Ia menambahkan, keberhasilan seleksi ini akan menjadi tolok ukur kepercayaan publik terhadap komitmen pemerintah kota dalam menjalankan prinsip meritokrasi.
Tahapan Selanjutnya
Usai menerima 13 nama, panitia seleksi akan melakukan verifikasi administrasi, kemudian uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test). Nama-nama yang lolos nantinya akan diserahkan kepada Wali Kota Padang Panjang untuk diputuskan.
Kini, publik menanti: apakah direktur PDAM yang baru benar-benar lahir dari proses seleksi yang transparan, atau justru hanya mengukuhkan rumor yang selama ini beredar? (Paulhendri)














