Home / BERITA / BUDAYA / DAERAH / EKONOMI / KESEHATAN / KOTA PADANG / PENDIDIKAN / PERISTIWA / POLITIK / SUMBAR

Saturday, 8 February 2025 - 22:36 WIB

Endrizal : Hadiri Silakwil I ICMI Sumbar di Kampus 3 UIN Imam Bonjol

PADANG SINYALNEWS.COM – Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Sumatera Barat menyelenggarakan Silaturahmi Kerja Wilayah (Silakwil) I Tahun 2025, Sabtu (8/2/2025) di Kampus UIN Imam Bonjol Padang tema ‘Meningkatkan Peranan dan Kontribusi untuk Mewujudkan Kemajuan dan Kesejahteraan Sumatera Barat‘. kegiatan ini dihari oleh 90 orang pengurus , Dewan penasehat dan Pembina ICMI Sumbar, diantaranya Ketua ICMI sumbar  Prof. Dr. Musliar Kasim, M.S, dan Sejumlah Pengurus lainnya Prof. Dr. Werry Darta Taifur, SE.MA, Prof. Dr. Eri Barlian, MS, Prof. Dr. Asasriwarni, SH, MH, Prof. Martin Kustati, M.Pd, Ph.D, Prof. Welhendri Azwar, S.Ag, M.Si, Ph.D, Hj. Emma Yohanna, Drs. H. Guspardi Gaus, MM, Zaim Rais, Ph.D, Dr. Ulfatmi, M.Pd dan Dr. Ir. Krismadinata, S.T., M.T, Dr. Endrizal, Jamalus,S.Pd,M.Pd, Darman MTC, ST,MM, Ilmi, ST, Irwan Febrianto,SP,M.Si

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Ketua ICMI Sumbar Prof. Dr. Musliar Kasim, M.S, dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini akan menjadi momentum penting untuk merumuskan  program kerja yang tidak hanya relevan dengan isu-isu nasional yang terjadi dengan pemerintahan Bapak Prabowo saat ini , tetapi juga menyesuaikan dengan kebutuhan dan tantangan yang dihadapi oleh masyarakat Sumatera Barat. Kegiatan ini bukan hanya akan menjadi forum internal bagi para anggota, tetapi juga akan melibatkan berbagai stakeholder, termasuk akademisi, praktisi, pemerintah, serta masyarakat umum.Tambah Musliar Kasim.

Drs. H. Guspardi Gaus, MM juga menambahkan dalam sambutannya berharap dapat memperkuat sinergi antar elemen-elemen penting dalam masyarakat, baik itu pemerintah, dunia usaha, maupun kalangan akademisi tentunya perlu sentuhan pokok pokok pikiran Anggota DPRD nantinya. Dengan kolaborasi ini, kami yakin ICMI Sumatera Barat akan dapat memberikan kontribusi besar bagi pembangunan daerah yang lebih merata dan berkelanjutan. ICMI Sumatera Barat berperan sebagai mitra strategis bagi pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan sektor swasta untuk bersama-sama membangun masa depan yang lebih baik bagi masyarakat Sumatera Barat, tutup Supardi Gaus.

Endrizal Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sumatera Barat menyampaiakan tanggapannya kepada awak media usai kegiatan, bahwa ICMI lahir dari semangat pengabdian kepada bangsa dan negara, dan akan  terus berkomitmen untuk berkontribusi dalam berbagai sektor pembangunan di Sumatera Barat, ICMI Sumatera Barat akan menyinergikan pemikiran para cendekiawan Muslim dengan kebijakan pemerintah, dengan tujuan untuk menciptakan Sumatera Barat yang lebih sejahtera dan berdaya saing, tambah Endrizal.

Baca Juga :  Kabidhumas Polda Kepri Silahturahmi dan Visit Media ke Redaksi Tribun news Batam 

Beberapa isu strategis yang menjadi rekomendasi yang dihasilkan oleh pembasan Komisi Perumus pada Silkwil I tahun 2025 ini adalah sebagai berikut :

1. Bidang Politik dan Hukum
Pilkada 2024 menelan biaya lebih dari Rp41 triliun menyebabkan degradasi moral dan praktik politik uang. ICMI Sumbar menyatakan, Pilkada hanya untuk tingkat provinsi (gubernur) atau Pilgub, sementara pemilihan bupati/wali kota dilakukan oleh DPRD untuk efisiensi. Rasionalisasi ini didasarkan Pilkada Serentak 2024, terlalu banyak mudharat dari pada manfaat yang terjadi di lapangan.

Penguatan hukum bagi aparat penegak hukum yang melanggar hukum. Peristiwa penembakan sesama aparat dan pelanggaran hukum oleh aparat hukum perlu dibenahi dengan penguatan hukum bagi penegak hukum.

Penyelesaian masalah sertifikat tanah ganda dan harta pusaka tinggi. Diperlukan keseriusan dengan tahapan yang jelas agar persoalan ini tidak memicu konflik sosial. Pihak aparatur perlu membangun sistem pengawasan dengan mekanisme yang tersedia.

Program penanaman pohon sebagai bagian dari pengelolaan lingkungan hidup. ICMI mengusulkan kewajiban setiap lembaga untuk memanfaatkan lahan untuk menanam pohon di tengah pesat pembangunan yang membuat menyempitnya lahan hijau.

2. Bidang Ekonomi, Pendidikan, dan Kesehatan
Penguatan ekonomi syariah, UMKM berbasis syariah, serta digitalisasi ekonomi syariah. Budaya ekonomi syariah di tengah masyarakat sudah tumbuh dengan baik namun perlu pembinaan dari berbagai lini oleh pemerintah.

Reformasi pendidikan, termasuk keterlibatan orang tua dan evaluasi sistem penerimaan siswa baru. Gejolak yang selalu terjadi ketika Tahun Ajaran baru mesti diperhatikan agar tidak terjadi berulang-ulang. Pemerintah pusat dan daerah mesti memperhatikan ini dengan seksama demi kemajuan bangsa.
Regulasi penggunaan gadget dan game online untuk anak-anak. ICMI Sumbar mendukung pemerintah untuk mengatur penggunaan gadget dan game online demi tercapainya generasi emas 2045.

Baca Juga :  Menilik Spiritual Calon DPR RI Sumbar

Program kesehatan preventif, pengurangan angka stunting, serta peningkatan kesehatan masyarakat pesisir. Program ini mesti masuk ke APBD provinsi dan kabupaten kota yang bersinggungan masalah stunting.

Pengembangan wisata halal dan optimalisasi potensi sumber daya alam Sumatera Barat. Potensi wisata, khususnya di Sumbar belum terkelola dengan maksimal dan profesional. Pemerintah bersama akademisi, perlu mengajak stakeholder memikirkan dan menemukan jalan baru agar wisata halal bisa menjadi citra baru bagi Sumbar dan Indonesia.

3. ABS-SBK, dan Pemberdayaan Perempuan
Kajian ekonomi berbasis syariah dan pemberdayaan ekonomi umat melalui masjid. ICMI Sumbar meminta pemerintah untuk mengoptimalkan peran masjid yang bisa mendorong kemajuan ekonomi ummat.
ABS-SBK sebagia filosofi hidup Minangkabau harus menjadi dasar pembangunan budaya dengan revitalisasi Islam dan adat dalam kehidupan masyarakat Minangkabau. ICMI Sumbar mengusulkan pemetaan aktivitas literasi adat dan standarisasi materi pembelajaran adat.

Pemberdayaan perempuan untuk ketahanan keluarga dan makanan bergizi gratis. Menyambut program pemerintah pusat, diperlukan program pembangunan daerah dengan pemberdayaan perempuan untuk ketahanan keluarga dengan makanan bergizi gratis. ICMI mendorong pemerintah untuk fokus pada daerah-daerah khusus yang ditemukan anak-anak kurang gizi.

4. Kerja Regional, Media, dan Kerjasama
Mengisi program ICMI Sumbar, beberapa progam strategis dilahirkan dan meneruskan yang sudah dilaksanakan selama ini. Kerjasama dengan cendekiawan Muslim di Asia Tenggara dan program beasiswa bagi Muslim dari negara minoritas Islam.

Melaksanakan dialog antarpartai politik Islam untuk menjaga persatuan umat. Penguatan media dan komunikasi, melalui pelatihan jurnalistik dan manajemen media untuk kualitas pemberitaan di tengah banjir informasi di sosial media.

Setalah Tim Komisi selesai menyampaiakn Rekomendasi, kegiatan ditutup oleh Musliar Kasim dengan makan siang dan Sholat Zuhur.  Hasil sidang ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pembangunan Sumatera Barat yang berlandaskan nilai-nilai Islam, adat Minangkabau, dan kemajuan ilmu pengetahuan. ICMI Sumbar mengajak seluruh cendekiawan muslim di Sumbar untuk berkontribusi untuk kemajuan Sumatera Barat.Tutup Musliar Kasim.

(*Putra-sgm)

Share :

Baca Juga

BADAN NEGARA

TPP ASN Belum Cair ,Pasar Pun Semakin Sepi ..

BERITA

VES Community Gelar Silahturahmi Antar Pecinta Escudo se-Sumatera

BERITA

Babinsa Jalin Silaturahmi Dengan Warga Binaan

BERITA

Ibu Kandung Yang Tega Bunuh dan Buang Bayinya, Akhirnya Ditangkap Polisi

ARTIKEL

Wadankodiklat TNI Tutup Open Tournament Pencak Silat Piala Panglima TNI Tahun 2024

ARTIKEL

Meski Tua Tetap Semangat Membangun Negeri

ARTIKEL

Kapolda Sumsel Lepas Kontingen Porseni NU Tingkat Nasional 2023 di Solo

ARTIKEL

Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sumatera Barat tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE)