Sorong, SINYALNEWS.COM,- — Ikatan Pelajar dan Mahasiswa/i Paniai (IPMAPAN) Se-Kota Studi Sorong. Mengadakan Acara Pembubaran Maba dan Mala Panitia/Tim Penggerak merupakan langkah penting dalam mengapresiasi.
Badan pengurus harian BPH (IPMAPAN) mewakili Badan inti Bendara Mesak Madai, Mengapresiasi, Kerja keras dan kontribusi setiap rangkaian proses panitia yang telah berperan dalam menyukseskan suatu kegiatan. 21/092024, ditempat rekreasi Tanjung Batu Sorong, Papua Barat Daya,”Tandas Madai”
Pdt. Dr Yulian Anouw, M.Th. Saat pembubaran Panitia orientasi Sudah disingkat Ibadah serta Ajakan Maba dan Mala. Dalam ceramah biasanya, dapat persuasi atau ajakan untuk melakukan mendorong, motivasi, arahan, untuk dalam proses studi mereka, “Ungkap Anouw”
Ketua Panitia Natalis Kudiai, Mengatakan saya disertifikasi jumlah 23 Mahasiswa Baru angkatan 2024, laki-laki 19 dan Perempuan 8 orang sudah diresmi bergabung di (IPMAPAN) Kota Studi Sorong,”Ujar Kudiai”
Korlap Kegiatan Pembubaran Senior (IPMAPAN) Yusak Tobai, Menjelaskan kepada Mala dan Maba, Identitas dalam sebuah Acara Pembubaran itu biasanya berisi tentang nama, tamatan, SMA/SMK Mts, fakultas, Kampus, Prodi hingga hobi atau kesukaan/cita cita, ditanyakan dari senior-junior anggota Mala,”Katanya Tobai”
Senior (IPMAPAN) Jeri P Degei Mengutip dalam pesan, Namun tidak menutup kemungkinan bahwa di dalam sebuah perkenalan juga terdapat ujaran yang menyatakan anggota keluarga”Mengutip tentang tata tertib Asrama Paniai, dicantumkan oleh Ketua Asrama,”tutupnya Degei”(*).
(Jeri P Degei)














