Home / ARTIKEL / BERITA / BUDAYA / NASIONAL / PERISTIWA

Sunday, 22 September 2024 - 18:56 WIB

Kilas Balik Mengenal Syekh Subakir, ‘Waliyullah’ Pencetus Kepulauan Nusantara Dari Sabang~Merauke

PADANG, Sinyalnews.com,- Awal mula penyebaran agama Islam di pulau Jawa selalu diidentikkan dengan peran Wali Songo. Oleh mereka, agama Islam diajarkan kepada seluruh lapisan masyarakat Jawa yang saat itu menganut ajaran Hindu dan Buddha.

Namun sebelum era Wali Songo, dakwah Islam sebenarnya telah dimulai oleh Syekh Subakir. Syekh Subakir merupakan seorang ulama dari Persia yang diutus ke tanah Jawa dalam rangka menyebarkan ajaran Islam.

Dia sendiri diutus oleh Sultan Muhammad I dari Kekaisaran Ottoman di Turki pada awal Juli tahun 1404 M. Tak sendiri, Syekh Subakir bersama sang paman yang juga merupakan generasi awal Wali Songo, Maulana Malik Ibrahim, yang kemudian dikenal dengan nama Sunan Gresik.
Di kemudian hari, sepak terjang Syekh Subakir dalam menyebarkan ajaran Islam dikenal luas oleh masyarakat Jawa maupun seluruh Pulau di Nusantara dari Sabang hingga Merauke. Hal ini dikarenakan selain sebagai pendakwah, dia juga memiliki kekuatan yang bisa mengusir para lelembut yang mendiami pulau itu.

*Kedatangan Syekh Subakir dimulai dari Pulau Jawa*

Sebelum Syekh Subakir, ternyata sudah banyak ulama-ulama yang dikirim ke Pulau Jawa. Namun mereka pulang dengan tangan hampa. Sayangnya hampir seluruh rombongan tersebut tewas, dikarenakan perbuatan para lelembut penduduk tanah Jawa yang tidak mau menerima ajaran Islam.
Hal ini dikarenakan masyarakat Jawa dan seluruh Kepulauan Nusantara saat itu masih kuat dalam memeluk kepercayaan lama, animisme dan dinamisme. Masih banyak yang menyembah benda-benda, arwah leluhur nenek moyang, dan lain sebagainya.
Oleh karena itulah mereka mendapat tantangan berat dan hanya sanggup mengislamkan segelintir orang saja.

Baca Juga :  Gubernur Sumbar Buka Pameran MTQ Korpri VI Tingkat Nasional 2022

Mengetahui kegagalan utusan yang dikirimnya membuat Sultan Muhammad satu sedikit gusar, akhirnya ia pun memerintahkan seorang yang terkenal Alim, ahli ruqyah dan memiliki kemampuan melihat jin untuk berinteraksi dengan dunia gaib, serta memiliki keahlian dalam membabat tanah yang angker, dia lah Syekh Subakir. Lelaki yang berasal dari tanah Persia atau yang sekarang lebih dikenal dengan negara Iran.

Karena dikenal akan kesaktiannya, Syekh Subakir kemudian diutus untuk menginjakkan kaki di Pulau Jawa dan berdakwah Islam di sana.
Syekh Subakir juga seorang pengusaha ulung. Selain itu dia punya kelebihan lainnya seperti ahli rukyah dan ahli ramalan. Hal inilah yang konon membuat banyak bangsa jin merasa segan dan menyingkir ke daerah Alas Roban, Gunung Merapi dan Laut Selatan.

Selain itu Syekh Subakir konon memiliki batu hitam yang memiliki kekuatan magis. Di tanah Jawa, batu itu konon ditancapkan di Gunung Tidar, Magelang.
Batu itu dipercaya memiliki kekuatan gaib yang bisa membuat bangsa jin bergejolak dan akhirnya melawan Syekh Subakir. Namun pertarungan itu akhirnya bisa dimenangkan oleh Syekh Subakir.

Baca Juga :  Pastikan Keamanan, Petugas Posko OMBC Cek Personel dan APAR

*Ahli Lingkungan Hidup*

Selain memiliki kesaktian, ternyata Syekh Subakir merupakan ahli ekologi atau ahli lingkungan hidup. Ia melarang masyarakat untuk membuat sumur di kawasan Gunung Tidar. Waktu itu, larangan membuat sumur bertujuan agar sumber mata air di bawah Gunung Tidar tidak menjadi kering.

Saat itu dipercaya, di dalam Gunung Tidar terdapat sumber mata air yang besar. Jika salah dalam membuatan lubang sumur dapat menyebabkan banjir besar yang bisa menenggelamkan penduduk yang tinggal di sekitarnya.

*Pulang ke Persia*

Kisah kesaktian Syekh Subakir membuatnya menjadi terkenal dan masyarakat sangat fanatik terhadapnya. Karena kefanatikan itu bisa mengganggu keimanan dan ketauhidan masyarakat Jawa, Syekh Subakir akhirnya memutuskan kembali ke Persia pada pertengan April tahun 1462 M.

Namun hingga kini, petilasannya tersebar di berbagai tempat di Indonesia. Salah satunya berada di Gunung Tidar. Hingga kini, sosoknya begitu melegenda di kalangan masyarakat Jawa dan sering dikaitkan dengan hal-hal yang mistis ilmu kedigdayaan dalam melawan jin. Berkat jasa Syekh Subakir terbentuknya Kepulauan Nusantara menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia dari Sabang hingga Merauke.(MAH)

Share :

Baca Juga

BERITA

Hikmah Idul Fitri, Bagi Warga Binaan Rupajang,114 Mendapat Remisi

ARTIKEL

Kajari Padang Lantik Kasi Pidsus yang Baru

BERITA

Dirpamobvit Polda Sumbar Serahkan Kendaraan Dinas Untuk Polres Pessel dan 50 Kota  

ARTIKEL

Himbauan Dari Ketua LKAAM Kota Padang, Kembalikan Surau Seperti Dahulunyo

ARTIKEL

Menhan Prabowo Jadi Keynote Speaker di Seminar Nasional Kebangsaan, Jelaskan Ekonomi Pancasila

BERITA

Imbauan Cegah Paham Radikalisme dan Terorisme, Upaya Polda Sumbar jaga Kerukunan dan Toleransi di Sumatera Barat 

ARTIKEL

Danlanud Sultan Hasanuddin Hadiri Peringatan Hari Jadi Kabupaten Maros Ke-66

ARTIKEL

Kankemenag Padang, Berikan Piagam Penghargaan Kepada 6 ASN Memasuki Purnabakti