Home / ARTIKEL / BERITA / DAERAH / HUKUM / NASIONAL / PERISTIWA

Thursday, 23 November 2023 - 06:32 WIB

Polsek Kedungwuni Mediasi Tawuran Pelajar SMAN 1 Batang dan SMAN 3 Pekalongan

Polres Pekalongan – Sinyalnews.com

Terjadi tawuran yang melibatkan siswa SMAN 1 Batang dan siswa SMAN 3 Pekalongan usai pertandingan final SMANDUNG CUP 2023, Senin (20/11/2023). Namun peristiwa tawuran tersebut dapat dihentikan Polsek Kedungwuni dan berakhir damai.

Terkait kejadian tersebut Kapolsek Kedungwuni AKP Giyarto menyampaikan bahwa kedua belah pihak bersepakat damai setelah dimediasi oleh Polsek, Selasa (21/11/2023). Pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan berkoordinasi terhadap pihak sekolah serta orang tua korban, dimana selanjutnya dilaksanakan mediasi antara pihak-pihak terkait tersebut.

“Jadi kita sudah lakukan mediasi, dan mereka sepakat untuk permasalahan ini diselesaikan secara kekeluargaan, yang kemudian dibuatkan surat kesepakatan bersama antara pihak-pihak yang terkait,” katanya.

Dijelaskan AKP Giyarto, awalnya ketiga korban yakni AKFZ (18), NPN (15) dan RA (14) yang merupakan siswa SMAN 3 Pekalongan bersama teman-teman lainnya menonton final SMANDUNG CUP 2023 antara SMAN 3 Pekalongan dan SMAN 1 Batang yang dimenangkan oleh SMA N 3 Pekalongan.

Baca Juga :  Tangan Dingin Dr Andi Syarum Makkurade Wujudkan Cita-cita Pendiri Unes, Cetak Sarjana yang Berkualitas di Sumatera Barat

Karena tidak terima dengan kekalahan yang dialami, selanjutnya siswa SMA N 1 Batang menghadang SMA N 3 Pekalongan di depan pintu gerbang SMAN 1 Kedungwuni, namun dari pihak Kepolisian berhasil mencegahnya. Kemudian ketika siswa SMAN 3 Pekalongan pergi meninggalkan SMAN 1 Kedungwuni, mereka dibuntuti oleh siswa SMAN 1 Batang.

Ketika berada di jalan raya Pekajangan, tepatnya di depan RSIA Muhammadiyah Pekajangan, ada siswa SMAN 1 Batang yang bertanya kepada siswa-siswa SMAN 3 Pekalongan yang sedang mengendarai sepeda motor.

“Jadi siswa SMAN 1 batang ini bertanya kepada korban “kuwe bocah SMA 3 po” (kamu anak SMA 3 ya?” kemudian oleh korban dijawab iya, selanjutnya korban langsung ditendang oleh siswa-siswa SMA N 1 Batang,” jelas Kapolsek Kedungwuni.

Baca Juga :  Kankemenag Padang, Berikan Piagam Penghargaan Kepada 6 ASN Memasuki Purnabakti

Akibatnya, sepeda motor yang dikendarai oleh korban terjatuh dan kemudian terjadi keributan. Selanjutnya korban yang berinisial AKFZ dilarikan ke RSI Muhammadiyah Pekajangan, sementara kedua korban lainnya bersama rekan-rekan siswa SMAN 3 Pekalongan yang lain pergi ke rumah Rizka di Pekajangan Gg. 15 untuk beristirahat dan mengobati luka yang dialami kedua korban.

Kejadian itu pun segera dilaporkan ke pihak Kepolisian. Polsek Kedungwuni yang mendapat laporan pun bergerak cepat dan segera melakukan pemeriksaan terhadap para saksi, yang selanjutnya berkoordinasi dengan pihak sekolah dan orang tua korban. Dan dari hasil mediasi yang dilakukan Polsek Kedungwuni kedua belah pihak bersepakat damai.

Share :

Baca Juga

BERITA

Pemprov Sumbar dan FIELD Jalin Kerja Sama, Gubernur Mahyeldi Tegaskan Pentingnya Pertanian Ramah Lingkungan

BADAN NEGARA

KPU Sawahlunto Ajukan Dana Hibah Pilkada Sawahlunto Tahun 2024 Rp 13,6 Milyar

ARTIKEL

Dilmilti II Jakarta Gelar Sidang Perdana Terdakwa HA Kasus Korupsi  Basarnas

ARTIKEL

Tingkatkan Literasi Keuangan Masyarakat bersama, Mahasiswa KKN 50 UIN Imam Bonjol Padang bersama OJK Sumatera Barat adakan Seminar Edukasi Keuangan

BERITA

Hidayatul Fikri Resmi Buka Upgrading, Raker, dan Penanaman Pohon Mangrove DEMA FDIK

BERITA

Miko Kamal Dorong Kota Padang Menjadi Kota Ramah Disabilitas

BERITA

Proyek Pembangunan Papan Panjat Tebing Untuk Pelaksanaan POMNAS 2022 Senilai 2,4 Miliyar Gagal di Kerjakan

ARTIKEL

Kepala Kesbangpol Pimpin Rapat FKUB Jelang Natal dan Tahun Baru